Kisah Aiptu Indra, Kejar Pasien Covid-19 yang Kabur untuk Nikah

Kompas.com - 22/06/2021, 18:53 WIB
Bhabinkamtibmas Kelurahan Industri Tenayan, Aiptu Indra Gunawan memperlihatkan lokasi pesta pernikahan yang dituju WN, usai kabur dari Pekanbaru untuk nikah di Kota Padang, Sumbar, Sabtu (19/6/2021). Dok. Polsek Tenayan RayaBhabinkamtibmas Kelurahan Industri Tenayan, Aiptu Indra Gunawan memperlihatkan lokasi pesta pernikahan yang dituju WN, usai kabur dari Pekanbaru untuk nikah di Kota Padang, Sumbar, Sabtu (19/6/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aiptu Indra Gunawan memiliki cerita menarik dalam upayanya memutus penyebaran Covid-19.

Polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, ini mengejar seorang pemuda yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemuda berinsial WN tersebut nekat kabur ke Sumatera Barat, untuk menikahi calon istrinya yang berinisial UW.

Untungnya, pernikahan secara tatap muka tersebut berhasil digagalkan oleh Aiptu Indra.

"Kita bukan mau menangkapnya atau melarang dia nikah. Tetapi, WN ini sedang positif Covid-19 dan dikhawatirkan menularkan ke orang lain, terutama calon istrinya, mertuanya dan orang lain. Jadi, kita minta menikah secara virtual," ucap Indra saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Waspada Hoaks Terkait Vaksinasi Gartis dari Kadin di Batam

Indra menceritakan, pada Selasa pekan lalu, dirinya menerima rilis nama-nama warga yang terpapar Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Informasi itu diperoleh dari Puskesmas Rejosari untuk wilayah Kecamatan Tenayan Raya.

Untuk kelurahan Industri Tenayan, ada satu warga yang positif Covid 19, yaitu WN yang tinggal di Jalan Tenayan Jaya.

Indra langsung melakukan tracing kepada WN.

"Saya menelepon WN, tetapi dia tidak mengaku dan menyebut saya salah alamat. Namun, datanya sudah sesuai dengan nama, tanggal lahir, nomor KTP, awal swab serta hasil swab. Setelah itu barulah dia mengaku," kata Indra.

Indra pun meminta agar WN melakukan isolasi mandiri untuk memutus penularan Covid-19.

Kemudian, WN diminta untuk menyebutkan nama-nama orang yang bertemu dengannya dalam 2 pekan terakhir.

"Tapi, dia tidak mau menjelaskan dan tidak terima kalau diisolasi. Dia mengaku sudah sehat dan akan menikah pada hari Sabtu (19/6/2021) di Sumbar," sebut Indra.

Indra kemudian berkoordinasi dengan Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Tenayan Raya Iptu Alwi dan Kapolsek Tenayan Raya AKP Manapar Situmeang terkait persoalan itu.

Lalu, Indra menghubungi orangtua WN agar mengisolasi anaknya.

Kabur ke Sumbar

Namun, menurut informasi dari orangtuanya, WN sudah kabur ke Sumbar.

"Saya laporkan ke Pak Kapolsek dan Kanit Binmas bahwa WN sudah melarikan diri bersama keluarganya ke sumbar," ujar Indra.

Pada Kamis (17/6/2021), Indra diperintahkan Kapolsek untuk mengejar WN ke Sumbar.

Sebab, dikhawatirkan WN menularkan virus mematikan itu ke orang lain.

Apalagi akan menikah dan bertemu dengan calon istri, calon mertua, serta keluarga lainnya.

"Saya dapat informasi dari keluarganya, WN sudah sampai di Kelok Sembilan di Sumbar. Malam itu juga saya berangkat," sebut Indra.

Indra berupaya melacak keberadaan WN, bermodalkan pengalaman mencari penjahat sewaktu menjadi petugas reserse.

Namun, menurut Indra, mencari WN tak semudah mencari pelaku kriminal.

"Saya lama di reserse. Pernah di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau, kemudian Opsnal di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Intelkam di Polresta Pekanbaru dan Paminal di Polda Riau. Kalau dulu menangkap penjahat, tapi sekarang menangkap pasien Covid-19," ujar Indra sambil tertawa.

Berbagai cara dilakukan oleh Indra untuk menemukan WN.

Mulai dari melacak media sosialnya, bertanya ke warga, hingga berkeliling di permukiman untuk melihat warga yang akan menggelar pesta pernikahan.

Indra melihat sebuah rumah yang terdapat tenda dan dipenuhi karangan bunga.

