Tak Bisa Bayar Rp 2,5 Juta ke Preman Pasar, Lapak Pedagang Ini Diisi Orang Lain

Kompas.com - 25/06/2021, 06:44 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polsek Tampan di Kota Pekanbaru, Riau, menangkap seorang premanisme yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada pedagang pasar tradisional.

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, pelaku yang diamankan berinisial RH alias Rio (30).

"Pelaku melakukan pungli dengan meminta uang Rp 2,5 juta kepada seorang pedagang di Pasar Selasa Pajam di Jalan HR Soebrantas," kata Ambarita dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (24/6/2021).

Pelaku, tambah dia, saat ini sudah diamankan di Polsek Tampan untuk diproses lebih lanjut.

Dijelaskan Ambarita, pelaku pungli itu ditangkap pada Selasa (22/6/2021), sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Debt Collector Ambil Paksa Motor Ibu Rumah Tangga, Besoknya Langsung Diamankan Polisi

Korban heran lapak jualannya diisi orang lain gara-gara tak bisa bayar pungli

Penangkapan berawal saat pelapor beranama Ali Dasril mendapat laporan dari keluarganya bahwa meja lapak jualan milik kakaknya di Pasar Selasa Panam ditemukan terbelah menjadi dua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan lapak jualan telah diisi oleh pedagang lain.

"Lapak jualan keluarga pelapor sudah diisi pedagang lain, karena keluarga pelapor tidak sanggup membayar sewa lapak Rp 2,5 juta yang diminta oleh pelaku," kata Ambarita.

Petugas Polsek Tampan yang mendapat laporan terkait pungli, langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, petugas menangkap RH alias Rio di Jalan Karya I, Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Pelaku kemudian digelandang ke kantor polisi dengan barang bukti satu buah meja lapak pedagang yang dirusak pelaku.

Baca juga: Didatangi 9 Preman Bersenjata Tajam, Hadi Tak Berdaya Warung Makannya Diobrak-abrik



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Apa Itu Nge-BM Truk, Tren Berbahaya yang Nekat Dilakukan Sekelompok Remaja

Regional
Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Dirawat Sepekan, Bayi Dugong Penuh Luka yang Terdampar di Polewali Mandar Akhirnya Mati

Regional
Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Regional
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Regional
Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Regional
Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.