Sayembara Cari Istri Hilang, Pria Ini Terus Naikkan Hadiah, Awalnya Rp 75 Juta, Kini Rp 150 Juta

Kompas.com - 14/06/2021, 20:02 WIB
Inilah istri Khairuddin Siregar, Ervina Lubis (40), yang sedang dicari dengan sayembara berhadiah Rp 150 juta. Dok. Facebook Khairuddin SiregarInilah istri Khairuddin Siregar, Ervina Lubis (40), yang sedang dicari dengan sayembara berhadiah Rp 150 juta.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Khairuddin Siregar belum berhasil menemukan istri tercintanya, Ervina Lubis (40).

Warga Jalan Plamboyan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, ini membuat sayembara dengan nilai yang fantastis.

Sayembara dibuat demi menemukan sang istri yang sudah pergi entah ke mana.

Pria dengan sapaan Ucok Regar, itu awalnya membuat sayembara dengan hadiah Rp 75 juta bagi yang bisa menemukan istrinya.

Setelah itu, dinaikkan menjadi Rp 100 juta. Tak sampai di situ, sekarang ditambah lagi hadiahnya menjadi Rp 150 juta.

Baca juga: 3 Sayembara Viral di Medsos, dari Suami Cari Istri hingga Majikan Cari Pegawainya yang Kabur

Penambahan hadiah sayembara Rp 150 juta dibenarkan Khairuddin saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (14/6/2021) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, bagi yang menemukan istri saya dapat imbalan Rp 150 juta," ujar Khairuddin.

Dia mengatakan, sampai hari ini, kurang lebih kurang tiga bulan berusaha mencari istrinya.

Ia berharap melalui sayembara sang istri cepat ditemukan.

"Sudah mau tiga bulan istri saya belum ditemukan. Saya berharap semoga cepat ditemukan," sebut Khairuddin.

Baca juga: Bikin Sayembara Berhadiah Rp 75 Juta untuk Menemukan Istri, Pria Ini Didatangi Polisi

Sudah lapor polisi, tapi belum membuahkan hasil

Selain sayembara, dia juga mengaku sudah membuat laporan orang hilang ke Polsek Tampan di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Saya sudah bikin laporan ke Polsek Tampan," kata Khairuddin.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Tampan Hotmartua Ambarita membenarkan jika laporan orang hilang atas nama Ervina Lubis sudah masuk ke polseknya. 

Laporan tersebut diterima Polsek Tampan pada 19 April 2021. 

"Benar laporannya sudah kita terima," ujar Hotmartua Ambarita melalui pesan WhatsApp ke Kompas.com, Selasa (15/06/2021). 

Namun sejak April hingga Juni, polisi belum juga dapat mendeteksi keberadaan Ervina.

Menurut Hotmartua Ambarita sendiri, pihak Polsek Tampan hingga saat ini masih berupaya mencari keberadaan Ervina. 

"Sampai sekarang belum ditemukan, namun akan terus kami upayakan," tutup Hotmartua Ambarita. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Angka Positif Covid-19 Anak Tembus 2.080 Kasus, IDAI Sumbar: Hati-hati Minta Sekolah Gelar Tatap Muka

Regional
Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Cerita Kakek Syafarudin Ingin Dapat Vaksin, Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km, Viral Setelah Direkam Satgas IDI

Regional
Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Wali Kota Blitar Pertanyakan Kepedulian Perusahaan Saat Pandemi Covid-19

Regional
Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Ratusan Sopir Terkunci di Yalimo, Kapolda Papua: Kami Upayakan Pembukaan Akses

Regional
Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Pengusaha di Magelang Sumbang 1,05 Ton Telur untuk Nakes

Regional
Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Wagub Banten: Saya Kehilangan 4 Anggota Keluarga karena Covid, Virus Ini Jangan Dianggap Sepele

Regional
Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Pembagian BST Rp 600.000 Timbulkan Kerumunan, Camat: Keinginan Dapat Bansos Kalahkan Rasa Takut Covid-19

Regional
92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

92 Persen Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal karena Belum Divaksin

Regional
Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Kronologi 26 Penumpang Kapal Tepergok Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu Senilai Rp 1,3 Juta

Regional
Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Alumni SMP di Pasuruan Bentuk Satgas Bantu Pasien Isoman, Sediakan Ambulans hingga Oksigen

Regional
Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Uang Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tabungan Semasa Hidupnya, Wasiat ke Anak Disumbangkan Bantu Masyarakat Sumsel

Regional
Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Kronologi Suami Siram Seember Air Panas ke Istrinya yang Tidur, Emosi karena Korban Acuh Tak Acuh

Regional
RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

RSUD Kotapinang Diduga Beri Infus Kedaluwarsa pada Balita, Ini Tanggapan Dinkes

Regional
5.656 Warga Binaan Rutan dan Lapas di Jatim Sudah Divaksin Covid-19

5.656 Warga Binaan Rutan dan Lapas di Jatim Sudah Divaksin Covid-19

Regional
Kematian Akibat Covid-19 Solo Tinggi, Gibran: Pasiennya Bukan dari Solo Semua

Kematian Akibat Covid-19 Solo Tinggi, Gibran: Pasiennya Bukan dari Solo Semua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X