Kompas.com - 20/06/2021, 15:13 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com – Sebanyak 27 warga negara asing (WNA) asal Vietnam yang terjerat kasus pencurian ikan, dideportasi.

Mereka merupakan para pencuri ikan yang ditangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Laut Natuna, Kepulauan Riau.

Baca juga: Lukis Wajah Menyerupai Masker dan Kelabui Satpam Swalayan, WNA di Bali Terancam Denda hingga Deportasi

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak Iwan Irawan mengatakan, puluhan WNA itu bakal dipulangkan melalui Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Mereka akan transit di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Dari 27 WNA, tahap pertama 24 orang. Kemudian disusul tiga orang lain, karena masih menunggu pemberkasan,” kata Iwan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (20/6/2021).

Iwan memerinci, dari 27 WNA, sebanyak 22 di antaranya merupakan limpahan dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak.

Sementara lima orang lainnya merupakan limpahan dari Kejaksaan Negeri Pontianak.

“Seluruhnya terlibat kasus penangkapan ikan ilegal di wilayah laut Indonesia,” ucap Iwan.

Sebelum dideportasi, seluruh WNA telah menjalani tes cepat antigen dengan hasil nonreaktif.

Baca juga: Detik-detik Kanisius Diterkam Buaya Saat Memancing di Dekat Tambak Garam, Sempat Ditolong tetapi...

Selain itu, pihak Imigrasi Pontianak juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

“Kami saat ini sangat terkendala dengan bahan makanan detensi, sehingga pemulangan ini harus segera dilaksanakan meskipun bertahap,” kata Iwan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Setuju Jokowi Jadi Cawapres di 2024, Gibran: 'Wis Podo Tiga Periode Toh'

Tak Setuju Jokowi Jadi Cawapres di 2024, Gibran: "Wis Podo Tiga Periode Toh"

Regional
Kronologi Mahasiswa UIN Palembang Dianiaya Senior, Ditelanjangi hingga Disundut Rokok

Kronologi Mahasiswa UIN Palembang Dianiaya Senior, Ditelanjangi hingga Disundut Rokok

Regional
Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Investigasi Tuntas, Beri Sanksi yang Bersalah

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Investigasi Tuntas, Beri Sanksi yang Bersalah

Regional
Respons Jokowi soal Anies Jadi Capres Nasdem

Respons Jokowi soal Anies Jadi Capres Nasdem

Regional
Tahanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Meninggal Usai Terjatuh di Kamar Mandi

Tahanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Meninggal Usai Terjatuh di Kamar Mandi

Regional
Legenda Aji Saka dan Asal Usul Aksara Jawa

Legenda Aji Saka dan Asal Usul Aksara Jawa

Regional
Hari Ini, Denda Rp 1 Juta bagi Pemberi Uang dan Barang ke Gelandangan di Kota Semarang Diberlakukan

Hari Ini, Denda Rp 1 Juta bagi Pemberi Uang dan Barang ke Gelandangan di Kota Semarang Diberlakukan

Regional
Mahasiswa UIN Palembang Dianiaya Senior, Diduga karena Bocorkan Pungli Kegiatan Organisasi

Mahasiswa UIN Palembang Dianiaya Senior, Diduga karena Bocorkan Pungli Kegiatan Organisasi

Regional
Nasdem Resmi Usung Anies sebagai Capres, DPD Kota Semarang Siap Panaskan Mesin untuk Bergerak

Nasdem Resmi Usung Anies sebagai Capres, DPD Kota Semarang Siap Panaskan Mesin untuk Bergerak

Regional
Razia Balap Liar di Mataram, 282 Sepeda Motor Disita

Razia Balap Liar di Mataram, 282 Sepeda Motor Disita

Regional
Soal Polisi Gunakan Gas Air Mata Bubarkan Kerusuhan di Stadion, Ini Tanggapan Pengamat

Soal Polisi Gunakan Gas Air Mata Bubarkan Kerusuhan di Stadion, Ini Tanggapan Pengamat

Regional
Pelaku Pengeroyok Driver Ojol yang Viral di Semarang Ditangkap, Ngaku Minum Cong Yang Sebelum Pukul Korban

Pelaku Pengeroyok Driver Ojol yang Viral di Semarang Ditangkap, Ngaku Minum Cong Yang Sebelum Pukul Korban

Regional
Kebakaran Pasar 54 Amurang, Kepolisian Akan Periksa Saksi-saksi

Kebakaran Pasar 54 Amurang, Kepolisian Akan Periksa Saksi-saksi

Regional
PT Pupuk Iskandar Muda Alokasikan 136.105,18 Ton Urea Subsidi

PT Pupuk Iskandar Muda Alokasikan 136.105,18 Ton Urea Subsidi

Regional
Tragedi Kanjuruhan, Gibran ke Suporter Persis Solo: Kita Belajar dari Kesalahan Ini

Tragedi Kanjuruhan, Gibran ke Suporter Persis Solo: Kita Belajar dari Kesalahan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.