4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

Kompas.com - 23/06/2021, 06:14 WIB

KOMPAS.com - Aksi komplotan pencuri 700 batu akik dengan total nilai sekitar Rp 11 miliar di Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyita perhatian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra menjelaskan, penangkapan para pelaku berawal dari laporan korban berinisial SR pada 25 April 2021.

Polisi mengatakan, salah satu pelaku berinisial F sudah lama mengincar batu akik korban yang tak lain rekannya sendiri.

Baca juga: Bahar bin Smith Dihukum 3 Bulan Penjara, Dianggap Emosional dan Rusak Citra Ulama

Dalam kasus itu polisi telah mengamankan para pelaku, yaitu J (39), R (20), Y (30), dan F (25).

Berikut ini faktanya:

1. Sudah saling kenal

Ardiansyah menjelaskan, F dan korban berinisial SR sudah saling kenal.

Keduanya merupakan penjual batu akik. Menurut polisi, F sudah lama mengincar batu akik milik korban.

"Antara korban dengan tersangka sudah kenal karena sama-sama pedagang batu akik. Tersangka merencanakannya sudah lama," katanya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Kronologi Massa Rusak Pagar Jembatan Suramadu, Polisi Buru Pelaku

2. Dicuri di bandara usai pulang dari Jakarta

Aksi komplotan itu berawal saat SR bersama rekannya berangkat dari Jakarta menuju Padang Pariaman.

Sampai di Bandara Internasional Minangkabau, korban dijemput oleh sopir dengan mobil Toyota Sigra berpelat BA 1148 QJ.

Karena saat itu masih bulan puasa, korban berbuka di salah satu rumah makan di Padang Pariaman.

Saat korban berbuka puasa, sopir membawa mobil pergi meninggalkan korban dan membawa koper milik korban yang berisi 700 batu akik berbagai jenis dihiasi emas dengan nilai Rp 11 miliar.

SR kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belacan dan Beripat Beregong Khas Belitung Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Belacan dan Beripat Beregong Khas Belitung Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Regional
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Tuntut Keadilan: Saya Disiksa, Disundut, hingga Ditelanjangi

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Tuntut Keadilan: Saya Disiksa, Disundut, hingga Ditelanjangi

Regional
Dua Pelajar di Makassar Dibegal, Lengan Kirinya Terluka Tertancap Panah

Dua Pelajar di Makassar Dibegal, Lengan Kirinya Terluka Tertancap Panah

Regional
Tabrakan Maut Avanza dan N-Max di Jalan By Pass Ngurah Rai Bali, 2 Tewas

Tabrakan Maut Avanza dan N-Max di Jalan By Pass Ngurah Rai Bali, 2 Tewas

Regional
2 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1 Meter

2 Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1 Meter

Regional
Nekat Menyeberang Sungai Saat Banjir, Seorang Kakek di Sumba Timur Tewas Tenggelam

Nekat Menyeberang Sungai Saat Banjir, Seorang Kakek di Sumba Timur Tewas Tenggelam

Regional
Menteri Investasi: Wajah Ganjar Pranowo Tampak Cerah, karena di Jakarta sedang Gelap

Menteri Investasi: Wajah Ganjar Pranowo Tampak Cerah, karena di Jakarta sedang Gelap

Regional
Sipir Rutan Pekanbaru Ditangkap karena Narkoba, Kemenkumham Riau: Potong Gajinya dan Pecat Kalau Bersalah

Sipir Rutan Pekanbaru Ditangkap karena Narkoba, Kemenkumham Riau: Potong Gajinya dan Pecat Kalau Bersalah

Regional
4 Fakta Bunga Tabebuya di Magelang, Serasa Berjalan Menelusuri Negeri Sakura

4 Fakta Bunga Tabebuya di Magelang, Serasa Berjalan Menelusuri Negeri Sakura

Regional
LPSK Akan Berikan Perlindungan Darurat kepada 3 Saksi Terbunuhnya Iwan Boedi

LPSK Akan Berikan Perlindungan Darurat kepada 3 Saksi Terbunuhnya Iwan Boedi

Regional
BKSDA Aceh Turunkan Tim Usir Harimau Masuk ke Perkebunan Warga

BKSDA Aceh Turunkan Tim Usir Harimau Masuk ke Perkebunan Warga

Regional
Hujan Deras dan Sungai Meluap, Sintang Kalbar Terendam Banjir 2 Meter

Hujan Deras dan Sungai Meluap, Sintang Kalbar Terendam Banjir 2 Meter

Regional
Sipir Rutan Pekanbaru Tabrak Polisi Patroli, Ternyata Bawa Sabu

Sipir Rutan Pekanbaru Tabrak Polisi Patroli, Ternyata Bawa Sabu

Regional
Pesan Terakhir Ibu Kandung Bunuh Anak di Sragen: Selamat Jalan, Le

Pesan Terakhir Ibu Kandung Bunuh Anak di Sragen: Selamat Jalan, Le

Regional
KPU: Jumlah Pemilih di Sikka Naik Jadi 217.836

KPU: Jumlah Pemilih di Sikka Naik Jadi 217.836

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.