Ketika ditanya, ternyata itulah rumah calon istri WN yang berada di Jalan Teknologi IV, Kelurahan Surau Godang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Keesokkan harinya, Indra berkoordinasi dengan Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat.

Mereka bersama-sama menuju rumah calon istri WN, yakni UW.

Sampai di sana, tim menjelaskan maksud kedatangan mereka.

Setelah itu, Indra dan petugas lainnya mendatangi tempat tinggal WN.

 

Pernikahan virtual

Pihak keluarga diminta agar pernikahan dilangsungkan secara virtual.

"Pihak keluarga perempuan merasa berat, tetapi syukurlah mereka siap kerja sama untuk memutus penularan Covid-19," ujar Indra.

Kemudian, petugas berkoordinasi dengan pihak keluarga WN dan pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nanggalo.

Dari hasil diskusi, akad nikah dilakukan secara virtual yang dihadiri perwakilan dari pihak laki-laki dan orangtua pihak perempuan bersama dua orang saksi dari kedua mempelai.

"Akad nikah dilaksanakan melalui video call dari tempat isolasinya WN yang disiapkan oleh keluarganya," kata Indra.

Pada Sabtu (19/6/2021), UW tetap melaksanakan pesta penikahan tanpa didampingi suaminya, WN.

Sebab, undangan dan segala sesuatu sudah dipersiapkan untuk resepsi.

WN hanya bisa menyaksikan pesta pernikahannya dari layar ponsel.

"Acara pesta pernikahan kita awasi bersama jajaran Polsek Nanggalo dan pemerintah kelurahan," sebut Indra.

Indra merasa lega setelah bisa menemukan WN sebelum pernikahan secara tatap muka digelar.

"Coba bayangkan kalau dia nikah secara langsung dalam kondisi positif Covid-19. Dia (WN) pasti bersalaman dengan istrinya, penghulu, keluarga dan tamu lainnya. Kalau saja itu terjadi, bisa jadi banyak yang tertular. Tapi, alhamdulillah bisa kita antisipasi dengan cepat. Ini salah satu upaya kita dalam mencegah penularan Covid-19," kata Indra.

Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Haru Kakek Beddu di Mamuju Tengah, Punguti Ceceran Beras di Jalan untuk Dikonsumsi

Cerita Haru Kakek Beddu di Mamuju Tengah, Punguti Ceceran Beras di Jalan untuk Dikonsumsi

Regional
Diduga Korupsi Dana Hibah Karang Taruna, Wakil Ketua DPRD di Lampung Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Hibah Karang Taruna, Wakil Ketua DPRD di Lampung Jadi Tersangka

Regional
Sembunyi di Hutan dan Kelaparan, Pemuda yang Bunuh Teman Usai Minum Miras di Blitar Akhirnya Ditangkap

Sembunyi di Hutan dan Kelaparan, Pemuda yang Bunuh Teman Usai Minum Miras di Blitar Akhirnya Ditangkap

Regional
Kesal Dimaki-maki Usai Tak Diberi Uang, Seorang Pria Aniaya Tetangga hingga Tewas Pakai Cangkul

Kesal Dimaki-maki Usai Tak Diberi Uang, Seorang Pria Aniaya Tetangga hingga Tewas Pakai Cangkul

Regional
Bocah SD di Ponorogo Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Bocah SD di Ponorogo Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai

Regional
Pencuri Genset di Rumah Dinas Kepala Bank NTB Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Buron

Pencuri Genset di Rumah Dinas Kepala Bank NTB Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Buron

Regional
Berlaku Besok, Ini Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta

Berlaku Besok, Ini Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta

Regional
Viral Video Kakek Punguti Beras Bercampur Batu dan Pasir Tercecer di Jalan, Tuai Simpati Warga

Viral Video Kakek Punguti Beras Bercampur Batu dan Pasir Tercecer di Jalan, Tuai Simpati Warga

Regional
Terbakar Cemburu, Suami Aniaya Pria Selingkuhan Istri dengan Palu, Polisi Ungkap Cerita Lengkapnya

Terbakar Cemburu, Suami Aniaya Pria Selingkuhan Istri dengan Palu, Polisi Ungkap Cerita Lengkapnya

Regional
Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Regional
Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget sampai Teriak

Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget sampai Teriak

Regional
Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Regional
Tolak Proyek 'Malioboro' Tegal, PKL dan Sopir Angkot Geruduk DPRD

Tolak Proyek "Malioboro" Tegal, PKL dan Sopir Angkot Geruduk DPRD

Regional
Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.