Pemilik Restoran Abal-abal yang Viral Jual Makanan di Lapak Online Ditangkap

Kompas.com - 19/06/2021, 06:41 WIB
Tangkapan layar video perempuan menunjukkan penipuan lapak makanan online (Kompas.co,/Achmad Faizal) Tangkapan layar video perempuan menunjukkan penipuan lapak makanan online (Kompas.co,/Achmad Faizal)

SURABAYA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menangkap dalang resto abal-abal di lapak online.

Wanita berinisial ES (35) asal Jalan Babatan Pratama Wiyung Kota Surabaya diamankan oleh Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

"Pelaku kami amankan di rumahya Perumahan Villa Riviera Kota Surabaya, hari Rabu (9/62021) kemarin sekira jam 12.55 WIB," ucap Kanit Resmob Iptu Arief Rizky Wicaksana, saat pers rilis di Mapolrestabes Surabaya, Jum'at (18/6/2021).

Dia diamankan atas dugaan tindak pidana pelaku usaha dilarang memproduksi dan atau memperdagangkan barang atau jasa yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang.

Baca juga: Viral, Video Diduga Resto Abal-abal Jual Makanan di Lapak Online, Ini Kata Polisi

ES mempunyai gerai makanan yang bisa dipesan melalui online.

Namun, siapa sangka jika makanan yang dipesan tidak sesuai dengan gambar pada gerai order online miliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Video pesanan konsumen pun sempat viral di platform media sosial setelah merasa tak puas dengan barang yang dipesannya.

"Sehingga korban sebagai konsumen merasa dirugikan atas perbuatan tersebut," papar Arief.

Atas dasar informasi itu pihak kepolisian mencari tahu siapa pelakunya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Arief telah diamankan barang bukti seperti lembar nota, flashdisk berisi rekaman video, foto makanan foto lokasi.

Kemudian, tangkapan layar bukti order pembayaran melalui OVO, 1 lembar spanduk tulisan Warung Makan Nasi Padang Sari Bundo, 4 bendel catatan kroscek stokan dan omzet, 2 buah buku kasbon dan catatan belanja dan 22 HP.

"Pelaku mengaku jika menjalankan usaha tersebut sejak bulan September tahun 2019, dan beroperasi pada 9 tempat lokasi usaha yang tersebar di wilayah Surabaya Barat, Surabaya Timur, Surabaya Selatan dan wilayah Sidoarjo," tutur dia.

 

Kepada polisi, pelaku mengaku baru setahun belakangan beraksi.

"Baru satu tahun berjalan, omzet keuntungannya sekitar 5 juta rupiah," kata pelaku.

Atas perbuatannya, ES kini harus mendekam di dalam jeruji besi Polrestabes Surabaya.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 62 Jo Pasal 8 Ayat (1) huruf F Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Sebelumnya diberitakan, video seorang perempuan membongkar penipuan yang dilakukan lapak makanan online di Surabaya, viral di media sosial, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Video Warga Rusak Pos Penyekatan Suramadu Viral, Wakapolda: Saya Minta Sabar dan Menahan Diri

Produk makanan yang dijual lapak itu disebut tidak sesuai dengan gambar makanan yang dipasang di akun jual beli online.

Dalam video yang diunggah akun @kdeviana Kamis (10/6/2021), perempuan itu juga membuka bungkus makanan yang dipesan oleh suaminya.

Mereka memesan 5 bungkus menu pecel dengan total Rp Rp 95.200. Namun, makanan yang didapat tidak sesuai espektasinya.

Perempuan tersebut akhirnya mengetahui alamat lapak penjual makanan dari jasa pengantar yang mengantarkan makanan itu kepadanya.

Sontak dia kaget lantaran tempat yang didatangi bukan restoran yang tertera di lapak jual beli online.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hati-hati, Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek

Hati-hati, Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek

Regional
Beri Kode Bersiul dan Nyalakan Korek Api, Kakek di Mataram Perkosa Bocah 13 Tahun hingga Hamil

Beri Kode Bersiul dan Nyalakan Korek Api, Kakek di Mataram Perkosa Bocah 13 Tahun hingga Hamil

Regional
4 Tempat Wisata di Palembang yang Bisa Jadi Pilihan

4 Tempat Wisata di Palembang yang Bisa Jadi Pilihan

Regional
Kronologi Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer yang Parkir di Pinggir Jalan, 2 Orang Tewas

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer yang Parkir di Pinggir Jalan, 2 Orang Tewas

Regional
TNI-Polri Kuasai Bandara Kiwirok, 17 Warga Berhasil Dievakuasi

TNI-Polri Kuasai Bandara Kiwirok, 17 Warga Berhasil Dievakuasi

Regional
Jawa Barat Kini Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19

Jawa Barat Kini Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19

Regional
Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Regional
Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Regional
Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Regional
Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Regional
Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

Regional
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Regional
Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara 'Chat' WhatsApp

Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara "Chat" WhatsApp

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.