Soal Kades Joget dengan Biduan Tanpa Masker, Ganjar: Harus Diproses, Nggak Benar Itu!

Kompas.com - 27/06/2021, 19:48 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespons aksi Kepala Desa (Kades) bersama perangkatnya yang tengah berjoget ria bersama biduan dangdut di tengah situasi Covid-19 sedang viral.

Sebelumnya, diketahui aksi joget tanpa masker itu terekam dalam video amatir saat acara pelantikan perangkat desa di Kabupaten Grobogan.

Mereka yang masih berseragam dinas itu tampak asyik bergoyang menikmati suara merdu dua penyanyi wanita diiringi alunan organ tunggal.

Baca juga: Kades Joget dengan Biduan Tanpa Masker, Bupati Grobogan: Kurang Ajar Itu

Ganjar menyayangkan kejadian tersebut karena tidak sepatutnya dalam kondisi pandemi seperti ini menggelar pesta yang mengundang kerumunan.

Ia pun sepakat dengan kepolisian untuk menindak kades agar kejadian itu tidak terulang kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi seperti ini malah pesta-pesta. Saya sepakat itu (diperiksa polisi). Memang harus diproses itu. Ndak bener itu," tegasnya, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Kades yang Berjoget dengan Biduan Tanpa Masker Diperiksa Polisi dan Terancam Sanksi


Menurutnya, kades seharusnya bisa memberikan contoh kepada masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan.

Ganjar pun mengapresiasi langkah cepat Bupati Grobogan bersama kepolisian yang langsung memeriksa Kades bersama tujuh perangkat lainnya tersebut.

"Sudah (diperiksa). Bupatinya bagus, merespon cepat. Dan Bupatinya sudah ngomong itu kurang ajar. Itu bener itu, jadi jangan kurang ajar," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Regional
Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Regional
Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Regional
Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Regional
Wakapolsekta Rappocini Makassar Dilempar Batu Saat Kawal Demo, Dirawat di RS

Wakapolsekta Rappocini Makassar Dilempar Batu Saat Kawal Demo, Dirawat di RS

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Siswa dan Guru yang PTM di Surabaya Jalani Tes Swab

Cegah Penularan Covid-19, Siswa dan Guru yang PTM di Surabaya Jalani Tes Swab

Regional
Pemprov DI Yogyakarta Distribusikan Vaksin AstraZeneca yang Akan Kedaluwarsa ke Pacitan hingga Klaten

Pemprov DI Yogyakarta Distribusikan Vaksin AstraZeneca yang Akan Kedaluwarsa ke Pacitan hingga Klaten

Regional
Kadinkes Kalbar: Harga Modal Tes PCR Rp 251.000

Kadinkes Kalbar: Harga Modal Tes PCR Rp 251.000

Regional
Bertahan di Kawasan Sirkuit Mandalika, Amaq Bengkok: Mau Tidak Mau Harus Tinggal di Sini karena Belum Dibayar...

Bertahan di Kawasan Sirkuit Mandalika, Amaq Bengkok: Mau Tidak Mau Harus Tinggal di Sini karena Belum Dibayar...

Regional
Kasus Raibnya Uang Rp 427 Juta Milik Peternak, Polisi Periksa CCTV di 2 Titik

Kasus Raibnya Uang Rp 427 Juta Milik Peternak, Polisi Periksa CCTV di 2 Titik

Regional
9 Bulan Jadi Buron, Penembak Remaja 17 Tahun di OKI Dilumpuhkan Polisi

9 Bulan Jadi Buron, Penembak Remaja 17 Tahun di OKI Dilumpuhkan Polisi

Regional
Polisi Tembak Rekan Sesama Polisi, Pelaku Diduga Cemburu Istrinya Sering 'Chatting' dengan Korban

Polisi Tembak Rekan Sesama Polisi, Pelaku Diduga Cemburu Istrinya Sering "Chatting" dengan Korban

Regional
Mengenal Tradisi Idul Khotmi yang Dirayakan Warga Bangka

Mengenal Tradisi Idul Khotmi yang Dirayakan Warga Bangka

Regional
Jenazah Siswa SMP yang Tewas Diduga Dianiaya Gurunya Diotopsi Hari Ini

Jenazah Siswa SMP yang Tewas Diduga Dianiaya Gurunya Diotopsi Hari Ini

Regional
Buronan yang 5 Kali Ditembak Polisi Jalani Operasi Pengangkatan Usus

Buronan yang 5 Kali Ditembak Polisi Jalani Operasi Pengangkatan Usus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.