Petugas Kubur 100 Jenazah Pasien Covid-19 dalam 2 Pekan, Kebanyakan Lansia, Ibu Hamil dan Anak-anak

Kompas.com - 28/06/2021, 14:00 WIB
Seorang bayi meninggal dunia dalam kandungan ibunya berusia 8 bulan yang positif Covid-19 dan terpaksa dikeluarkan secara operasi di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya pada Sabtu (26/6/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASeorang bayi meninggal dunia dalam kandungan ibunya berusia 8 bulan yang positif Covid-19 dan terpaksa dikeluarkan secara operasi di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya pada Sabtu (26/6/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat petugas pemakaman Covid-19 di wilayahnya telah memakamkan 100 jenazah corona selama dua pekan terakhir ini.

"Untuk Juni tim pemakaman sudah memakamkan 100 jenazah, terbanyak dua pekan terakhir ini," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat kepada wartawan di kantornya, Senin (28/6/2021).

"Memang jumlah meninggal dunia ini memang tinggi ya. Untuk Kota Tasikmalaya total 222 orang. Dulu kan kita bertahan di 2 persen. Sekarang mendekati 3 persen. Bahkan kalau sampai hari ini sudah 3 persen," lanjut Uus. 

Baca juga: Cerita Petugas Makamkan 25 Jenazah Pasien Covid dalam Waktu 8 Jam: Liang Lahad Sudah Habis

Pasien Covid-19 yang meninggal kebanyakan lansia, ibu hamil dan anak-anak

Uus menambahkan, sebagian besar jumlah kematian di wilayahnya menyasar warga usia lanjut, ibu hamil dan anak-anak.

Sehingga, pihaknya meminta warga yang aktif beraktivitas ke luar rumah saat darurat Covid-19 untuk taat dan memperketat penerapan protokol kesehatan.

Kondisi darurat Covid-19 Kota Tasikmalaya semakin meninggi dan meminta masyarakat waspada protokol kesehatan sampai warga pemotor diminta membuka jaket di luar sebelum masuk ke rumah dan berinteraksi dengan keluarganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tingkat Kematian Pasien Covid-19 Tasikmalaya Naik, Pusat Kota Sepi dan Toko Tutup Akhir Pekan

Terutama warga yang selama ini memiliki komorbid diimbau jangan dulu sembarangan berinteraksi dengan anggota keluarganya yang selalu beraktivitas di luar selama darurat Covid-19.

"Siapapun juga kalau keluar rumah lalu pulang ke rumah diupayakan kalau yang pakai motor pake jaket, jaketnya buka di luar, helm buka di luar, topi buka di luar dan lain sebagainya. Nah, nanti setelah itu jangan berinteraksi dengan keluarga. Tapi, lakukan bersih diri dulu. Setelah itu, baru silakan interaksi dengan keluarga," tambah Uus.

Baca juga: Viral, Video Mayat Pasien Covid-19 Dibungkus Terpal, Jubir Pemprov NTT: Bupati dan DPRD Ende Harus Beri Perhatian

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang Preman, 7 Orang Ditangkap

Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang Preman, 7 Orang Ditangkap

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Aceh

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Aceh

Regional
Kapal Angkut Sembako dan Material Bangunan Hilang Kontak di Perairan Tarakan, 5 Orang Dicari

Kapal Angkut Sembako dan Material Bangunan Hilang Kontak di Perairan Tarakan, 5 Orang Dicari

Regional
Tanah Longsor Jebol Dinding Mushala dan Rumah Warga di Blitar

Tanah Longsor Jebol Dinding Mushala dan Rumah Warga di Blitar

Regional
Truk Polda Gorontalo Terguling di Tanjakan Curam, 16 Polisi Luka-luka, Ini Kronologinya

Truk Polda Gorontalo Terguling di Tanjakan Curam, 16 Polisi Luka-luka, Ini Kronologinya

Regional
Tokoh Perempuan Riau Roslaini Meninggal Dunia

Tokoh Perempuan Riau Roslaini Meninggal Dunia

Regional
Korupsi Pengadaan Masker di Banten, 2 Pengusaha Divonis Penjara

Korupsi Pengadaan Masker di Banten, 2 Pengusaha Divonis Penjara

Regional
Detik-detik Petani di Malang Tewas Tertimbun Longsor, Sempat Menolak Diajak Pulang oleh Istri

Detik-detik Petani di Malang Tewas Tertimbun Longsor, Sempat Menolak Diajak Pulang oleh Istri

Regional
Siswi SMA Diperkosa Pemilik Kos, Pelaku Ancam Korban Lewat Facebook, Terbongkar Setelah 'Chat' Dibaca Sang Ibu

Siswi SMA Diperkosa Pemilik Kos, Pelaku Ancam Korban Lewat Facebook, Terbongkar Setelah "Chat" Dibaca Sang Ibu

Regional
Jelang HUT OPM, Aktivitas di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Meningkat

Jelang HUT OPM, Aktivitas di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Meningkat

Regional
Kecelakaan Beruntun di Salatiga Akibat Rem Truk Blong, 1 Polisi Meninggal

Kecelakaan Beruntun di Salatiga Akibat Rem Truk Blong, 1 Polisi Meninggal

Regional
Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Regional
Anak Sekolah di Ibu Kota Flores Timur Masih Belajar Pakai Pelita, Begini Tanggapan PLN

Anak Sekolah di Ibu Kota Flores Timur Masih Belajar Pakai Pelita, Begini Tanggapan PLN

Regional
Pemkab Usul UMK Banyuwangi 2022 Naik Rp 14.000, FSPMI: Mau Dibawa ke Mana Masyarakat Ini...

Pemkab Usul UMK Banyuwangi 2022 Naik Rp 14.000, FSPMI: Mau Dibawa ke Mana Masyarakat Ini...

Regional
Sempat Kritis karena Dianiaya Pelaku, Kondisi Anak Korban Pembunuhan di Gresik Mulai Stabil

Sempat Kritis karena Dianiaya Pelaku, Kondisi Anak Korban Pembunuhan di Gresik Mulai Stabil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.