Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Kompas.com - 23/06/2021, 06:16 WIB

"Itu jalur lambat mau masuk Surabaya juga dirobohkan dibuat jalan, juga pagar yang dari arah Surabaya-Madura juga dirobohkan, yang satunya pagar yang bisa lewat ke Tambak Wedi. Jadi merobohkan 3 pagar itu," kata Eko.

3. Polisi buru pelaku

Eko menambahkan, saat ini Polres Tanjung Perak telah menelusuri dan mencari identitas para pelakunya.

"Sudah ditangani tinggal tunggu saja, sudah ada anggota preman yang kita lacak, tetap ini akan diproses secara hukum," kata dia.

Selain itu, Eko juga meminta para pengendara dari arah Madura, khususnya dari Bangkalan, agar memaksimalkan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM).

"Imbauan saya kan sudah ada keputusan bersama dari pemkab dan Pemprov Jatim, mengeluarkan SIKM sejak kemarin berlaku untuk pegawai karyawan, PNS pedagang yang setiap hari keluar masuk. Bisa minta ke kecamatannya masing-masing dan ini berlaku 7 hari," pungkas dia.

Baca juga: Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

4. Viral di media sosial

Seperti diketahui, video aksi massa itu sempat viral di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari pantauan Kompas.com, dalam salah satu penggalan video yang berdurasi 27 detik, tampak massa menggunakan helm merobohkan pagar pembatas jalur sepeda motor dan mobil.

Lalu, di video lainnya, massa tampak mencoba merobohkan pagar pembatas Suramadu di lokasi yang berbeda.

Terekam juga pengendara roda dua menggotong kendaraannya untuk melewati trotoar pembatas.

"Joh rusak kabbi, adek rosak kabbi, (habis sudah rusak semua)," cetus perekam.

(Penulis: Kontributor Surabaya, Muchlis | Editor: Pythag Kurniati)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peziarah Banjiri Makam Bung Karno di Hari Pertama Uji Coba Pembukaan

Peziarah Banjiri Makam Bung Karno di Hari Pertama Uji Coba Pembukaan

Regional
Kronologi Tabrakan Beruntun yang Libatkan 9 Kendaraan di Agam, 8 Orang Luka-luka

Kronologi Tabrakan Beruntun yang Libatkan 9 Kendaraan di Agam, 8 Orang Luka-luka

Regional
Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok, Dulu Dipakai untuk Menyambut Pasukan Perang

Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok, Dulu Dipakai untuk Menyambut Pasukan Perang

Regional
Truk yang Tabrak 8 Kendaraan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Diduga ODOL

Truk yang Tabrak 8 Kendaraan di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Diduga ODOL

Regional
Bus Rombongan Pegawai RSUD Semarang Terguling, Dinas Sesalkan Aktivitas Wisata di Masa PPKM

Bus Rombongan Pegawai RSUD Semarang Terguling, Dinas Sesalkan Aktivitas Wisata di Masa PPKM

Regional
Ali Kalora dan Pengawalnya Tewas, DPO Teroris Poso Tersisa 4 Orang, Diduga Sembunyi di Hutan

Ali Kalora dan Pengawalnya Tewas, DPO Teroris Poso Tersisa 4 Orang, Diduga Sembunyi di Hutan

Regional
Pak Polisi, Warga Medan Jengah dengan Premanisme, bahkan Renovasi Rumah Sendiri Diperas

Pak Polisi, Warga Medan Jengah dengan Premanisme, bahkan Renovasi Rumah Sendiri Diperas

Regional
Jenazah Ali Kalora Dimakamkan di TPU Paboya, Pemakaman Masih Menunggu Kedatangan Keluarga

Jenazah Ali Kalora Dimakamkan di TPU Paboya, Pemakaman Masih Menunggu Kedatangan Keluarga

Regional
Bali Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap dI Kawasan Sanur dan Kuta

Bali Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap dI Kawasan Sanur dan Kuta

Regional
Penjual Lontong Sayur Nyambi Jual Formulir Vaksinasi Ditangkap lalu Dilepaskan

Penjual Lontong Sayur Nyambi Jual Formulir Vaksinasi Ditangkap lalu Dilepaskan

Regional
Longsor di Pesisir Selatan, 3 Rumah Hancur, 31 Jiwa Mengungsi

Longsor di Pesisir Selatan, 3 Rumah Hancur, 31 Jiwa Mengungsi

Regional
Culik Anak Kandungnya Sendiri, Ayah di Jember Terancam 15 Tahun Penjara

Culik Anak Kandungnya Sendiri, Ayah di Jember Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Nekat Berwisata, Bus Rombongan Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling, 4 Orang Patah Tulang

Nekat Berwisata, Bus Rombongan Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling, 4 Orang Patah Tulang

Regional
Ali Kalora Tewas, Kapolda Minta 4 DPO yang Tersisa Menyerahkan Diri

Ali Kalora Tewas, Kapolda Minta 4 DPO yang Tersisa Menyerahkan Diri

Regional
Ali Kalora dan Pengawalnya Sempat Terpisah dari Kelompok Saat Kontak Senjata, Kini Dipastikan Tewas

Ali Kalora dan Pengawalnya Sempat Terpisah dari Kelompok Saat Kontak Senjata, Kini Dipastikan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.