Bupati Maluku Tengah Janji Kirim Obat-obatan dan Tenaga Medis ke Lokasi Pengungsian

Kompas.com - 17/06/2021, 15:20 WIB
Sejumlah pengungsi korban gempa di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah masih tetap bertahan di hutan, Kamis (17/6/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSejumlah pengungsi korban gempa di Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah masih tetap bertahan di hutan, Kamis (17/6/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua berjanji menyalurkan bantuan obat-obatan dan tenaga kesehatan ke sejumlah lokasi pengungsian. 

Sampai saat ini, masih banyak warga Maluku Tengah yang bertahan di lokasi pengungsian usai gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah itu.

“Pertama untuk obat-obatan itu kita akan segera salurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk juga tenaga kesehatan,” kata Abua kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon seluler, Kamis (17/6/2021).

Ia mengatakan bantuan obat-obatan dan tenaga medis bagi para pengungsi merupakan kebutuhan mendesak. Pemerintah Kabupaten pun akan memperhatikan kebutuhan itu.

Baca juga: Ultah ke-94 Persebaya, Lagu Song For Pride Akan Bergema di 10 Lampu Lalu Lintas Surabaya

“Itu kebutuhan sudah tentu akan menjadi perhatian kita,” katanya.

Adapun soal keluhan tenda, MCK, air bersih, selimut, bahan makanan, dan kebutuhan lainnya, akan ditindaklanjuti selanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Makanya saat datang ke lokasi pengungsian tadi untuk mendata kebutuhan-kebutuhan apa saja yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” katanya.

Abua telah mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian di wilayah tersebut bersama dinas sosial ketahanan pangan, BPBD, dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Vaksin di Lhokseumawe Hanya Cukup untuk Satu Hari, Kiriman Kemenkes Tak Kunjung Tiba

Stok Vaksin di Lhokseumawe Hanya Cukup untuk Satu Hari, Kiriman Kemenkes Tak Kunjung Tiba

Regional
Usai Dituding Hamil Palsu, Pemilik Warkop yang Dianiaya Satpol PP Disebut Serobot Makam Pahlawan

Usai Dituding Hamil Palsu, Pemilik Warkop yang Dianiaya Satpol PP Disebut Serobot Makam Pahlawan

Regional
Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Regional
Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Regional
Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Regional
Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Regional
Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Regional
Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Regional
Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Regional
92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

Regional
Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Regional
Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Regional
Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Regional
Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Regional
RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X