Anak Pasien Covid-19 Aniaya Perawat Berhazmat, Diduga Tak Sabar Saat Korban Pakai APD

Kompas.com - 25/06/2021, 06:10 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19. SHUTTERSTOCK/ELDAR NURKOVICIlustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19.
Editor Rachmawati

Ia mengatakan penganiayaan terjadi karena keluarga pasien diduga tak sabar dengan pelayanan yang diberikan oleh korban.

Karena pasien tersebut diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, sang perawat harus mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Perawat sudah sesuai prosedur karena pasiennya terkonfirmasi Covid-19," ungkapnya.

"Sempat bicara kasar juga ke perawat," kata dia.

Baca juga: Keluarga Pasien Covid-19 Hajar Seorang Perawat karena Menggunakan APD

Terkait kasus itu, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.

"Kami sudah berkoordinasi dan melimpahkan permasalahan ini kepada Dinas Kesehatan dan Satgas," ujar Tuti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku masih dalam pencarian

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyayangkan pemukulan tenaga kesehatan oleh keluarga pasien yang terjadi di wilayahnya.

Menurutnya peristiwa ini baru pertama kali terjadi di Garut dan dirinya memastikan peristiwa tersebut akan diproses secara hukum.

Setelah kejadian, hata Helmi, korban langsung visum dan ada luka memar bagian rahang.

Baca juga: Perawat di Garut Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, Terekam CCTV hingga Kronologi

"Perawatnya sudah di visum, kejadian ini tidak boleh terulang lagi," katanya kepada wartawan, Kamis (24/06/2021)

Ia juga menjelaskan jika saat ini pelaku pemukulan masih dalam pencarian petugas keamanan.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Ari Maulana Karang | Editor : I Kadek Wira Aditya, David Oliver Purba), Tribun Jabar.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 3 Pria Kepergok Mencuri Sarang Burung Walet, Pelaku Kabur ke Semak-semak, 2 Ditangkap, 1 Menyerahkan Diri

Kronologi 3 Pria Kepergok Mencuri Sarang Burung Walet, Pelaku Kabur ke Semak-semak, 2 Ditangkap, 1 Menyerahkan Diri

Regional
Ganjar Pranowo soal Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru Dihapus: Saya Setuju Banget

Ganjar Pranowo soal Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru Dihapus: Saya Setuju Banget

Regional
Buntut Meninggalnya Mahasiswa Peserta Diklasar, Rektorat UNS Bekukan Sementara Menwa

Buntut Meninggalnya Mahasiswa Peserta Diklasar, Rektorat UNS Bekukan Sementara Menwa

Regional
WN Ukraina Jadi Korban Pencurian di Bali, Uang 1.500 Dollar AS Digasak Maling

WN Ukraina Jadi Korban Pencurian di Bali, Uang 1.500 Dollar AS Digasak Maling

Regional
Polisi Ungkap Peredaran Narkoba di Surabaya, 3 Pelaku Ditangkap, 29 Gram Sabu Disita

Polisi Ungkap Peredaran Narkoba di Surabaya, 3 Pelaku Ditangkap, 29 Gram Sabu Disita

Regional
Satu Korban Meninggal Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Mengidap Penyakit Jantung

Satu Korban Meninggal Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Mengidap Penyakit Jantung

Regional
Mahasiswa UNS Solo Tewas Saat Diklatsar Menwa, Polisi: Ada Beberapa Pukulan di Kepala

Mahasiswa UNS Solo Tewas Saat Diklatsar Menwa, Polisi: Ada Beberapa Pukulan di Kepala

Regional
Identitas Korban Tewas Laka Maut Kereta Vs Avanza, 2 di Antaranya Bapak dan Anak

Identitas Korban Tewas Laka Maut Kereta Vs Avanza, 2 di Antaranya Bapak dan Anak

Regional
Libur Akhir Tahun, Pemprov Banten Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Seperti Singapura

Libur Akhir Tahun, Pemprov Banten Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Seperti Singapura

Regional
Kejar PTM Terbatas, 21.000 Pelajar di Kaltim Jalani Vaksinasi Covid-19

Kejar PTM Terbatas, 21.000 Pelajar di Kaltim Jalani Vaksinasi Covid-19

Regional
PPKM Level 2, PTM Jenjang PAUD di Banyumas Dibuka Secara Bertahap

PPKM Level 2, PTM Jenjang PAUD di Banyumas Dibuka Secara Bertahap

Regional
Kapal Kargo Tabrak Karang di Sorong Saat Hindari Tabrakan dengan KM Gunung Dempo

Kapal Kargo Tabrak Karang di Sorong Saat Hindari Tabrakan dengan KM Gunung Dempo

Regional
 Jokowi Minta Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000, Ganjar: Lebih Baik jika Turun Lagi

Jokowi Minta Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000, Ganjar: Lebih Baik jika Turun Lagi

Regional
Seorang Napi di Lapas Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Seorang Napi di Lapas Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Bakal Ada Tes Covid-19 Acak untuk Siswa dan Guru di DIY

Muncul Klaster Sekolah, Bakal Ada Tes Covid-19 Acak untuk Siswa dan Guru di DIY

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.