Satu Keluarga Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Omsetnya Puluhan Juta Rupiah

Kompas.com - 21/06/2021, 22:42 WIB
Empat tersangka yang merupakan satu keluarga ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang lantaran menjadi pelaku pengedaran narkoba. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAEmpat tersangka yang merupakan satu keluarga ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang lantaran menjadi pelaku pengedaran narkoba.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Polisi berhasil mengungkap jaringan pengedar narkoba di Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan.

Empat orang pelaku yang diamankan diketahui masih satu keluarga.

Mereka antara lain adalah bapak dan anak berinisial FR (56) dan DD (27), serta paman dan bibinya berinisial MA (52) dan MS (40).

Dari empat pelaku tersebut salah satunya diketahui berprofesi sebagai seorang perawat di sebuah rumah sakit pemerintah di Palembang.

"Benar, DD adalah hororer perawat di Palembang. DD ini adalah kurir dari FR yang merupakan bandar. Sementara, tersangka MA dan MS juga kurir, mereka adalah satu keluarga," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Supriadi saat melakukan gelar perkara, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Satu Keluarga Jadi Bandar dan Pengedar Narkoba Diciduk Polisi

Saat melakukan penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu yang disembunyikan di atas genteng.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk mengelabui polisi tersangka ini menyimpan sabu di atas genteng rumah. Kita amankan barang bukti sabu sebanyak 15,54 gram," ujarnya.

Omsetnya puluhan juta rupiah

Dari pemeriksaan yang dilakukan, FR diketahui merupakan pemain lama yang merupakan seorang residivis kasus narkoba.

Dari hasil penjualan barang haram tersebut, FR mengaku mendapat keuntungan hingga Rp 65 juta per dua pekan.

Baca juga: Fakta Rektor Unipar Lecehkan Dosen, Akui Perbuatannya dan Mengundurkan Diri

Dalam menjalankan aksinya itu, mereka juga terbilang cukup rapi. Sebab, hanya orang tertentu saja pelangganya.

"Mereka cukup rapi untuk mencari pelanggan, karena hanya orang tertentu yang diberikan. Kita akan selidiki siapa saja jaringan ini," ungkapnya.

Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : I Kadek Wira Aditya



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Sumsel Akan Bangun Pos Pengisian Oksigen Gratis

Pemprov Sumsel Akan Bangun Pos Pengisian Oksigen Gratis

Regional
Baru Punya 1 Tempat Isolasi, Pemkot Malang Masih Survei Lokasi di 5 Kecamatan

Baru Punya 1 Tempat Isolasi, Pemkot Malang Masih Survei Lokasi di 5 Kecamatan

Regional
Gelar Sabung Ayam, Pria di Bali Dihukum Pakai Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Ceritanya

Gelar Sabung Ayam, Pria di Bali Dihukum Pakai Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Ceritanya

Regional
Kasus Pelecehan Oknum PNS di BPN Tasikmalaya Lanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Pelecehan Oknum PNS di BPN Tasikmalaya Lanjut ke Tahap Penyidikan

Regional
Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Regional
Demi Cinta, WN Malaysia Masuk Ilegal dan Menyelinap ke Penampungan Pekerja Migran Untuk Temani Istrinya

Demi Cinta, WN Malaysia Masuk Ilegal dan Menyelinap ke Penampungan Pekerja Migran Untuk Temani Istrinya

Regional
Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

Regional
Stok Vaksin di Sleman Menipis, Tersisa 200 Dosis

Stok Vaksin di Sleman Menipis, Tersisa 200 Dosis

Regional
Temukan Anaknya Tewas di Rumah, Seorang Ibu Jadi Saksi Utama, Ini Kronologinya

Temukan Anaknya Tewas di Rumah, Seorang Ibu Jadi Saksi Utama, Ini Kronologinya

Regional
Remaja di Lamongan Dicabuli Tukang Ojek, Bermula Kabur dari Asrama

Remaja di Lamongan Dicabuli Tukang Ojek, Bermula Kabur dari Asrama

Regional
Wisata Raja Ampat Ditutup Selama PPKM, Petugas Lakukan Patroli Rutin

Wisata Raja Ampat Ditutup Selama PPKM, Petugas Lakukan Patroli Rutin

Regional
Bantuan Kentang dan Telur Diduga 'Disunat', Warga Penerima BPNT di Banyumas Mengadu ke Polisi

Bantuan Kentang dan Telur Diduga "Disunat", Warga Penerima BPNT di Banyumas Mengadu ke Polisi

Regional
Kesal Sering Diomeli Korban, Suami Aniaya Istri dengan Air Panas Saat Terlelap Tidur

Kesal Sering Diomeli Korban, Suami Aniaya Istri dengan Air Panas Saat Terlelap Tidur

Regional
Insentif Nakes Covid-19 di Wonogiri Sudah Dibayar Pertengahan Juli

Insentif Nakes Covid-19 di Wonogiri Sudah Dibayar Pertengahan Juli

Regional
15 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Sumba Timur dalam 2 Pekan Terakhir

15 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Sumba Timur dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X