Cerita Milenial Ikut Vaksinasi, Vina: Usai Divaksin, Saya Merasa Aman dan Bahagia

Kompas.com - 24/06/2021, 11:34 WIB
Masyarakat Kota Tasikmalaya mengikuti vaksin tahap kedua di halaman Mako Polresta Tasikmalaya, Kamis (24/6/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMasyarakat Kota Tasikmalaya mengikuti vaksin tahap kedua di halaman Mako Polresta Tasikmalaya, Kamis (24/6/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Antrean panjang program vaksinasi tahap II di Polresta Tasikmalaya pada Rabu (24/6/2021) tak menyurutkan niat Vina (26) untuk mengikutinya. 

Ia malah datang awal pukul 06.30 agar lebih cepat divaksin. Namun ternyata di lokasi sudah banyak pula yang datang. 

Antrean vaksinasi tahap II di Polresta Tasikmalaya ini memperlihatkan antusiasme warga ikut vaksinasi, terlebih generasi milenial seperti Vina.  

Dalam program vaksinasi ini, 1.200 kuota vaksin disiapkan. 

Sebelumnya, mereka yang ikut vaksinasi tahap II ini telah divaksin tahap pertama yang digelar di lokasi sama di depan Markas Komando Polresta Tasikmalaya akhir Mei 2021.

Baca juga: Usai Divaksin, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Mengaku Lebih Percaya Diri dan Segar

Kepada Kompas.com Vina mengaku rela menunggu antrian panjang supaya bisa divaksin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirinya sadar betul bahwa bahaya corona selama ini masih terjadi dan dimungkinkan bisa menyerang siapa saja.

"Meski sudah divaksin nantinya, saya tetap jalankan protokol kesehatan terutama memakai masker dan hindari kerumunan," jelas Vina, seusai disuntik vaksin oleh tenaga medis di Polresta Tasikmalaya.

"Sekarang saya merasa sudah aman dan bahagia telah divaksin tuntas. Sertifikat vaksin pun saya sudah dapat tadi langsung," pungkasnya.

Baca juga: Cerita Lansia Divaksin Covid-19, Sempat Gemetaran, Akhirnya Senang

Vaksinasi gratis di Tasikmalaya

Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengatakan, vaksinasi tahap kedua ini merupakan upaya Polri membantu memberikan vaksin kepada warga umum dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

"Mereka mendapatkan vaksin gratis dan kali ini telah terdaftar 1.200 orang yang sudah menjalani vaksin pertama akhir Mei lalu," jelas Doni Hermawan, kepada wartawan di kantornya, Kamis pagi.

Doni berharap vaksinasi ini akan cepat menekan jumlah penyebaran Corona di Kota Tasikmalaya.

(Penulis Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha | Editor Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Regional
Cerita Korban Perkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Memiliki Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Cerita Korban Perkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Memiliki Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Regional
Gara-gara Lupa Matikan Api di Tungku, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Gara-gara Lupa Matikan Api di Tungku, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Regional
Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Regional
Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Durasi Belajar Ditambah Jadi 4 Jam

Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Durasi Belajar Ditambah Jadi 4 Jam

Regional
2 Orang Tewas akibat Kecelakaan Maut di Sumba Tengah, Begini Kronologinya...

2 Orang Tewas akibat Kecelakaan Maut di Sumba Tengah, Begini Kronologinya...

Regional
Viral, Video Bupati Jember Bernyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Turun Tangan

Viral, Video Bupati Jember Bernyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Turun Tangan

Regional
20 Sekolah di Gunungkidul Kemalingan dalam 5 Bulan, Ini Imbauan Dinas Pendidikan

20 Sekolah di Gunungkidul Kemalingan dalam 5 Bulan, Ini Imbauan Dinas Pendidikan

Regional
Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Regional
Pemkab Klaten Bakal Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 5 Tempat Wisata, Mana Saja?

Pemkab Klaten Bakal Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 5 Tempat Wisata, Mana Saja?

Regional
Melihat Ekowisata Kampung Blekok Situbondo, Upaya Melestarikan Ribuan Burung Air

Melihat Ekowisata Kampung Blekok Situbondo, Upaya Melestarikan Ribuan Burung Air

Regional
Banyak Warga Termakan Isu Hoaks, Realisasi Vaksinasi Sumbar Baru 27 Persen

Banyak Warga Termakan Isu Hoaks, Realisasi Vaksinasi Sumbar Baru 27 Persen

Regional
Cerita Basarnas Evakuasi Pria Mabuk yang Panjat Tower SUTET: Salah Sedikit, Nyawa Taruhannya

Cerita Basarnas Evakuasi Pria Mabuk yang Panjat Tower SUTET: Salah Sedikit, Nyawa Taruhannya

Regional
Ibu 3 Anak yang Diduga Diperkosa Dilaporkan Balik, LPSK Ingatkan UU Perlindungan Saksi dan Korban

Ibu 3 Anak yang Diduga Diperkosa Dilaporkan Balik, LPSK Ingatkan UU Perlindungan Saksi dan Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.