DPRD DIY Dukung Lockdown yang Diwacanakan Sultan HB X: Pemikiran Logis

Kompas.com - 18/06/2021, 18:35 WIB
Seorang warga berjalan di kawasan yang menerapkan lockdown skala mikro di Kelurahan Gandasari, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (8/6/2021). Pemerintah setempat menerapkan lockdown skala mikro setelah 57 warga di RW03 Kelurahan Gandasari,  Jatiuwung, terkonfirmasi positif COVID-19 yang tertular saat libur lebaran. ANTARA FOTO/Fauzan/nz ANTARA FOTO/FAUZANSeorang warga berjalan di kawasan yang menerapkan lockdown skala mikro di Kelurahan Gandasari, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (8/6/2021). Pemerintah setempat menerapkan lockdown skala mikro setelah 57 warga di RW03 Kelurahan Gandasari, Jatiuwung, terkonfirmasi positif COVID-19 yang tertular saat libur lebaran. ANTARA FOTO/Fauzan/nz

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Wacana lockdown untuk menekan penularan Covid-19 yang diwacanakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X menuai dukungan.

Salah satunya dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY.

Kebijakan membatasi kegiatan masyarakat secara total dianggap sebagai cara paling logis untuk mengurangi laju penularan virus corona.

"Melihat dari kenyataan yang ada, wacana lockdown di Yogyakarta ini sebenarnya adalah pemikiran yang logis ketika kita tidak mampu lagi mencegah laju penularan virus COVID-19 ini," kata Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: HB X soal Lonjakan Kasus Covid-19 di DIY: Satu-satunya Cara Lockdown Totally

Namun, Huda berharap ada rumusan aturan yang jelas dan alokasi anggaran yang memadai sebelum lockdown diterapkan.

Pemprov DIY juga harus memikirkan masyarakat luas yang menggantungkan hidupnya dengan penghasilan harian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, Huda masih memandang wacana lockdown yang dilontarkan HB X merupakan peringatan untuk warga DIY.

"Agar kita benar-benar melakukan protokol kesehatan mulai dari tingkat RT/RW hingga tingkat teratas," sebut Huda.

Baca juga: Sultan HB X Perketat Aturan PPKM Mikro, Undangan Acara di DIY Hanya Boleh 30 Persen Kapasitas Gedung

Sebelumnya diberitakan, HB X merasa pembatasan kegiatan masyarakat secara total sebagai satu-satunya cara untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada lebih dari 1.000 kasus orang terjangkit Covid-19 di DIY.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Regional
Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Regional
Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Regional
Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X