Kompas.com - 28/06/2021, 09:02 WIB

KOMPAS.com – Tindakan preventif menjadi fokus Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk menangani penyebaran Covid-19. Selain kembali meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pun berupaya melakukan percepatan vaksinasi.

Setelah sebelumnya memfokuskan vaksin untuk kelompok lanjut usia (lansia) dan pralansia, kini Pemkot Semarang memulai vaksinasi untuk masyarakat umum berusia minimal 18 tahun. Utamanya, untuk masyarakat di daerah rentan. 

Wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut telah meminta Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk memulai proses pendaftaran. Ia mengatakan, vaksinasi untuk masyarakat umum tersebut akan berjalan beriringan dengan vaksinasi lansia dan pralansia.

“Dengan begitu program vaksinasi dapat terus berjalan berkesinambungan,” ujar Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Hendi mengatakan, masyarakat umum kini sudah mulai bisa mendaftarkan diri untuk menerima vaksin secara online di laman victori.semarangkota.go.id dengan memilih menu “Pendaftaran Masyarakat Umum Daerah Rentan”.

Setelah melakukan pendaftaran, calon penerima vaksin akan langsung mendapat informasi jadwal dan lokasi vaksinasi.

“Untuk sementara pendaftaran vaksinasi melalui laman tersebut diprioritaskan untuk pemilik KTP Semarang. Namun, yang menyelenggarakan vaksinasi (saat ini) bukan hanya Pemkot Semarang, ada TNI Polri, juga Pemprov Jateng. Maka, silakan segera daftarkan diri (di mana saja) untuk mendapatkan vaksin," ujar Hendi.

Sebelum adanya pendaftaran secara online melalui laman victori.semarangkota.go.id, masyarakat umum yang ingin mendapatkan vaksin mendaftar melalui Pemkot Semarang. Beberapa orang sudah mendapat jadwal vaksin.

Baca juga: Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Hendi mengatakan, masyarakat umum yang sudah terlanjut mendaftar melalui Pemkot Semarang tak perlu khawatir. Program vaksinasi yang sudah dijadwalkan akan tetap berjalan.

"Untuk masyarakat umum yang melalui Pemkot Semarang, beberapa sudah ada yang mendapatkan jadwal vaksinasi. Kita tentu berharap prosesnya bisa terus lancar," katanya.

Siapkan fasilitas karantina

Menurut Hendi, dua hari terakhir, tren pasien positif Covid-19 di Kota Semarang terlihat melandai. Kondisi saat ini berbeda dengan tiga minggu yang lalu saat pertambahan kasus positif terus terjadi dari hari ke hari.

Meski demikian, lanjutnya, Pemkot Semarang tidak mau lengah. Ia mengatakan, saat ini Pemkot Semarang tengah berupaya menyiagakan fasilitas karantina terpusat untuk pasien Covid-19 di Kota Semarang.

“Akan ada delapan tempat karantina terpusat sebagai langkah antisipasi peningkatan jumlah pasien Covid-19,” terang Hendi. 

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Semarang Terapkan Wajib Lapor bagi Pendatang

Adapun fasilitas karantina tersebut antara lain, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Balai Diklat, Islamic Center Manyaran, Miracle Healing Center (MHC), UIN Walisongo, Laboratorim kesehatan Universitas Muhamadiyah Semarang (Unimus) di Wonolopo Mijen, STIE Bank Jateng, serta Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kedungmundu.

“Dalam tiga hari terakhir ini angkanya (pasien Covid-19) mulai melandai. Semoga tren yang menurun merupakan pertanda baik,” imbuh Hendi.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.