Kompas.com - 22/06/2021, 16:38 WIB
Ilustrasi vaksin corona, vaksin Covid-19. Shutterstock/Amazein DesignIlustrasi vaksin corona, vaksin Covid-19.

MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan terus mengebut implementasi vaksinasi Covid-19 di masyarakat.

Sejauh ini, dari sekitar 1,8 juta jiwa yang menjadi target vaksinasi, lebih dari 40 persen di antaranya sudah divaksin.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Medan, Arrahman Pane saat dihubungi, Selasa (22/6/2021) mengatakan sasaran utama vaksinasi saat ini masih pada guru dan tenaga pendidik, menyongsong rencana pembelajaran tatap muka bulan depan.

Baca juga: Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

 

"Saat ini, sekitar 84 persen dari guru yang ada di Medan, sudah divaksinasi," kata Rahman.

Selain itu, vaksinasi di Medan juga terbuka untuk masyarakat umum. Pemkot Medan membuka layanan vaksinasi ini di seluruh puskesmas yang ada di Kota Medan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Datang saja ke puskesmas terdekat," katanya.

Baca juga: Komisi III Minta Polisi Segera Ungkap Motif dan Pelaku Penembakan Jurnalis di Sumut

Dia menyebut, tak ada syarat khusus bagi warga umum yang hendak mengikuti vaksinasi.

Warga hanya diharuskan membawa identitas diri atau KTP warga Kota Medan. Jika KTP hilang atau tak ada, bisa membawa kartu keluarga untuk mendaftar.

Selanjutnya, kata dia, pastikan bahwa kondisi kesehatan saat hendak divaksinasi dalam kondisi sehat dan prima.

Petugas medis di puskemas akan melakukan skrining untuk mengecek kondisi kesehatan sebelum diberi suntikan vaksin.

"Kalau belum bisa hari itu, bisa datang lagi di kemudian hari. Yang penting sehat agar pembentukan antibodi lebih maksimal," jelasnya.

Vaksinasi secara bertahap dan gratis

Dia mengimbau warga untuk menghindari kerumunan di puskesmas. Pemkot Medan sendiri memastikan, seluruh warganya akan menerima vaksinasi secara bertahap dan gratis.

Untuk itu, bagi warga yang hendak mengantre, jika terjadi kerumunan, lebih baik datang di lain hari.

Selain di puskesmas-puskesmas yang ada, Pemkot Medan juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan vaksinasi massal di sejumlah titik, salah satunya di Lanud Soewondo.

Dalam waktu dekat, Kementerian BUMN juga akan melakukan vaksinasi massal di daerah ini dengan target 5.000 orang per hari.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

Regional
Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Regional
Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Regional
Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Regional
5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Regional
Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Regional
Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Regional
Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Regional
Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

Regional
Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Regional
Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Regional
Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.