PPKM Darurat di Yogyakarta, 7 Bus Wisatawan Diusir Keluar Kawasan Pantai Gunungkidul

Kompas.com - 03/07/2021, 14:58 WIB
Sejumlah wisatawan mengunjungi obyek wisata Pantai Indrayanti, Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (24/7/2018). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak gelombang tinggi akan terjadi di perairan selatan Indonesia pada tanggal 24 (dini hari) hingga 25 Juli 2018 dengan ketinggian ombak mencapai enam meter. ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAHSejumlah wisatawan mengunjungi obyek wisata Pantai Indrayanti, Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (24/7/2018). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak gelombang tinggi akan terjadi di perairan selatan Indonesia pada tanggal 24 (dini hari) hingga 25 Juli 2018 dengan ketinggian ombak mencapai enam meter.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Petugas gabungan Pemkab Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membubarkan ratusan pengunjung wisata yang masih berkunjung saat PPKM darurat.

“Informasinya pagi (pembubaran wisatawan) tadi di kawasan Pulang Sawal (Pantai Indrayanti) oleh petugas gabungan,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Harry Sukmono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (3/7/2021)

Dia mengatakan, kemungkinan wisatawan datang sebelum penutupan kawasan pantai atau Jumat (2/7/2021) kemarin.

Penutupan total wisata pantai, menurut Harry, sudah dilakukan sejak pukul 00.00 WIB.

“Kemungkinan masuknya tadi malam, atau kemarin siang. Tadi sekitar 6 atau 7 bus tadi pagi, saya kebetulan tidak di lokasi,” ucap Harry. 

Baca juga: PPKM Darurat di Yogyakarta, Tempat Usaha yang Langgar Aturan Langsung Ditutup

Dinas Pariwisata sudah melakukan sosialisasi penutupan kawasan wisata di Gunungkidul pada 3 sampai 20 Juli 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan pelaku biro perjalanan agar tidak berwisata di kawasan wisata Gunungkidul.

Harry mengatakan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Kalurahan yang memiliki destinasi wisata pantai. Sebab, jika malam hari ada penjagaan dari petugas Kalurahan.

“Kita jaga terus mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” kata Harry.

Baca juga: Tiga Daerah di Yogyakarta Terapkan PPKM Darurat Level 4

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.