Lemas Terombang-ambing di Laut Selama 4 Hari, Seorang Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Ceritanya

Kompas.com - 02/07/2021, 22:54 WIB
Adi (49), nelayan asal Lubuk Besar, Bangka Tengah saat dievakuasi tim SAR, Jumat (2/7/2021). Dok Tim SAR Pangkalpinang.Adi (49), nelayan asal Lubuk Besar, Bangka Tengah saat dievakuasi tim SAR, Jumat (2/7/2021).

BANGKA, KOMPAS.com - Seorang nelayan bernama Adi (49) di daerah Lubuk Laut, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat

Ia sempat terombang-ambing di lautan selama empat hari hingga diselamatkan oleh tim SAR.

Perahu mesin tempel yang digunakan Adi untuk melaut karam dihantam gelombang. Adi pun berusaha bertahan hidup dengan bergelantungan di puing-puing yang tersisa.

Baca juga: Tes CPNS Bangka Belitung, Peserta Luar Daerah Tak Perlu Datang ke Babel

"Perahunya pecah," ujar Adi di hadapan tim SAR yang melakukan evakuasi, Jumat (2/7/2021) malam.

Adi belum bisa bicara banyak karena kondisinya yang lemas. Sebagian kulit tangannya terlihat melepuh karena iritasi air garam dan sengatan matahari.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Fazli mengatakan, Adi pertama kali ditemukan Tugboat Chia 01 yang kebetulan melintas di wilayah perairan Lubuk Besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kapolda Babel: Senjata Buatan Terduga Teroris untuk Dikirim ke Poso

Di dalam Tugboat, Adi kemudian diberikan ransum (makanan kaleng) dan pakaiannya diganti.

Pihak Tugboat kemudian memberitahu akan merapat di dermaga Pangkalbalam Pangkapinang, namun dengan waktu tempuh cukup lama.

Kemudian, dilakukan penjemputan menggunakan speedboat jenis Rigit Inflatable Boat (RIB) milik tim SAR.

"Sekitar pukul 17.25 Wib telah dilakukan pertolongan medis darurat. Kondisinya sadar tapi masih lemas," kata Fazli dalam keterangan tertulis.

Selanjutnya, tim SAR bergerak cepat menuju pelabuhan Pangkalbalam dan kini melanjutkan pemeriksaan nelayan tersebut ke rumah sakit terdekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.