Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Kompas.com - 18/06/2021, 20:35 WIB
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah kontrakan terduga teroris DR di Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (18/6/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah kontrakan terduga teroris DR di Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (18/6/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah rumah yang ditempati terduga teroris DR alias AQD di Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021).

Dalam penggeledahan, Densus 88 menemukan sebuah ransel bekas latihan.

Selain itu, petugas menemukan katapel, kaos bertuliskan jihad dan sejumlah dokumen di rumah pria yang sehari-hari dikenal warga sekitar sebagai pedagang sayur di Pasar Subuh Cikurubuk.

"Tadi ada bukti katapel, kaos, berkas dan ransel-ransel bekas latihan kata polisi tadi. Saya ikut ke dalam jadi saksi penggeledahan. Orangnya (DR) baik padahal, tiap hari kerja pergi ke pasar sebagai pedagang sayuran," ujar Ketua RT 003 Bojonglimus Abdul Hamid kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Abdul tak menduga di wilayahnya ada seseorang yang diduga jaringan teroris dan ditangkap Densus 88.

Apalagi, Abdul setiap hari selalu bertemu dengan DR saat pulang dari pasar menuju rumah kontrakannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi penggeledahan ada sekitar satu jam lamanya," kata Abdul.

Baca juga: 2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

Selain itu, Densus 88 juga menangkap BR (28) pada Jumat dini hari tadi.

Ketua RT Pangkalan, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Yeni Susana menjadi saksi penggeledahan di rumah BR (28).

Menurut Yeni, selama ini BR dikenal sebagai salah satu karyawan rumah sakit swasta ternama di Kota Tasikmalaya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, terduga teroris yang ditangkap merupakan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) jaringan Jawa Barat dan Priangan Timur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Regional
Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Regional
Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Regional
Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X