Viral, Video Penangkapan Pelaku Percobaan Pembunuhan Wartawan di Binjai, Diduga akibat Pemberitaan

Kompas.com - 27/06/2021, 15:09 WIB
Ilustrasi orang tak dikenal ShutterstockIlustrasi orang tak dikenal

 

Teror kepada jurnalis lokal

Sebelumnya pada 13 Juni 2021, MS yang berprofesi sebagai wartawan media lokal Kota Binjai mendapat aksi teror dari orang tak dikenal. 

Diduga rumah korban menjadi sasaran pelemparan bom molotov karena pemberitaan judi dan narkoba yang marak di wilayah hukum Polres Binjai. 

Hingga kini, polisi masih mengejar sejumlah pelaku lain yang telah diketahui keberadaannya.'.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizky Pratama membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Diduga penyerangan terhadap korban. Suruhan orang. (Penangkapan itu) Hari Jumat (25/6/2021). Masih ada (yang sedang dikejar)," katanya.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perawat yang Dipukul Keluarga Pasien Minta Kasusnya Tetap Diproses Hukum, Ini Alasannya

Dia pun membenarkan bahwa dalam penangkapan itu, polisi juga menyita senjata tajam dan batu.

Hanya saja, ketika dikonfirmasi mengenai apakah para pelaku diamankan terkait keterangan dalam unggahan bahwa pelaku hendak membunuh wartawan karena pemberitaan judi dan narkoba, pihaknya masih mendalaminya.

"Itu masih didalami," ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting mengatakan, penangkapan itu terkait kasus perbuatan yang dapat menghilangnya nyawa orang lain dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu sesuai pasal 340 Jo 53 KUHP.

Penangkapan itu juga atas laporan polisi No/B/415/VI/2021/SPKT/RES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/6/2021) sekitar pukul 17.40 WIB, korban sedang duduk-duduk di sebuah kafe di Jalan Hassanudin, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota.

"Tiba-tiba didatangi oleh tersangka MDS alias Takur dan kawan-kawan, kemudian salah seorang pelaku mengambil pisau yang diselipkan di dalam celana depan lalu berjalan menghampiri korban," katanya.

Melihat gelagat pelaku ingin mengeluarkan pisau kemudian orang yang berada di sekitaran kafe mengamankan pelaku tersebut.

Selanjutnya korban menghubungi kepolisian Polres Binjai.

Setelah mendapat laporan via telepon, Kasat Reskrim memerintahkan Kanit Pidum Iptu Hodiatur Purba beserta anggota opsnal menuju TKP.

Baca juga: Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

"Dari penyelidikan di TKP, diamankan 4 orang yakni MDS, IQB, ANT dan AGI," katanya.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka MDS alias Takur dan ANT menerima bayaran dari RSL yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO) untuk menghilangkan nyawa korban.

"Kasus ini masih terus didalami penyidikannya oleh Sat Reskrim Polres Binjai," ungkapnya.

Dalam foto barang bukti yang dikirimkannya, berupa 2 parang, 1 batu, 2 unit handphone dan beberapa lembar uang nominal Rp 20.000 serta 2 unit sepeda motor.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi, 33 Ekor Burung Endemik Papua Diperdagangkan

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi, 33 Ekor Burung Endemik Papua Diperdagangkan

Regional
Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran: Semua Sekolah Wajib Laksanakan Testing

Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran: Semua Sekolah Wajib Laksanakan Testing

Regional
Tak Ada Lagi Klaster Ponpes di Kebumen, Bupati: Catatan Ini Harus Kita Jaga

Tak Ada Lagi Klaster Ponpes di Kebumen, Bupati: Catatan Ini Harus Kita Jaga

Regional
3 Desa di OKU Terdampak Banjir Bandang, Rumah Warga Terendam

3 Desa di OKU Terdampak Banjir Bandang, Rumah Warga Terendam

Regional
Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Masalah Stunting

Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Masalah Stunting

Regional
Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Regional
Dua Makam Warga Tionghoa di Bojonegoro Dibongkar, Apa yang Diincar Pelaku?

Dua Makam Warga Tionghoa di Bojonegoro Dibongkar, Apa yang Diincar Pelaku?

Regional
Ada di Peringkat 6 PON XX Papua, KONI Jateng Pastikan Atlet Peraih Medali Tetap Dapat Bonus

Ada di Peringkat 6 PON XX Papua, KONI Jateng Pastikan Atlet Peraih Medali Tetap Dapat Bonus

Regional
Kapolsek di Sulteng Diduga Lecehkan Anak Tersangka dengan Imbalan Bebas

Kapolsek di Sulteng Diduga Lecehkan Anak Tersangka dengan Imbalan Bebas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2021

Regional
Tender Dini, Ada 191 Paket Proyek Senilai Rp 2,37 Triliun di Jatim dari Kementerian PUPR

Tender Dini, Ada 191 Paket Proyek Senilai Rp 2,37 Triliun di Jatim dari Kementerian PUPR

Regional
Menteri Sandiaga Uno Puji Hotel Milik Daniel Mananta di Bandung

Menteri Sandiaga Uno Puji Hotel Milik Daniel Mananta di Bandung

Regional
Sidang Sate Sianida, Nani Meminta Maaf dan Mengaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Sidang Sate Sianida, Nani Meminta Maaf dan Mengaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Regional
Tuntut Kepastian Pilkades, Apdesi dan Ratusan Orang Geruduk Kantor Bupati Probolinggo

Tuntut Kepastian Pilkades, Apdesi dan Ratusan Orang Geruduk Kantor Bupati Probolinggo

Regional
Kakak Adik Pencuri Motor Diringkus di Blitar, Diduga Anggota Sindikat Curanmor di Jatim

Kakak Adik Pencuri Motor Diringkus di Blitar, Diduga Anggota Sindikat Curanmor di Jatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.