Bus Rombongan Peziarah Dikejar Tim Satgas Covid-19 Saat Berusaha Kabur, Satu Orang Reaktif

Kompas.com - 14/06/2021, 16:47 WIB
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga melakukan tes rapid antigen kepada romongan ziarah wali yang dicegat di garasi PO Mega Holiday, Minggu (13/6/2021). KOMPAS.COM/Dok Humas Polres PurbalinggaTim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga melakukan tes rapid antigen kepada romongan ziarah wali yang dicegat di garasi PO Mega Holiday, Minggu (13/6/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Bus yang mengangkut rombongan peziarah diketahui berusaha kabur saat diminta rapid tes antigen oleh petugas di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (13/6/2021).

Mendapat laporan itu, polisi langsung turun tangan untuk melakukan pengejaran.

Bus tersebut akhirnya berhasil ditemukan di garasi PO Bus Mega Holiday, Kecamatan Kalimanah sesaat kemudian.

“Kami dapat informasi 73 jemaah ini tidak mau tes antigen, malah cenderung menghindari petugas dari kewajiban rapid,” kata Kabag Ops Polres Purbalingga Pujiono saat dkonfirmasi, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Aksi Satgas Covid-19 Purbalingga Kejar Rombongan Ziarah Wali yang Menolak Dites Antigen

Satu orang reaktif

Setelah berhasil diamankan itu, puluhan peziarah tersebut langsung dilakukan rapid tes antigen oleh tim Satgas Penanganan Covid-19 Purbalingga.

Dari 73 orang yang dilakukan rapid tes antigen itu, satu di antaranya diketahui reaktif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai tindaklanjutnya, satu jemaah tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tes PCR dan menjalani perawatan.

“Malam itu juga langsung kami lakukan rapid antigen kepada 73 jemaah di tempat,” ujarnya.

“Kami juga mendapat informasi jika ada satu jemaah yang sudah turun di jalan, langsung kami tracing dan ketemu, alhamdulillah setelah tes non-reaktif,” tambahnya.

Baca juga: Video Viral Seorang Emak-emak Gagalkan Aksi Pencopetan, Ini Kata Polisi

Pujiono menegaskan, pihaknya tidak melarang warga untuk melakukan mobilisasi yang sifatnya lokal.

Namun demikian, ia berharap masyarakat dapat memperhatikan protokol kesehatan dan membawa hasil rapid tes antigen saat bepergian ke luar kota.

Hal itu diperlukan untuk menghindari munculnya klaster baru penyebaran Covid-19. Terlebih lagi, saat ini kasus covid-19 di Jawa Tengah sedang mengalami lonjakan.

Penulis : Kontributor Banyumas, M Iqbal Fahmi | Editor : Dony Aprian



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Peringatan, Pelaku Usaha di Solo yang Langgar PPKM Level 4 Langsung Ditutup

Tak Ada Peringatan, Pelaku Usaha di Solo yang Langgar PPKM Level 4 Langsung Ditutup

Regional
Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Regional
Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Regional
Fotonya Menghadiri Acara Pernikahan Saat PPKM Darurat Viral, Ini Penjelasan Bupati Ponorogo

Fotonya Menghadiri Acara Pernikahan Saat PPKM Darurat Viral, Ini Penjelasan Bupati Ponorogo

Regional
Curi Etalase Rokok karena Impitan Ekonomi, Driver Ojol Ini Malah Dihadiahi Sembako

Curi Etalase Rokok karena Impitan Ekonomi, Driver Ojol Ini Malah Dihadiahi Sembako

Regional
Keluhan Pelaku Wisata di Banyuwangi: Tak Bisa Apa-apa, Tak Dapat Apa-apa

Keluhan Pelaku Wisata di Banyuwangi: Tak Bisa Apa-apa, Tak Dapat Apa-apa

Regional
Plt Bupati Nganjuk Sumbangkan Gaji dan Tunjangan, Ajak Warga Saling Bantu di Tengah Pandemi

Plt Bupati Nganjuk Sumbangkan Gaji dan Tunjangan, Ajak Warga Saling Bantu di Tengah Pandemi

Regional
Tikam Menantunya Sendiri di Pasar, Seorang Mertua Ditetapkan DPO oleh Polisi

Tikam Menantunya Sendiri di Pasar, Seorang Mertua Ditetapkan DPO oleh Polisi

Regional
Terapkan PPKM Level 4, Wakil Wali Kota Kupang: Tidak Pakai Masker Kami Larang Masuk

Terapkan PPKM Level 4, Wakil Wali Kota Kupang: Tidak Pakai Masker Kami Larang Masuk

Regional
Sebuah Warkop di Pontianak Dirazia Petugas, 34 Pengunjung Positif Covid-19

Sebuah Warkop di Pontianak Dirazia Petugas, 34 Pengunjung Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Tewas Dikeroyok Debt Collector, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Kronologi Pria Tewas Dikeroyok Debt Collector, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
7 Pegawai PN Jember Terpapar Covid-19, Kegiatan Sidang Ditunda Seminggu

7 Pegawai PN Jember Terpapar Covid-19, Kegiatan Sidang Ditunda Seminggu

Regional
Kebutuhan Melonjak Drastis, Stok Oksigen Tabung di Cianjur Semakin Menipis

Kebutuhan Melonjak Drastis, Stok Oksigen Tabung di Cianjur Semakin Menipis

Regional
Ini yang Wajib Diketahui Pelaku Perjalanan Selama PPKM Level 4 di Sumba Timur

Ini yang Wajib Diketahui Pelaku Perjalanan Selama PPKM Level 4 di Sumba Timur

Regional
Penutupan Kegiatan Wisata di Gunung Gede Pangrango Kembali Diperpanjang, Ini Ketentuan Terbarunya

Penutupan Kegiatan Wisata di Gunung Gede Pangrango Kembali Diperpanjang, Ini Ketentuan Terbarunya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X