Kompas.com - 15/06/2021, 12:56 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Upaya penyelundupan puluhan ekor ular Sanca dari Sumatra Utara digagalkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Tim gabungan yang terdiri dari Balai Karantina Pertanian Lampung, BKSDA, dan KSKP Bakauheni mengendus upaya penyelundupan satwa liar itu pada Senin (14/6/2021) sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Juni 2021

Kasi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung, Akhir Santoso mengatakan, puluhan ekor ular Sanca Gendang itu hendak diselundupkan ke Tangerang melalui bus penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

"Ada 20 ekor ular jenis Sanca Gendang. Diselundupkan menggunakan bus antarprovinsi," kata Santoso dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Jadwal Penghentian Siaran TV Analog di Banten, Lampung, dan Bangka Belitung

Adapun puluhan ekor ular yang ditemukan tersebut memiliki panjang rata-rata 1,5 - 2 meter.

Dari keterangan sopir bus, puluhan ekor ular itu dikemas menggunakan keranjang buah dan dititipkan melalui satu agen bus penumpang.

Saat ditemukan, keranjang buah tersebut diletakan di dalam bagasi bawah kabin bus penumpang.

"Selain tidak dilaporkan kepada Petugas Karantina di tempat pengeluaran, satwa tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen yang dipersyaratkan," kata Santoso.

Santoso menambahkan, penyelundupan satwa liar itu telah melanggar undang-undang kekarantinaan.

Undang-undang yang dilanggar adalah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

"Ancaman pidana kurungan penjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar," kata Santoso.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Ketapang Bunuh Istri dan Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Pria di Ketapang Bunuh Istri dan Anaknya yang Berusia 7 Tahun

Regional
18 Polisi Operator Senjata Pelontar Diperiksa Propam Terkait Tragedi Kanjuruhan

18 Polisi Operator Senjata Pelontar Diperiksa Propam Terkait Tragedi Kanjuruhan

Regional
Belasan Anggota Geng Motor yang Berulah di Banyumas Ditangkap, 6 Jadi Tersangka

Belasan Anggota Geng Motor yang Berulah di Banyumas Ditangkap, 6 Jadi Tersangka

Regional
ASN Dibacok Saat Lerai Bentrok Warga di Ambon, Kapolda Minta Siskamling Diaktifkan

ASN Dibacok Saat Lerai Bentrok Warga di Ambon, Kapolda Minta Siskamling Diaktifkan

Regional
Data Korban Simpang Siur, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Terpusat Tragedi Kanjuruhan

Data Korban Simpang Siur, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Terpusat Tragedi Kanjuruhan

Regional
Pengantin Baru yang Tenggelam di Pantai Kalaki Bima Akhirnya Ditemukan

Pengantin Baru yang Tenggelam di Pantai Kalaki Bima Akhirnya Ditemukan

Regional
Mahasiswa di Palembang Dianiaya Senior, Ibu Korban: Jujur, Setiap Malam Saya Menangis...

Mahasiswa di Palembang Dianiaya Senior, Ibu Korban: Jujur, Setiap Malam Saya Menangis...

Regional
Ratusan Driver Gojek Balikpapan Demo, Ini Tuntutannya

Ratusan Driver Gojek Balikpapan Demo, Ini Tuntutannya

Regional
Tak Setuju Jokowi Jadi Cawapres di 2024, Gibran: 'Wis Podo Tiga Periode Toh'

Tak Setuju Jokowi Jadi Cawapres di 2024, Gibran: "Wis Podo Tiga Periode Toh"

Regional
Kronologi Mahasiswa UIN Palembang Dianiaya Senior, Ditelanjangi hingga Disundut Rokok

Kronologi Mahasiswa UIN Palembang Dianiaya Senior, Ditelanjangi hingga Disundut Rokok

Regional
Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Investigasi Tuntas, Beri Sanksi yang Bersalah

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Investigasi Tuntas, Beri Sanksi yang Bersalah

Regional
Respons Jokowi soal Anies Jadi Capres Nasdem

Respons Jokowi soal Anies Jadi Capres Nasdem

Regional
Tahanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Meninggal Usai Terjatuh di Kamar Mandi

Tahanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Meninggal Usai Terjatuh di Kamar Mandi

Regional
Legenda Aji Saka dan Asal Usul Aksara Jawa

Legenda Aji Saka dan Asal Usul Aksara Jawa

Regional
Hari Ini, Denda Rp 1 Juta bagi Pemberi Uang dan Barang ke Gelandangan di Kota Semarang Diberlakukan

Hari Ini, Denda Rp 1 Juta bagi Pemberi Uang dan Barang ke Gelandangan di Kota Semarang Diberlakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.