Kades Bisa Belanjakan Anggaran Desa untuk Covid-19, Wagub Babel: Ada Hukumnya, Tak Perlu Khawatir

Kompas.com - 17/06/2021, 22:02 WIB
Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah saat menghadiri acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik secara virtual, Rabu (25/11/2020). DOK. Humas BabelGubernur Bangka Belitung Abdul Fatah saat menghadiri acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik secara virtual, Rabu (25/11/2020).

BANGKA, KOMPAS.com - Anggaran dari dana desa akan dioptimalkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19 di Kepulauan Bangka Belitung.

Berbekal sederet payung hukum dari pemerintah pusat, perangkat desa atau kepala desa (kades) diminta tidak khawatir lagi dalam membelanjakan anggaran yang mereka miliki.

Baca juga: Vaksinasi Gratis di Bangka Belitung Dibuka hingga Akhir Juni, Ini Cara Mendaftar dan Syaratnya

"Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro resmi dilanjutkan. Ini akan didukung dari transfer dana pusat melalui dana desa," kata Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah saat rapat koordinasi di Gedung Tribrata Polda, Kamis (17/6/2021).

Besaran dana yang bisa digunakan oleh kepala desa berkisar delapan persen dari pagu dana desa dari tiap desa. 

"Saat ini tercatat dana desa penanganan Covid-19 mencapai Rp 19,4 miliar dari total pagu anggaran Rp334,5 miliar atau sekitar 5,82 persen," ujar Fatah.

Baca juga: Di Bangka Belitung, Pasien Covid-19 Laki-laki Lebih Banyak yang Meninggal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fatah menuturkan, dasar hukum penggunaan Dana Desa merujuk pada Instruksi Mendagri No 3/2020 Tentang Penanggulangan Covid-19 melalui APBDes dan Instruksi Mendes PDTT No 1/2021 Tentang Penggunaan Dana Desa 2021 dalam Pemberlakuan PPKM Berskala mikro di Desa.

Kemudian ada Instruksi Mendagri No 13/2021 tentang Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan, serta Surat Edaran Mendagri No. 143/575/SJ tentang Percepatan dan Pelaksanaan Dana Desa Tahun 2021.

"Para kepala desa agar tidak perlu ragu dalam pengunaan dana tersebut karena sudah ada dasar hukumnya," ungkap wagub.

Perlu diketahui, PPKM Mikro di Kepulauan Bangka Belitung dilakukan bersamaan dengan pembatasan tempat kerja 50 persen Work From Home (WFH) dan 50 persen Work From Office (WFO).

Kemudian ada pula kegiatan belajar mengajar secara online, aturan restoran untuk makan di tempat 50 persen dari kapasitas dan jam operasionalnya, serta pusat perbelanjaan dibatasi hingga pukul 21.00 dengan protokol kesehatan lebih ketat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

BOR Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Semarang Turun, tapi ICU Masih Penuh

Regional
Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Polda Jatim Pantau Aktivitas Calo Plasma Konvalesen di Media Sosial

Regional
Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Terlibat Jual Beli Surat PCR Palsu, Oknum PNS Ditangkap, Sudah Beraksi 5 Kali

Regional
Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Banyak Warga Termakan Hoaks, Keterisian Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Wonogiri Minim

Regional
Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Puluhan Orang di Garut Keracunan, Diduga akibat Makanan

Regional
Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Nakes Bertumbangan, RSUD Wates Buka Lowongan Perawat Besar-besaran

Regional
Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Kronologi Seorang Pemuda Tewas Saat Latihan Silat, Berawal Dipukul Pelatih di Bagian Dada

Regional
Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Hadiah Rp 100 Juta untuk Desa yang Berhasil Pertahankan Wilayah Bebas Karhutla

Regional
Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Kisah Bagas, Atlet Panahan Asal Klaten di Olimpiade Tokyo, Warisi Bakat dari Ibu

Regional
Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Selama 6 Bulan Terakhir, 17 TKW Cianjur Bermasalah di Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X