Darurat! Rumah Sakit Penuh, Pasien Covid-19 Harus Mengantre, Nakes Kelelahan

Kompas.com - 27/06/2021, 14:57 WIB
Ruang instalasi gawat darurat (IGD) dipenuhi pasien Covid-19 dan dan sejumlah nakes kelelahan menunggu kedatangan pasien di RSUD Ponorogo, Sabtu (26/6/2021) malam. Tangkapan layar InstagramRuang instalasi gawat darurat (IGD) dipenuhi pasien Covid-19 dan dan sejumlah nakes kelelahan menunggu kedatangan pasien di RSUD Ponorogo, Sabtu (26/6/2021) malam.

PONOROGO, KOMPAS.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan ruangan dipenuhi pasien Covid-19 dan sejumlah nakes kelelahan duduk di halaman rumah sakit.

Dari video pertama yang diunggah akun Instagram @infoponorogo, tampak sejumlah pasien di sebuah ruangan terbaring lemah.

Di video kedua, terlihat beberapa nakes duduk di lantai halaman rumah sakit.

Baca juga: Hilang 3 Bulan di Mal, Istri Khairuddin Ditemukan di Ponpes, Penemu Diberi Uang Rp 150 Juta

 

Di video itu tampak dua nakes membersihkan tempat tidur dorong dengan disinfektan.

Baca juga: Kisah Orang Rimba Ditolak Bank hingga Terpaksa Simpan Uang Rp 1,5 Miliar Dalam Tanah di Hutan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perekam video menyebut situasi itu terjadi di IGD RSUD dr Hardjono Ponorogo, Jatim.

“Masih kurang berapa (pasien) yang belum dikirim?” tanya si perekam.

Seorang tenaga kesehatan yang mengenakan hazmat lalu mengangkat 10 jarinya.

Mendapatkan jawaban itu, si perekam meminta agar warga Kabupaten Ponorogo menjaga kesehatan.

“Masya Allah, wong Ponorogo ojo ngasi loro yo (warga Ponorogo jangan sampai sakit ya),” tutur si perekam.

Wakil Direktur Bidang Medik RSUD Dr Harjono Ponorogo, Enggar Tri Adji membenarkan video tersebut diambil di RSUD Dr Harjono Ponorogo pada Sabtu (26/6/2021) malam.

“Memang benar di dalam penuh. Kita belum bisa ngirim ke belakang sehingga ada yang di depan dua. Teman-teman itu habis mendorong sekitar delapan pasien, itu kan kecapean. Kemudian membuat video seperti itu. Mungkin teman-teman (nakes) ingin memberikan pesan kepada publik agar makin disiplin menerapkan protokol kesehatan karena rumah sakit sudah penuh,” kata Enggar, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (27/6/2021) siang.

Enggar mengatakan, kemarin malam ada penumpukan di IGD. Ini karena dari 14 pasien Covid-19, yang bisa masuk ruang isolasi hanya 10 pasien.

Kemudian datang lagi tambahan dua pasien lagi.

 

Dengan demikian jumlah pasien Covid-19 yang masih belum masuk ruang isolasi berjumlah enam orang.

Enggar mengatakan, lewat video itu, para nakes juga ingin memberikan pesan agar warga tetap menjaga kesehatan karena banyak kamar rumah sakit yang penuh.

Kendati demikian, manajemen rumah sakit terus berupaya menyediakan tambahan kamar sampai semaksimal mungkin.

“Teman-teman ingin menggambarkan susahnya mencari kamar,” ujar Enggar.

Enggar mengakui para nakes mengalami kelelahan lantaranya banyaknya pasien yang ditangani.

Kondisi itu terlihat di mana semalam para nakes harus bolak-balik delapan kali dari depan ke belakang untuk mengurus pasien Covid-19.

“Mungkin teman-teman capek habis dari belakang bolak-balik sampai delapan kali malam itu. Mereka shift siang sampai jam sembilan malam mungkin pasien numpuk dan tidak bisa kita kirim,” jelas Enggar.

Lewat video itu juga para nakes berpesan agar masyarakat mewaspadai Covid-19 yang benar-benar nyata dan berbahaya. Pasalnya

Selama ini masih ada yang menuduh pasien sengaja divonis terjangkit Covid-19.

“Teman-teman hanya menggambarkan masyarakat untuk waspada. Selama ini masih ada yang bilang dicovidkan-dicovdikan. Dari situ teman-teman ngelus dada,” ungkap Enggar.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Regional
Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Regional
Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

Regional
Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

Regional
Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2021

Regional
Kunjungi Blora, Mendes PDTT Minum Sinchan: Ini Namanya Obat Covid

Kunjungi Blora, Mendes PDTT Minum Sinchan: Ini Namanya Obat Covid

Regional
2 Polwan Tangkap Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tembak dan Tabrak Pengejarnya

2 Polwan Tangkap Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tembak dan Tabrak Pengejarnya

Regional
Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden Setelah Borong Jualan Pedagang di Banyuwangi

Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden Setelah Borong Jualan Pedagang di Banyuwangi

Regional
Kisah Imas, Guru yang Tetap Semangat Tes PPPK meski Sakit Stroke, sampai Digendong Pengawas

Kisah Imas, Guru yang Tetap Semangat Tes PPPK meski Sakit Stroke, sampai Digendong Pengawas

Regional
Seminggu Terakhir, Tidak Ada Pasien Covid-19 Meninggal di 21 Daerah di Jawa Timur

Seminggu Terakhir, Tidak Ada Pasien Covid-19 Meninggal di 21 Daerah di Jawa Timur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.