Ki Manteb Soedharsono Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Sosok Dalang Kondang Kelas Dunia

Kompas.com - 02/07/2021, 12:10 WIB
Presiden Jokowi lalu menerima sebuah wayang dari sang dalang Ki Manteb Soedharsono, dalam pagelaran wayang di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8/2019).. Jokowi yang mengenakan jaket bomber berwarna biru sempat memainkan wayang tersebut. Biro pers setpresPresiden Jokowi lalu menerima sebuah wayang dari sang dalang Ki Manteb Soedharsono, dalam pagelaran wayang di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8/2019).. Jokowi yang mengenakan jaket bomber berwarna biru sempat memainkan wayang tersebut.

KOMPAS.com - Dalang senior Ki Manteb Soedharsono tutup usia Jumat (2/7/2021), sekitar pukul 09.45 WIB di rumahnya di Karanganyar, Jawa Tengah.

Menurut salah satu kerabat almarhum, Ade Irawan, Ki Manteb meninggal saat menjalani perawatan di rumah karena sakit yang dideritanya.

"Bapak sakit dirawat di rumah. Diinfus di rumah, dioksigen di rumah. Terus tadi pukul 09.45 WIB meninggal," kata Ade saat dihubungi wartawan, Jumat.

Baca juga: Dalang Ki Manteb Soedharsono Meninggal di Kediamannya

Sementara itu, menurut Ade yang juga merupakan Sekretaris Desa Doplang mengatakan, Ki Manteb memiliki riwayat sakit paru-paru.

Dan sebelum meninggal, katanya, mendiang sempat menghadiri pentas di Jakarta bersama keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin pulang dari Jakarta terus pentas wayang live streaming di rumah. Karena kecapekan di rumah panggil dokter terus diinfus. Bapak sakitnya mulai Senin," ungkap Ade.

Sosok Ki Manteb

Dilansir dari Tribunnews, dalang senior tersebut lahir pada 31 Agustus 1948.

Sejumlah rekan dekat mengaku tahu bahwa almarhum sudah sakit paru-paru. Namun demikian, Ki Manteb tetap bersemangat untuk berkarya.

"Beliau sering berobat soal permasalahan paru-parunya," ujar Sugeng Nugroho, salah satu rekan almarhum.

 

Sementara itu, menurut Sugeng, Ki Manteb juga menjabat sebagai penasehat di organisasi Paguyuban Dalang Surakarta.

"Beliau salah satu senior dan guru bagi para dalang di Indonesia," terangnya.

Sederet prestasi 

Pada Senin (3/7/2017 di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Ki Manteb mendapat anugerah Remarkable of Contributions Certificate kepada Ki Manteb atas kontribusinya di dunia wayang.

Penghargaan itu berasal dari UNIMA (Union Internationale de la Marionnette - International Puppetry Association).

 

"Penghargaan ini diberikan atas kontribusi luar biasa Ki Mantheb di dunia wayang," kata Samudra Presiden Union Internationale de Marionnette (UNIMA) Indonesia Samudra Wijaya. 

"Ini merupakan penghargaan kelas dunia, pengakuan dunia atas kontribusi Ki Mantheb di dunia wayang," imbuhnya.

Saat itu, Ki Manteb mengatakan, penghargaan itu merupakan penghargaan dari dunia Internasional ketiga.

“Yang pertama dari UNESCO, dari Jepang dan dari UNIMA ini,” kata dalang 69 tahun tersebut.

“Ini merupakan kebahagiaan dan tantangan bagi saya untuk terus berkarya dan mempromosikan wayang ke dunia,” pungkasnya.

(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul: Kabar Duka, Dalang Kondang Ki Manteb Soedharsono Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Imbau Warga Tak Kunjungi Desa Terdampak Erupsi Semeru, Ingatkan Potensi Awan Panas Guguran

BPBD Imbau Warga Tak Kunjungi Desa Terdampak Erupsi Semeru, Ingatkan Potensi Awan Panas Guguran

Regional
Update Bencana Erupsi Gunung Semeru, 13 Korban Jiwa dan Evakuasi Terkendala Medan

Update Bencana Erupsi Gunung Semeru, 13 Korban Jiwa dan Evakuasi Terkendala Medan

Regional
Cerita Relawan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru, Temukan Jasad Ibu dan Anak Berpelukan

Cerita Relawan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru, Temukan Jasad Ibu dan Anak Berpelukan

Regional
Kisah Pilu Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru: Semuanya Tertimbun...

Kisah Pilu Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru: Semuanya Tertimbun...

Regional
Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin

Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin

Regional
Kisah Cinta Mahasiswi Mojokerto dan Oknum Polisi Berujung Maut, NWR Tewas di Pusara Ayah, Bripda RB Terancam Dipecat

Kisah Cinta Mahasiswi Mojokerto dan Oknum Polisi Berujung Maut, NWR Tewas di Pusara Ayah, Bripda RB Terancam Dipecat

Regional
BERITA FOTO: Gunung Semeru Erupsi, Ini Kondisi Desa Sumberwuluh, Lumajang

BERITA FOTO: Gunung Semeru Erupsi, Ini Kondisi Desa Sumberwuluh, Lumajang

Regional
Pemkab Sleman Salurkan Air Bersih ke Dusun Terdampak Banjir Lahar Dingin Merapi

Pemkab Sleman Salurkan Air Bersih ke Dusun Terdampak Banjir Lahar Dingin Merapi

Regional
Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Regional
Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Regional
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Regional
Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Regional
Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Regional
Gunung Semeru Meletus, Pengungsi Butuh Masker, Makanan, Selimut, hingga Air Bersih

Gunung Semeru Meletus, Pengungsi Butuh Masker, Makanan, Selimut, hingga Air Bersih

Regional
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.