Gagalkan Perdagangan Narkoba, Polisi Tangkap 5 Pelaku dan Sita 20,5 Kilogram Sabu

Kompas.com - 25/06/2021, 19:59 WIB
Wakil Kepala Polrestabes Surabaya AKBP Hartoyo bersama Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Somanonasa Marunduri saat rilis pengungkapan kasus narkoba di Mapoorestabes Surabaya, Jumat (25/6/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWakil Kepala Polrestabes Surabaya AKBP Hartoyo bersama Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Somanonasa Marunduri saat rilis pengungkapan kasus narkoba di Mapoorestabes Surabaya, Jumat (25/6/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya membongkar perdagangan narkotika lintas pulau.

Total, ada lima tersangka yang ditangkap terkait kasus perdagangan narkoba jenis sabu tersebut.

Kelima tersangka tersebut yakni CR (30) warga Bandung, MA (34) asal Bandung, EK (38) asal Sidoarjo, FA (25) asal Kuningan, dan CL (22) asal Jakarta Timur. Dari kelima tersangka, polisi juga menyita total 20,5 kilogram sabu.

Wakil Kepala Polrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, kelima pelaku mendapatkan sabu tersebut dari China. Kelimanya bertugas sebagai kurir.

"Barang (narkotika) yang diperoleh asal China, melalui Jakarta, lalu dibawa ke Surabaya," kata Hartoyo, Jumat (25/6/2021).

Hartoyo menjelaskan, sebelum membekuk para pelaku, polisi memperoleh hasil analisis terhadap jaringan peredaran gelap narkoba di daerah Jawa Timur.

Polisi mendapat informasi terkait pengiriman narkoba jenis sabu dari Medan ke Surabaya yang dilakukan CL.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pakai 3 Helikopter, Aparat Keamanan Akhirnya Evakuasi Jenazah Korban Penembakan KKB

CL diduga hendak mengantarkan sabu kepada CH di parkiran Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta. 

"Selanjutnya Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan kegiatan penyelidikan, hingga akhirnya menangkap tersangka CH bersama MA (pengemudi) pada Senin (26/4/2021) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di Rest Aera 725-A Tol Mojokerto-Surabaya," ujar Hartoyo saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (25/6/2021)

Selain membekuk kedua pelaku dalam penangkapan pertama, petugas menemukan barang bukti berupa 10 paket sabu-sabu yang dikemas menggunakan wadah teh berwarna hijau.

Ketika diperiksa, paket tersebut berisi sabu seberat 10.535 gram atau 10,5 kilogram.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Somanonasa Marunduri mengatakan, kedua pelaku berencana mengirimkan barang haram itu kepada calon pemesan.

"Berdasarkan hasil penyidikan terhadap tersangka CH, telah mengambil dan mengirim paket narkoba sebanyak tiga kali atas perintah bandar dengan insial AA sejak bulan Desember 2020 hingga April 2021," kata Daniel.

Dalam setiap pengiriman, CH memperoleh upah senilai Rp 60 juta. Sedangkan MA, mendapatkan upah Rp 10 juta dari tersangka CH.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Terima Kasih Nak, Prestasimu Menjadi Sejarah Membanggakan Bagi Masyarakat di Flobamorata'

"Terima Kasih Nak, Prestasimu Menjadi Sejarah Membanggakan Bagi Masyarakat di Flobamorata"

Regional
Kelucuan Pak Siro yang Divaksin di Jalan, Sempat Minta Vaksin Berbentuk Pil karena Takut Disuntik

Kelucuan Pak Siro yang Divaksin di Jalan, Sempat Minta Vaksin Berbentuk Pil karena Takut Disuntik

Regional
Saat Pembagian Telur Gratis di Blitar Berujung Kericuhan, Polisi Turun Tangan

Saat Pembagian Telur Gratis di Blitar Berujung Kericuhan, Polisi Turun Tangan

Regional
Data Terkini Kasus Covid-19 di Riau

Data Terkini Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Rusnawi Mengaku Pernah Laporkan Pemalsuan di BKKBN ke Bareskrim

Rusnawi Mengaku Pernah Laporkan Pemalsuan di BKKBN ke Bareskrim

Regional
Pariwisata NTT dan Sejumlah Kegiatan Festival Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Pariwisata NTT dan Sejumlah Kegiatan Festival Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Regional
Kisah Pak Siro Disuntik Vaksin Covid-19 di Pinggir Jalan Desa Saat Pulang Mencari Pakan Ternak

Kisah Pak Siro Disuntik Vaksin Covid-19 di Pinggir Jalan Desa Saat Pulang Mencari Pakan Ternak

Regional
Terjadi Tabrakan Beruntun di Cianjur, 2 Orang Tewas

Terjadi Tabrakan Beruntun di Cianjur, 2 Orang Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warga Aceh Mengamuk, Rusak Lokasi Vaksin | Penyebab Citilink Mendarat Darurat

[POPULER NUSANTARA] Warga Aceh Mengamuk, Rusak Lokasi Vaksin | Penyebab Citilink Mendarat Darurat

Regional
Saat Puluhan Warga Aceh Hancurkan Gerai Vaksinasi karena Merasa Terganggu

Saat Puluhan Warga Aceh Hancurkan Gerai Vaksinasi karena Merasa Terganggu

Regional
Detik-detik Speedboat Terbakar Usai Isi BBM, Kapolres: Ada yang Menyalakan Api untuk Penerangan

Detik-detik Speedboat Terbakar Usai Isi BBM, Kapolres: Ada yang Menyalakan Api untuk Penerangan

Regional
Konflik karena Tambang di Bolaang Mongondow, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Konflik karena Tambang di Bolaang Mongondow, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Regional
Peringati 3 Tahun Tsunami Palu, Ratusan Warga Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Peringati 3 Tahun Tsunami Palu, Ratusan Warga Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Regional
Seorang Petani Temukan Mayat di Parit, Awalnya Dikira Pakaian yang Dibuang

Seorang Petani Temukan Mayat di Parit, Awalnya Dikira Pakaian yang Dibuang

Regional
Viral Video Bocah SD Seberangi Sungai Naik 'Styrofoam', Gubernur Sumsel Geram ke Perekam: Bukannya Diimbau Naik Sampan...

Viral Video Bocah SD Seberangi Sungai Naik "Styrofoam", Gubernur Sumsel Geram ke Perekam: Bukannya Diimbau Naik Sampan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.