Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Kompas.com - 16/06/2021, 06:30 WIB
Achro (81) seorang lansia warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan kondisi istrinya setelah divaksin Covid-19. Kata dia, istrinya mengalami perubahan, di antaranya jadi pelupa. KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINAchro (81) seorang lansia warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan kondisi istrinya setelah divaksin Covid-19. Kata dia, istrinya mengalami perubahan, di antaranya jadi pelupa.

LEBAK, KOMPAS.com - Saat berlangsung sosialisasi vaksin di acara Komunikasi sosial dengan komponen masyarakat yang digelar oleh Batalyon Mandala Yudha, Lebak, Banten, Selasa (15/06/2021), seorang kakek mengeluhkan istrinya jadi pelupa usai divaksin

Kakek Achro (81), warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluh jika kondisi istrinya setelah divaksin Covid-19 jadi pelupa.

"Istri saya jadi pelupa, semacam linglung, tadi saya mau berangkat ke sini juga dikasih uang Rp 5.000, dia kukuh bilang itu Rp 100.000," kata Achro mengawali penjelasan saat diberi kesempatan bertanya.

Baca juga: Kakek Ini Mengeluh Istrinya Jadi Pelupa Usai Divaksin, Tak Bisa Bedakan Gula dan Garam, Ini Kata Dokter

Achro mengaku bingung dengan kondisi istrinya, kata dia sebelum divaksin, kondisinya baik-baik saja bahkan jarang mengeluh sakit.

Istrinya yang berusia 60 tahun tersebut, kata dia, sehari-harinya adalah sebagai ibu rumah tangga biasa.

Lebih lanjut dia menjelaskan, awalnya istrinya mengeluh sakit kepala, setelah beberapa hari, kejadian-kejadian lupa mulai muncul. Bahkan saat masak juga tidak bisa membedakan gula dan garam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau masak sekarang asin," kata dia.

Baca juga: Lansia 60 Tahun Jadi Pelupa Usai Divaksin, Dokter: Baru Pertama Kali Dengar Ada Efek Samping Itu...

Usai divaksin, istri jadi pelupa, sang kakek justru makin bugar

Kondisi sebaliknya justru terjadi pada Kakek Achro, dia mengatakan tidak merasakan efek sakit apa-apa setelah divaksin. Justru saat ini kondisinya malah semakin bugar.

Dia mengatakan, bersama sang istri dirinya divaksin di sebuah rumah sakit di kota Serang atas rekomendasi babinsa setempat.

Dia divaksin pada tanggal 17 Mei lalu dan akan mendapat giliran vaksin kedua pada 10 Agustus mendatang. Namun dia lupa vaksin jenis apa yang dipakai.

"Ini sudah dapat sms dapat panggilan vaksin kedua 10 Agustus," kata Kakek Achro.

Baca juga: Usai Divaksin, Komandan Brimob Meriang, Sembuh, Sesak, lalu Meninggal

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PT HM Sampoerna Kena Sanksi Satgas Covid-19, Berjanji Patuhi Aturan Pemerintah

PT HM Sampoerna Kena Sanksi Satgas Covid-19, Berjanji Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Jumlah Jalan Disekat di Tegal Berkurang

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jumlah Jalan Disekat di Tegal Berkurang

Regional
Baliho Promo Kedai Ramen 'Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden' Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Baliho Promo Kedai Ramen "Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden" Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Regional
Menteri PUPR Sebut Penambahan Bed ICU RSUP Dr Sardjito Ditarget Rampung 5 Hari

Menteri PUPR Sebut Penambahan Bed ICU RSUP Dr Sardjito Ditarget Rampung 5 Hari

Regional
Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Regional
Menhub Budi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Merak, Harap Awak Kapal hingga Warga Pesisir Segera Divaksin

Menhub Budi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Merak, Harap Awak Kapal hingga Warga Pesisir Segera Divaksin

Regional
Sempat Kehabisan Oksigen Selama 3,5 Jam, RS Paru Jember Kewalahan Tangani Pasien

Sempat Kehabisan Oksigen Selama 3,5 Jam, RS Paru Jember Kewalahan Tangani Pasien

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Jember, Ini Perannya

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Jember, Ini Perannya

Regional
PPKM Level 4 di Tasikmalaya, Pedagang Bersyukur Jalan Dalam Kota Mulai Kembali Normal

PPKM Level 4 di Tasikmalaya, Pedagang Bersyukur Jalan Dalam Kota Mulai Kembali Normal

Regional
Gara-gara Ada Dooprize iPhone, Karyawan yang Awalnya Enggan Divaksin Jadi Antusias...

Gara-gara Ada Dooprize iPhone, Karyawan yang Awalnya Enggan Divaksin Jadi Antusias...

Regional
Pascagempa M 6,5 di Tojo Una-una, Warga Bertahan Berdesakan di Pengungsian, Belum Berani Pulang

Pascagempa M 6,5 di Tojo Una-una, Warga Bertahan Berdesakan di Pengungsian, Belum Berani Pulang

Regional
Kapal Kandas, 587 Penumpang KM Tidar Tujuan Ambon Dievakuasi

Kapal Kandas, 587 Penumpang KM Tidar Tujuan Ambon Dievakuasi

Regional
Ironis, Saat Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, di Depan RS Justru Terjadi Kerumunan Balap Liar

Ironis, Saat Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, di Depan RS Justru Terjadi Kerumunan Balap Liar

Regional
Cerita Dokter Keluarga: Akidi Tio Orangnya 'Low Profile', Suka Bantu Sesama tapi Enggan Diberitakan

Cerita Dokter Keluarga: Akidi Tio Orangnya "Low Profile", Suka Bantu Sesama tapi Enggan Diberitakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X