Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditemukan Virus Corona Varian Delta, Warga Karawang Diminta Waspada

Kompas.com - 21/06/2021, 21:31 WIB
Farida Farhan,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang, Jawa Barat, meminta masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah.

Sebab, virus corona varian delta telah ditemukan di Karawang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengatakan, Covid-19 varian delta ini penularannya lebih cepat 60 persen dibanding varian virus corona sebelumnya.

Baca juga: 21 Orang di Karawang Terpapar Virus Corona Varian Delta

 

Virus ini, menurut Fitra, menyasar semua usia, baik muda maupun tua.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, karena memang sudah ditemukan (virus corona varian delta) ini benar-benar harus prokes dan juga harus benar -benar mengikuti anjuran pemerintah," ujar Fitra saat memberikan keterangan pers di Makodim 0604 Karawang, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Depok dan Karawang, Mohon Warga Tingkatkan Prokes

Saat ini ditemukan 21 orang di Karawang yang terpapar virus corona varian delta berdasarkan tes whole genome squencing.

Masing-masing berasal dari Kecamatan Kutawaluya 12 orang; Cikampek 2 orang; Telagasari 2 orang; Cilamaya Wetan 1 orang; Klari 1 orang; Kotabaru 1 orang; dan Telukjambe Timur ada 2 orang.

Sejumlah 20 orang kini telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR).

"Karenanya, 5M ini sudah wajib dan juga yang paling penting menghindari kerumunan, dan juga mengurangi mobilitas," ujar Fitra.

Fitra menyebut, tanpa peran serta masyarakat, Covid-19 tidak bisa dikendalikan.

Menurut Fitra, kuncinya adalah kepatuhan masyarakat terhadap anjuran pemerintah.

"Kami menganjurkan kepada masyarakat bukan untuk kami, tetapi juga untuk masyarakat," kata dia.

Kasus Covid-19 di Karawang naik secara signifikan sejak libur Lebaran.

Hingga Senin pukul 12.00 WIB, total kasus Covid-19 sejumlah 22.460 orang, naik 252 dari hari sebelumnya.

Adapun rinciannya 888 masih perawatan; 959 isolasi mandiri;19.925 sembuh; dan 668 meninggal dunia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jalan Tol Yogyakarta-Solo Dibuka Fungsional Saat Arus Balik, Beroperasi Satu Arah

Jalan Tol Yogyakarta-Solo Dibuka Fungsional Saat Arus Balik, Beroperasi Satu Arah

Regional
14 Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Melarikan Diri

14 Pengungsi Rohingya di Aceh Timur Melarikan Diri

Regional
Judi Sabung Ayam di Jayapura Digerebek, 4 Orang Diamankan

Judi Sabung Ayam di Jayapura Digerebek, 4 Orang Diamankan

Regional
Viral Video Separuh Jamaah Pergi Saat Khatib Bahas Kecurangan Pemilu di Bantul

Viral Video Separuh Jamaah Pergi Saat Khatib Bahas Kecurangan Pemilu di Bantul

Regional
Kena Ledakan Petasan, Kaki Warga di Magelang Terluka Parah

Kena Ledakan Petasan, Kaki Warga di Magelang Terluka Parah

Regional
Kecapekan Berenang, Seorang Anak Perempuan Pingsan di Pantai Pangandaran

Kecapekan Berenang, Seorang Anak Perempuan Pingsan di Pantai Pangandaran

Regional
Adakan Open House, Pj Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Adakan Open House, Pj Gubernur Sulsel Minta Kepala Daerah Jaga Silaturahmi dan Kekompakan

Regional
1.722 Napi di Babel Terima Remisi, Negara Hemat Uang Makan Rp 81,2 Miliar

1.722 Napi di Babel Terima Remisi, Negara Hemat Uang Makan Rp 81,2 Miliar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Regional
Danramil Aradide Diduga Ditembak OPM Paniai yang Dipimpin Matias Gobay

Danramil Aradide Diduga Ditembak OPM Paniai yang Dipimpin Matias Gobay

Regional
Nekat Lalui Perlintasan Tanpa Palang, Mobil Pemudik Hancur Ditabrak Kereta Api di Madiun

Nekat Lalui Perlintasan Tanpa Palang, Mobil Pemudik Hancur Ditabrak Kereta Api di Madiun

Regional
Pemudik Motor Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

Pemudik Motor Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni

Regional
Cerita Pemudik Tempuh 330 Km dari Lampung Bawa Duku dan Hasil Kebun Buat Tetangga

Cerita Pemudik Tempuh 330 Km dari Lampung Bawa Duku dan Hasil Kebun Buat Tetangga

Regional
Drainase Mampet, Pemukiman Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir

Drainase Mampet, Pemukiman Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir

Regional
Libur Lebaran di Pantai Widuri Padat Pengunjung, Tiap Hari Ada yang Lapor Anak Hilang

Libur Lebaran di Pantai Widuri Padat Pengunjung, Tiap Hari Ada yang Lapor Anak Hilang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com