Kisah Tragis Seorang Siswi SMK, Disiram Air Keras Mantan Pacar gara-gara Tak Terima Diputus Cinta

Kompas.com - 02/07/2021, 18:16 WIB
Wahyu Ramdani (19) warga Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan, Brebes, pelaku penyiraman air keras siswi SMK di Brebes saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Brebes, Kamis (1/7/2021) Kompas.com/Tresno SetiadiWahyu Ramdani (19) warga Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan, Brebes, pelaku penyiraman air keras siswi SMK di Brebes saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Brebes, Kamis (1/7/2021)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib tragis dialami seorang siswi SMK berinisial R (16) di Brebes, Jawa Tengah.

Pasalnya, ia kini harus terkulai lemah di atas ranjang akibat luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya.

Saat ditemui awak media, R tak bisa berbicara lancar akibat luka bakar di bagian pipi.

Lebih memilukannya lagi, akibat luka yang cukup parah itu menyebabkannya kesulitan mengunyah dan menelan makanan.

Selain luka di pipi, luka bakar cukup serius juga terlihat di kedua tangan serta kedua pahanya yang terlihat dibalut menggunakan kain kasa.

Baca juga: Pengakuan Penyiram Air Keras Siswi SMK di Brebes, Sakit Hati Diputus Cinta

Kronologi kejadian

Diceritakan R, peristiwa nahas yang menimpanya itu terjadi pada Januari 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, dirinya sedang berjanjian untuk menemui pelanggannya yang tertarik untuk memesan barang kosmetik dagangannya.

Adapun lokasi COD (Cash on delivery) dilakukan di sebuah tempat yang tak jauh dari kediamannya di Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari.

Setelah beberapa saat ditunggu, pelanggannya ternyata tak ada kabar. Saat dirinya hendak pulang, tiba-tiba dipepet seorang pengendara sepeda motor lalu disiram dengan air keras.

Pelaku yang tak dikenalinya itu diketahui menggunakan jaket, helm, dan sarung tangan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Jalani Rehabilitasi 10 Tahun Lalu, Seorang Oknum PNS di Pangkalpinang Kembali Terlibat Kasus Narkoba

Sempat Jalani Rehabilitasi 10 Tahun Lalu, Seorang Oknum PNS di Pangkalpinang Kembali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Soal MC Perempuan Dilarang Tampil, LBH Desak Ombudsman Panggil Gubernur Bali

Soal MC Perempuan Dilarang Tampil, LBH Desak Ombudsman Panggil Gubernur Bali

Regional
Mobil Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Penumpang Tewas

Mobil Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Penumpang Tewas

Regional
Kembali Konsumsi Sabu-sabu Usai Bebas dari Penjara, 2 Pria di Lamongan Dibekuk Polisi

Kembali Konsumsi Sabu-sabu Usai Bebas dari Penjara, 2 Pria di Lamongan Dibekuk Polisi

Regional
Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Regional
Destinasi Wisata Dibuka Bertahap, Sandiaga Uno: Sabar

Destinasi Wisata Dibuka Bertahap, Sandiaga Uno: Sabar

Regional
Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Regional
Ini Daerah dengan Tingkat BOR Tertinggi di Jabar

Ini Daerah dengan Tingkat BOR Tertinggi di Jabar

Regional
2 Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap, Pelaku merupakan Pegawai Kontrak

2 Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap, Pelaku merupakan Pegawai Kontrak

Regional
Pelajar SMK di Jember Dicabuli Kenalan di Facebook, Pelaku Ancam Sebar Video Korban

Pelajar SMK di Jember Dicabuli Kenalan di Facebook, Pelaku Ancam Sebar Video Korban

Regional
Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Regional
Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Regional
Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Regional
Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Regional
WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.