Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Bangkalan Keluarkan Surat Edaran Batasi Aktivitas Warga karena Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Isinya

Kompas.com - 16/06/2021, 16:51 WIB
Muchlis,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SURABAYA KOMPAS.com - Pemkab Bangkalan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 360/095/433.208/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada Masa Pandemi Covid-19, tertanggal 16 Juni 2021.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Sugianto Zain membenarkan adanya surat yang ditandatangani langsung oleh Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron tersebut.

Surat edaran itu dikeluarkan sebagai upaya mengendalikan kasus Covid-19 di Bangkalan yang kini telah berstatus zona merah.

"Iya betul bapak bupati telah mengeluarkan SE terkait penetapan zona merah dan pembatasan kegiatan masyarakat," kata Agus saat dihubungi via pesan WhatsApp, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Viral, Video Pengendara Motor Tagih Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan Suramadu, Ini Kata Polisi

Dalam surat edaran, Bupati Bangkalan menyampaikan lima poin penting yang menjadi perhatian khusus bagi jajarannya.

Poin pertama dan kedua yakni menetapkan Bangkalan sebagai zona merah dan meminta agar masyarakat membatasi aktivitas agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti kegiatan sosial budaya, pendidikan, ibadah, wisata dan lainnya.

Pada poin ketiga, Bupati juga meminta agar para camat, Danramil, Kapolsek dan seluruh kepala desa se-Bangkalan memaksimalkan PPKM Mikro.

Upaya ini juga melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah tersebut.

Baca juga: 577 Warga Kabur dan Tinggalkan KTP Saat Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Sanksinya

 

Ilustrasi virus coronaSHUTTERSTOCK/ker_vii Ilustrasi virus corona
Sedangkan poin keempat, bupati meminta agar penegak perda (satpol PP) dengan melibatkan TNI dan Polri meningkatkan pengawasan melalui operasi yustisi dan menindak para pelanggar protokol kesehatan di lapangan.

Poin lainnya, masyarakat Bangkalan diminta selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun/handsanitizer, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi).

Berikut isi surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Bangkalan:

Baca juga: Viral, Video Pengendara Motor Tagih Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan Suramadu, Ini Kata Polisi

1. Saat ini Pemerintah Pusat telah menetapkan Kabupaten Bangkalan sebagai ZONA MERAH penyebaran Covid-19;

2. Kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bangkalan untuk membatasi aktifitas dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan mulai dari kegiatan sosial budaya, pendidikan, ibadah, wisata dan kuliner;

3. Kepada Camat, Danramil serta Kapolsek, Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Bangkalan dengan melibatkan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat di wilayahnya untuk memaksimalkan pelaksanaan PPKM Mikro di wilayahnya;

4. Kepada Satuan Polisi Pamong Praja dengan melibatkan TNI - Polri untuk meningkatkan pengawasan, melakukan operasi yustisi dan penegakan hukum lainnya terhadap pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan;

Baca juga: Undang 65 Warga di Acara Peringatan Kematian Suami, Warga Ini Ternyata Positif Corona, 47 Tamu Reaktif

5. Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bangkalan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun/handsanitizer, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi).

Sebelumnya, Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron pernah menyampaikan akan melakukan pengetatan yang melibatkan forum pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan perangkat desa setempat, dengan harapan mobilitas warga bisa terpantau. 

"Hasil rakor kemarin, yaitu  masing masing desa harus diketatkan dan pengawasannya harus terjaga betul sehingga mobilitas warga ini akan terpantau," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pengakuan Sarmo Pembunuh Berantai di Wonogiri, Korban Dikubur di Bawah Tempat Tidur

Pengakuan Sarmo Pembunuh Berantai di Wonogiri, Korban Dikubur di Bawah Tempat Tidur

Regional
Sopir yang Hanyut dengan Truknya di Banjarnegara Ditemukan Tewas

Sopir yang Hanyut dengan Truknya di Banjarnegara Ditemukan Tewas

Regional
Kejaksaan Purbalingga Sita Pom Mini yang Jadi Alat Pemalsuan Nota BBM

Kejaksaan Purbalingga Sita Pom Mini yang Jadi Alat Pemalsuan Nota BBM

Regional
Saat Zulkifli Hasan Cemburu Jokowi Serius Perhatikan NTT...

Saat Zulkifli Hasan Cemburu Jokowi Serius Perhatikan NTT...

Regional
12 Hari Masa Kampanye, Bawaslu Mataram Bubarkan 9 Aktifitas Kampanye

12 Hari Masa Kampanye, Bawaslu Mataram Bubarkan 9 Aktifitas Kampanye

Regional
Sosok Sarmo Pembunuh Berantai di Wonogiri, Racuni 2 Korban Pakai Apotas

Sosok Sarmo Pembunuh Berantai di Wonogiri, Racuni 2 Korban Pakai Apotas

Regional
PDI-P Cabut Laporan Polisi, Rocky Gerung: Lebih Baik Terlambat daripada Dungu

PDI-P Cabut Laporan Polisi, Rocky Gerung: Lebih Baik Terlambat daripada Dungu

Regional
Prabowo: Saya Tidak Mengajak Saudara Pilih Saya, Tapi Berdoa dalam Hati

Prabowo: Saya Tidak Mengajak Saudara Pilih Saya, Tapi Berdoa dalam Hati

Regional
Beri Sambutan saat HUT PSI, Prabowo Ngaku Kewalahan Jadi Anak Buah Jokowi

Beri Sambutan saat HUT PSI, Prabowo Ngaku Kewalahan Jadi Anak Buah Jokowi

Regional
Gibran saat di Karawang: Santai, Dijogetin Aja.....

Gibran saat di Karawang: Santai, Dijogetin Aja.....

Regional
PSI Klaim Dukungan Jokowi dalam Baliho Kampanye, Pengamat: Manfaatkan Endorsement Jokowi untuk Menangkan Pemilu

PSI Klaim Dukungan Jokowi dalam Baliho Kampanye, Pengamat: Manfaatkan Endorsement Jokowi untuk Menangkan Pemilu

Regional
Tanggapi Ganjar soal Nusakambangan, Anies Sebut Koruptor Harus Dimiskinkan, RUU Perampasan Aset Obat Mujarab

Tanggapi Ganjar soal Nusakambangan, Anies Sebut Koruptor Harus Dimiskinkan, RUU Perampasan Aset Obat Mujarab

Regional
Ada Kaos dan Spanduk Bertuliskan 'PSI PARTAI JOKOWI', Grace Natalie: Sesuai Tulisannya

Ada Kaos dan Spanduk Bertuliskan "PSI PARTAI JOKOWI", Grace Natalie: Sesuai Tulisannya

Regional
Mic Sering Mati saat Sambutan, Kaesang: Belum Masuk Senayan Mic Sudah Mati

Mic Sering Mati saat Sambutan, Kaesang: Belum Masuk Senayan Mic Sudah Mati

Regional
Kisah Pulau Galang, dari Kamp Vietnam, RSKI Covid-19, hingga Opsi Penampungan Pengungsi Rohingya

Kisah Pulau Galang, dari Kamp Vietnam, RSKI Covid-19, hingga Opsi Penampungan Pengungsi Rohingya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com