Truk Tabrak Bus Pariwisata, lalu Hantam 5 Rumah dan 3 Motor

Kompas.com - 02/07/2021, 07:42 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Sumbar, Kamis (1/7/2021) malam Dok: Polres Padang PanjangKecelakaan maut terjadi di Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Sumbar, Kamis (1/7/2021) malam

PADANG, KOMPAS.com - Tabrakan maut antara truk Fuso dan bus pariwisata terjadi di Jalan Lintas Padang Panjang-Bukittinggi, tepatnya di Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (1/7/2021) malam.

Usai menabrak bus pariwisata, truk juga menghantam 4 rumah warga dan sebuah rumah makan.

Seorang penumpang bus pariwisata meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Sementara itu, 22 orang lainnya mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Kronologi Pajero Berisi Satu Keluarga Tabrak Jembatan dan Terjun ke Sungai

"Betul ada kecelakaan lalu lintas di Kecamatan X Koto, Tanah Datar. Ada satu penumpang bus yang meninggal dunia dan 22 orang lainnya dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang AKP Dedi Antonis yang dihubungi Kompas.com, Jumat (2/7/2021).

Dedi mengatakan, peristiwa itu berawal saat truk Mitsubishi Fuso B 9101 BEV yang dikendarai oleh JW (47) datang dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat tiba di tempat kejadian perkara, truk diduga mengalami rem blong, sehingga menabrak bus pariwisata bernomor polisi BM 7784 JU yang datang dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi.

Truk kemudian menabrak tiga sepeda motor dan empat rumah warga, serta satu warung makan sebelum akhirnya berhenti.

"Sedangkan bus pariwisata yang ditabrak truk kemudian menabrak rumah warga. Satu orang penumpangnya meninggal dunia," ujar Dedi.

Baca juga: Akhir Tragis Kompol IZ, Dicap Pengkhianat, Dipenjara Seumur Hidup

Kecelakaan itu sempat membuat jalanan menjadi macet.

Namun, saat ini lalu lintas sudah mulai lancar kembali.

Saat ini, menurut Dedi, pihaknya sedang melakukan proses evakuasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

"Masih proses evakuasi dan kita sedang menyelidikinya dengan memintai keterangan saksi," ucap Dedi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Oktober 2021

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Teramati Ada 5 Kali Letusan

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Teramati Ada 5 Kali Letusan

Regional
Hendak Hadiri Pesta Nikah, Pria Ini Ditemukan Tewas di Atas Kapal Feri

Hendak Hadiri Pesta Nikah, Pria Ini Ditemukan Tewas di Atas Kapal Feri

Regional
Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De'

Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De"

Regional
Cabor Senam Raih Prestasi di PON Papua, KONI Lampung Cari Bibit Atlet di Daerah

Cabor Senam Raih Prestasi di PON Papua, KONI Lampung Cari Bibit Atlet di Daerah

Regional
Peluk Ridwan Kamil, Orangtua Korban Susur Sungai Ciamis Menangis

Peluk Ridwan Kamil, Orangtua Korban Susur Sungai Ciamis Menangis

Regional
Seorang Seniman Hampir Kabur Saat Akan Divaksin, Akhirnya Disuntik Sambil Peluk Kapolres

Seorang Seniman Hampir Kabur Saat Akan Divaksin, Akhirnya Disuntik Sambil Peluk Kapolres

Regional
Angin Kencang Rusak 18 Rumah di Kabupaten Pinrang

Angin Kencang Rusak 18 Rumah di Kabupaten Pinrang

Regional
Kenang Sastrawan Besar Indonesia, Buku 'Panggil Saya Budi Darma' Diluncurkan

Kenang Sastrawan Besar Indonesia, Buku "Panggil Saya Budi Darma" Diluncurkan

Regional
Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Regional
Warga Heran, Sehari Sebelum Tragedi Susur Sungai Banyak Ikan Besar Terpancing di Sungai Cileueur

Warga Heran, Sehari Sebelum Tragedi Susur Sungai Banyak Ikan Besar Terpancing di Sungai Cileueur

Regional
Jelang Muktamar NU Ke-34, Gus Yahya: Insyaalah Dukungan Hampir 80 Persen

Jelang Muktamar NU Ke-34, Gus Yahya: Insyaalah Dukungan Hampir 80 Persen

Regional
Pelajar di Surabaya Akan Diswab Rutin 2 Pekan Sekali

Pelajar di Surabaya Akan Diswab Rutin 2 Pekan Sekali

Regional
Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Regional
Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.