Pukul Istri karena Tak Terima Ponselnya Diperiksa, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Kompas.com - 20/06/2021, 16:36 WIB
Ilustrasi pemukulan KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi pemukulan

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan AR (25), mengantarkannya ke penjara.

Pria warga Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau itu menganiaya istrinya berinisial SA.

Baca juga: Terobos Sarang Buaya, Tim SAR Akhirnya Temukan Jenazah Penjaga Pintu Air yang Hilang

Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar mengatakan, pelaku tega memukul istrinya karena tak terima ponselnya diperiksa korban.

"Motif penganiayaan karena pelaku marah handphone-nya diperiksa oleh istrinya. Di dalam handphone istri menemukan suaminya menelepon wanita lain," kata Rusyandi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (20/6/2021).

Pelaku ditangkap di Kota Pekanbaru pada Jumat (18/6/2021).

Rusyandi menjelaskan, insiden pemukulan itu terjadi pada Senin (1/3/2021). Saat itu, korban pergi ke rumah temannya di Desa Kubang Jaya, Kabupaten Kampar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiba di rumah temannya itu, korban mengambil ponsel suaminya. Setelah memeriksa ponsel sang suami, korban menemukan catatan panggilan telepon kepada wanita lain.

Pelaku pun berusaha merampas ponselnya. Namun, korban tak mau menyerahkan. Pelaku marah dan memukul korban.

Atas perlakuan suaminya itu, korban tidak terima lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siak Hulu pada keesokan harinya.

"Setelah dilaporkan oleh istrinya kepada pihak kepolisian, pelaku AR tidak lagi pulang ke rumah dan juga tidak pernah menemui istrinya lagi," kata Rusyandi.

Polisi mengetahui keberadaan pelaku di Pekanbaru dan melakukan penangkapan pada Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Detik-detik Kanisius Diterkam Buaya Saat Memancing di Dekat Tambak Garam, Sempat Ditolong tetapi...

"Pelaku saat ini sudah ditahan di Polsek Siak Hulu," kata Rusyandi.

Akibat perbuatannya, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan disangka dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X