KILAS DAERAH

Tingkatkan SDM, Pemprov Papua Kirim 350 Siswa SMP Studi ke Pulau Jawa dan Bali

Kompas.com - 02/07/2021, 13:14 WIB
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait melepas 350 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengenyam pendidikan di berbagai daerah yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali. DOK. Humas Pemerintah Provinsi PapuaKepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait melepas 350 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengenyam pendidikan di berbagai daerah yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali.

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov Papua) mengirim 350 siswa untuk mengenyam pendidikan di berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait mengatakan, pengiriman siswa tersebut merupakan implementasi dari program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua setiap tahun.

“Atas nama gubernur, kami apresiasi karena bisa melanjutkan program yang luar biasa ini sejak 2013. Ini tahun kedua di saat (pandemi) Covid-19 kita mengirimkan anak-anak ke kota studi di Indonesia untuk ditolong,” ucap Sohilait saat melepas 350 siswa SMP tersebut di Jayapura pada Kamis (1/7/2021

Sohilait mengatakan Adem adalah salah satu program yang paling efektif untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Papua.

Baca juga: Pansus DPR Sepakati 21 Usulan DIM dalam Revisi UU Otsus Papua

Ia pun mengimbau agar para orangtua siswa terpilih dapat mendukung putra putrinya dalam melaksanakan studi.

"Untuk orangtua yang kirimkan anak-anak, mari kita memberikan kepercayaan pemerintah pusat di kota studi untuk menjaga anak ini," kata Sohilait dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Jumat (2/7/2021).

Sementara itu, bagi para siswa yang dikirimkan ke Pulau Jawa dan Bali, Sohilait berpesan agar mereka selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Kepala DPPAD Papua juga menjelaskan, pihaknya menunda pengiriman siswa ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lantaran kasus Covid-19 di sana sedang tinggi.

Baca juga: Guru yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar di Kelas, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Papua

“Kami tunda mengirimkan anak ke sana (DIY) dan untuk sementara mereka sekolah secara daring,” jelas Sohilait.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sub Koordinator Fungsi Peserta Didik Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendibud Ristek) Rahmat Rahmawan menilai positif program Adem Pemprov Papua.

Menurut Rahmat, program Adem merupakan salah satu terobosan yang dianggap memiliki hasil paling memuaskan dalam upaya peningkatan kualitas SDM di Papua.

“Banyak sekali lulusan Adem yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Kami (bisa) buka profil mereka yang sudah lulus di tempatkan di mana, bekerja di mana, dan punya profesi apa. Kami punya datanya lengkap," jelas Rahmat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.