Anak Balita di Sumbar Berpotensi Alami Kematian akibat Covid-19

Kompas.com - 16/06/2021, 11:48 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid-19

PADANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Sumatera Barat mencatat sebanyak tujuh orang anak-anak yang meninggal akibat Covid-19 sepanjang pandemi.

Jumlah itu setara dengan 0,68 persen dari total 1.028 jumlah kasus meninggal karena Covid-19 di Sumbar.

"Dari data kami ada tujuh orang anak-anak yang meninggal karena Covid-19. Dominasi usia lanjut 60 tahun ke atas yang jumlahnya 50 persen lebih," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Arry Yuswandi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Pada Anak, IDAI: Setiap Minggu Ribuan Anak Meninggal

Arry menyebutkan dari tujuh orang itu malahan ada yang balita dengan usia 1 hari, 26 hari dan 21 minggu.

Sedangkan empat orang lainnya berusia 17 tahun, 16 tahun dan dua orang berusia 8 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Sedangkan untuk daerahnya, dua orang berasal dari Pasaman Barat dan masing-masing satu dari Pesisir Selatan, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Agam dan Padang Pariaman.

Arry menjelaskan kecendrungan orang terpapar Covid-19 di Sumbar masih didominasi kalangan usia lanjut dan dewasa.

"Untuk anak-anak masih sekitar 1 persen. Dominasi masih usia lanjut dan dewasa," jelas Arry.

Menurut Arry, pasien yang meninggal itu mayoritas memiliki penyakit bawaan sehingga terjadi komplikasi.

"Karena ada penyakit bawaan itu membuat pasien komplikasi. Ini faktor utama pasien meninggal dunia," jelas Arry.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, mengatakan bahwa kasus Covid-19 pada anak di Indonesia sekitar 11-12 persen.

Ini termasuk kasus Covid-19 anak yang tertinggi di dunia. Masalahnya, jumlah kematian anak balita selama pandemi meningkat hampir 50 persen.

Setidaknya ada 1.000 kematian anak di Indonesia setiap minggunya.

Memang sejak awal banyak ahli, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF mengatakan bahwa kasus Covid-19 pada anak jarang terjadi.

Namun dikatakan Aman, dari data yang dilihat IDAI, ada banyak kasus Covid-19 pada anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Regional
Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Regional
Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Regional
Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Regional
Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Regional
Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Regional
Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Regional
Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Regional
Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah 'Kader Celeng'

Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah "Kader Celeng"

Regional
Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.