4 Kali Beraksi di Tegal, Penjambret yang Kerap Incar Perempuan Pengendara Motor Ditangkap

Kompas.com - 18/06/2021, 14:36 WIB
Pelaku penjambretan yang meresahkan warga diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota ke Mapolres setempat, Rabu (16/6/2021) malam. (Dok. Polres Tegal Kota) Tresno Setiadi/kompas.comPelaku penjambretan yang meresahkan warga diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota ke Mapolres setempat, Rabu (16/6/2021) malam. (Dok. Polres Tegal Kota)

TEGAL, KOMPAS.com - Seorang pemuda 21 tahun berinisial NRA ditangkap polisi karena kerap menjambret di wilayah Tegal, Jawa Tengah.

Tersangka ditangkap di kediaman orangtuanya di Kelurahan Kalinyamat Wetan, Kecamatan Tegal Selatan.

Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Syuaib Abdullah mengatakan, pelaku dalam beberapa hari terakhir sudah empat kali menjambret di Kota dan Kabupaten Tegal.

"Pelaku sudah kita amankan. Rencananya pelaku ini akan berangkat berlayar sebagai ABK. Kemungkinan untuk menghindari buruan polisi," kata Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Syuaib Abdullah, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Oknum Polisi Spesialis Jambret Beraksi dengan Modus Pinjam Ponsel, Lalu Kabur

Di Kota Tegal, pelaku pernah menjambret di sekitar Lapangan Bung Karno, Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, dan Jalan Gelatik, Kelurahan Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal awal Juni lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku berhasil merampas ponsel dari seorang perempuan yang sedang mengendarai sepeda motor seorang diri.

"Modusnya, pelaku mengendarai sepeda motor kerap mencari sasaran dan membuntuti calon korban (perempuan) kemudian memepet sepeda motor dan mengambil barang milik korban," kata Syuaib.

Baca juga: Diteriaki Maling lalu Panik Hendak Ditangkap, Penjambret Ponsel Lompat ke Kali

Setelah didalami, kata Syuaib, pelaku merupakan residivis kasus pencurian.

Bersama pelaku, turut diamankan barang bukti ponsel hasil jambret, dan sepeda motor yang digunakan pelaku berbuat kejahatan.

"Pelaku pencurian dengan pemberatan atau jambret ini disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Ketua MUI Labura, Terduga Pelaku Diduga Sakit Hati Ditegur Jarang Kenduri

Pembunuhan Ketua MUI Labura, Terduga Pelaku Diduga Sakit Hati Ditegur Jarang Kenduri

Regional
Duka Ghifari Bocah 8 Tahun, Ayah Ibu Meninggal karena Covid-19, Kini Anak Asuh Polres Sukoharjo

Duka Ghifari Bocah 8 Tahun, Ayah Ibu Meninggal karena Covid-19, Kini Anak Asuh Polres Sukoharjo

Regional
Dituding Lamban Jemput Jenazah di RSUD Daya Makassar, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Dituding Lamban Jemput Jenazah di RSUD Daya Makassar, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Sumbar Naik, 400 Dokter Terpapar dan 3 Meninggal, IDI: Beban Kerja Makin Berat

Kasus Covid-19 Sumbar Naik, 400 Dokter Terpapar dan 3 Meninggal, IDI: Beban Kerja Makin Berat

Regional
Tak Punya Pekerjaan Tetap, Pemuda Asal Lombok Ini Nekat Nikahi Dua Wanita, Begini Awal Mulanya

Tak Punya Pekerjaan Tetap, Pemuda Asal Lombok Ini Nekat Nikahi Dua Wanita, Begini Awal Mulanya

Regional
Dinkes Jember: Tempat Isolasi Terpusat Hotel Kebonagung Sudah Terisi 11 Orang

Dinkes Jember: Tempat Isolasi Terpusat Hotel Kebonagung Sudah Terisi 11 Orang

Regional
Sistem Ganjil Genap di Sumedang Dikritik Warga, Dianggap Berlebihan, Ini Tanggapan Satgas Covid-19

Sistem Ganjil Genap di Sumedang Dikritik Warga, Dianggap Berlebihan, Ini Tanggapan Satgas Covid-19

Regional
Viral, Video Wanita Ber-APD Bagikan Surat Bebas Covid-19 Seharga Rp 90.000 Dalam Bus, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Wanita Ber-APD Bagikan Surat Bebas Covid-19 Seharga Rp 90.000 Dalam Bus, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kepala BNPB Dorong Warga Lakukan Isolasi Terpusat di Shelter: Semua Sudah Disiapkan

Kepala BNPB Dorong Warga Lakukan Isolasi Terpusat di Shelter: Semua Sudah Disiapkan

Regional
Jemaah Umrah Harus Karantina 14 Hari di Negara Ketiga, Biaya Bisa Naik 3 Kali Lipat

Jemaah Umrah Harus Karantina 14 Hari di Negara Ketiga, Biaya Bisa Naik 3 Kali Lipat

Regional
Eijkman Temukan Varian Delta Plus Masuk ke Indonesia, Salah Satunya Ada di Jambi

Eijkman Temukan Varian Delta Plus Masuk ke Indonesia, Salah Satunya Ada di Jambi

Regional
Daftar Tempat Isolasi Terpusat di Banyuwangi, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon

Daftar Tempat Isolasi Terpusat di Banyuwangi, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon

Regional
Tak Bisa Berjualan Selama PPKM Darurat, PKL di Tegal Kibarkan Bendera Putih

Tak Bisa Berjualan Selama PPKM Darurat, PKL di Tegal Kibarkan Bendera Putih

Regional
Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Regional
Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X