Ditemukan Virus Corona Varian Delta, Warga Karawang Diminta Waspada

Kompas.com - 21/06/2021, 21:31 WIB
Ilustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta. Shutterstock/angellodecoIlustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta.

KARAWANG, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang, Jawa Barat, meminta masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah.

Sebab, virus corona varian delta telah ditemukan di Karawang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengatakan, Covid-19 varian delta ini penularannya lebih cepat 60 persen dibanding varian virus corona sebelumnya.

Baca juga: 21 Orang di Karawang Terpapar Virus Corona Varian Delta

 

Virus ini, menurut Fitra, menyasar semua usia, baik muda maupun tua.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, karena memang sudah ditemukan (virus corona varian delta) ini benar-benar harus prokes dan juga harus benar -benar mengikuti anjuran pemerintah," ujar Fitra saat memberikan keterangan pers di Makodim 0604 Karawang, Senin (21/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Depok dan Karawang, Mohon Warga Tingkatkan Prokes

Saat ini ditemukan 21 orang di Karawang yang terpapar virus corona varian delta berdasarkan tes whole genome squencing.

Masing-masing berasal dari Kecamatan Kutawaluya 12 orang; Cikampek 2 orang; Telagasari 2 orang; Cilamaya Wetan 1 orang; Klari 1 orang; Kotabaru 1 orang; dan Telukjambe Timur ada 2 orang.

Sejumlah 20 orang kini telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR).

"Karenanya, 5M ini sudah wajib dan juga yang paling penting menghindari kerumunan, dan juga mengurangi mobilitas," ujar Fitra.

Fitra menyebut, tanpa peran serta masyarakat, Covid-19 tidak bisa dikendalikan.

Menurut Fitra, kuncinya adalah kepatuhan masyarakat terhadap anjuran pemerintah.

"Kami menganjurkan kepada masyarakat bukan untuk kami, tetapi juga untuk masyarakat," kata dia.

Kasus Covid-19 di Karawang naik secara signifikan sejak libur Lebaran.

Hingga Senin pukul 12.00 WIB, total kasus Covid-19 sejumlah 22.460 orang, naik 252 dari hari sebelumnya.

Adapun rinciannya 888 masih perawatan; 959 isolasi mandiri;19.925 sembuh; dan 668 meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Deni, Berjuang Dapatkan Haknya Setelah 16 Tahun Bekerja di Perusahaan Kontraktor

Kisah Deni, Berjuang Dapatkan Haknya Setelah 16 Tahun Bekerja di Perusahaan Kontraktor

Regional
Saat Aiptu Rozi Beri Uang Rp 50.000 untuk Bujuk Siswa yang Menangis karena Takut Jarum Suntik

Saat Aiptu Rozi Beri Uang Rp 50.000 untuk Bujuk Siswa yang Menangis karena Takut Jarum Suntik

Regional
Sopir Truk Kontainer yang Ditabrak Bus Sugeng Rahayu Diduga Kabur

Sopir Truk Kontainer yang Ditabrak Bus Sugeng Rahayu Diduga Kabur

Regional
Kampung Narkoba di Palembang Dilengkapi CCTV untuk Memantau Polisi

Kampung Narkoba di Palembang Dilengkapi CCTV untuk Memantau Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 September 2021

Regional
Bertemu di Tradisi Ya Qowiyyu Klaten, Ini yang Dibicarakan Airlangga dan Ganjar Pranowo

Bertemu di Tradisi Ya Qowiyyu Klaten, Ini yang Dibicarakan Airlangga dan Ganjar Pranowo

Regional
Bantuan 1.000 Ton Jagung Kementan Segera Habis, Peternak Ayam Blitar Tunggu Kepastian Janji Jokowi

Bantuan 1.000 Ton Jagung Kementan Segera Habis, Peternak Ayam Blitar Tunggu Kepastian Janji Jokowi

Regional
Mimpi Memicu Seorang Napi di Pekanbaru untuk Kabur dari Penjara

Mimpi Memicu Seorang Napi di Pekanbaru untuk Kabur dari Penjara

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2021

Regional
Pemkab dan DPRD Nganjuk Sepakati RPKU-PPPAS 2021, Sisa Anggaran Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Pemkab dan DPRD Nganjuk Sepakati RPKU-PPPAS 2021, Sisa Anggaran Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Regional
Jumlah Pengunjung Malioboro Mulai Berangsur Normal, tapi Daya Beli Masih Kurang

Jumlah Pengunjung Malioboro Mulai Berangsur Normal, tapi Daya Beli Masih Kurang

Regional
Gibran, Pendaki Gunung Guntur yang Hilang 6 Hari Akhirnya Ditemukan

Gibran, Pendaki Gunung Guntur yang Hilang 6 Hari Akhirnya Ditemukan

Regional
Tak Mau Mubazirkan Makanan, Kakek Beddu Punguti Beras yang Berceceran di Jalan: Hati Saya Miris

Tak Mau Mubazirkan Makanan, Kakek Beddu Punguti Beras yang Berceceran di Jalan: Hati Saya Miris

Regional
Seorang Petugas Rutan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anak

Seorang Petugas Rutan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anak

Regional
Minum Miras dan Obat Kuat, Pria di Banyuwangi Tewas, Sempat Mengeluh Sakit di Dada

Minum Miras dan Obat Kuat, Pria di Banyuwangi Tewas, Sempat Mengeluh Sakit di Dada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.