Perawat Korban Penganiayaan Langsung Cabut Laporan Saat Melihat Pelaku, Ternyata Ini Penyebabnya

Kompas.com - 25/06/2021, 18:14 WIB
Viral di media sosial video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan seorang perawat dipukul oleh seorang pria. Tangkapan layar InstagramViral di media sosial video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan seorang perawat dipukul oleh seorang pria.

GARUT, KOMPAS.com.com - Penganiaya perawat di Puskesmas Pamengpeuk, Garut, yang videonya viral, ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Pamengpeuk.

Kapolsek Pamengpeuk Iptu Dindin mengatakan, pelaku berinisial MR (25) ditangkap setelah korban berinisial GR (25) membuat laporan.

Baca juga: Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Setelah diamankan, pelaku dan korban kemudian dipertemukan. Usai pertemuan itu, korban malah mencabut laporannya.

Baca juga: Keluarga Pasien Covid-19 Hajar Seorang Perawat karena Menggunakan APD

"Setelah dipertemukan, korban akhirnya menarik laporannya," ujar Dindin saat dihubungi, Jumat (26/6/2021).

Dindin menjelaskan, GR mencabut laporannya karena korban dan pelaku ternyata saling kenal. Mereka pernah satu sekolah saat di SMP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah bertemu, ternyata teman SMP. Pelaku pun sudah minta maaf dan korban menarik laporannya," katanya.

Didin mengatakan, sebenarnya pihak keluarga pelaku sudah menyampaikan permintaan maaf terhadap pihak puskesmas.

Hal tersebut dilakukan tidak lama setelah kejadian. Namun, tidak terekam kamera CCTV.

"CCTV yang viral kan durasinya pendek, hanya pemukulan yang terlihat. Padahal setelah itu keluarga sudah langsung meminta maaf," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Regional
Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Regional
Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Regional
Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Regional
Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Regional
Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Regional
Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Regional
2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

Regional
Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Regional
Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Regional
Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Regional
Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Regional
Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Regional
Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Regional
Oknum Polisi di Lombok Jadi 'Debt Collector', Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Oknum Polisi di Lombok Jadi "Debt Collector", Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.