Video Viral Warga Berkerumun Antre Vaksinasi HUT Bhayangkara ke-75, Polisi Terpaksa Bubarkan

Kompas.com - 26/06/2021, 18:15 WIB
Kerumunan Warga Saat Antri Vaksinasi di Gor Siono Playen Gunungkidul Sabtu (26/6/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKerumunan Warga Saat Antri Vaksinasi di Gor Siono Playen Gunungkidul Sabtu (26/6/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Video kerumunan vaksinasi di GOR Siyono, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta viral.

Antrean ratusan orang ini terjadi karena ingin mendapatkan vaksin dalam rangka HUT Bhayangkara ke 75, Sabtu (26/6/2021).

Video kerumunan ini dibagikan beberapa akun media sosial.

Sementara dari pengamatan Kompas.com di GOR Siyono sekitar pukul 13.00 WIB, antrean sudah mengular sampai pintu masuk.

Antrean ini berasal dari beberapa warga Kapanewon Playen, Wonosari, Semanu, dan Karangmojo.

Baca juga: Kades Joget dengan Biduan Tanpa Masker, Bupati Grobogan: Kurang Ajar Itu

Wakapolres Gunungkidul Kompol Widya Mustikaningrum menggunakan pengeras suara agar warga mundur, dan menjaga jarak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, warga tetap berdesakan tanpa menjaga jarak, bahkan saling menempel satu sama lain.

Kompol Widya mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk menghindari kerumunan.

Namun, hal itu tidak diikuti oleh warga yang sedang mengantre.

"Kami dari pagi sudah berupaya mencari formula yang tepat mulai dari per Kapanewon, tetap tidak bisa. Kami buat seperti ini antre dengan kursi di luar yang lain satu pintu. Namun, yang di luar untuk menjaga jarak susah," kata Widya, di sela vaksinasi, Sabtu.

Dia mengatakan, vaksinasi ini awalnya ditargetkan 1.000 orang, namun ada tambahan 500 dosis vaksin.

 

Upaya menghindari kerumunan memang sulit dilakukan, sampai petugas kepolisian pun kewalahan membendung antusiasme warga.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya tidak menyangka antusiasme warga dalam mengikuti vaksinasi dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 di GOR Siyono.

"Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang hadir karena tidak semuanya dapat terlayani, karana peserta melampau target," kata Suryanto.

Baca juga: Video Viral Kades Berjoget dengan Biduan Tanpa Masker Saat Pelantikan, Ujungnya Minta Maaf

Targetnya 1.000 orang, namun yang datang sekitar 2.000-an orang.

Akibatnya, banyak masyarakat yang hadir dan berjubel.

"Tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih kami atas antusiasme masyarakat, antrean harus kami bubarkan pada pukul 14.00 WIB," kata Suryanto.

Suryanto mengatakan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, akan tetap dilayani dan untuk jadwal nanti akan dinformasikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 November 2021

Regional
Banjir Bandang di Garut Terjang 2 Kecamatan

Banjir Bandang di Garut Terjang 2 Kecamatan

Regional
Perjalanan Wisata Berubah Duka, 4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Kediri

Perjalanan Wisata Berubah Duka, 4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Kediri

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 November 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 November 2021

Regional
Pergerakan Tanah Merusak Jalan Penghubung 2 Kabupaten di Pulau Seram Maluku

Pergerakan Tanah Merusak Jalan Penghubung 2 Kabupaten di Pulau Seram Maluku

Regional
Residivis Jambret Tas Jaksa Kejari Surabaya, Pelaku Baru 3 Bulan Keluar Penjara

Residivis Jambret Tas Jaksa Kejari Surabaya, Pelaku Baru 3 Bulan Keluar Penjara

Regional
Kelompok Pemuda Bersitegang, 2 Pelajar di Bandung Ditusuk, Satu Tewas

Kelompok Pemuda Bersitegang, 2 Pelajar di Bandung Ditusuk, Satu Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.