Hibur Pasien Covid-19, Kapolres dan Ketua DPRD Tegal Bernyanyi di Halaman Gedung Isolasi

Kompas.com - 13/06/2021, 20:41 WIB
Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari bersama Ketua DPRD Kusnendro, dan jajaran kepolisian saat bernyanyi dan menari untuk menghibur pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi terpusat di Rusunawa Tegalsari, Kota Tegal, Minggu (13/6/2021). Tresno Setiadi/kompas.comKapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari bersama Ketua DPRD Kusnendro, dan jajaran kepolisian saat bernyanyi dan menari untuk menghibur pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi terpusat di Rusunawa Tegalsari, Kota Tegal, Minggu (13/6/2021).

TEGAL, KOMPAS.com - Polisi di Kota Tegal, Jawa Tengah turut membantu upaya proses penyembuhan pasien Covid-19 sedang menjalani isolasi mandiri terpusat di Rusunawa Tegalsari, Tegal Barat, Minggu (13/6/2021).

Caranya, menghibur dengan live musik yang digelar secara sederhana di halaman rusun.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, para bapak dan ibu polisi dari jajaran Polres Tegal Kota bernyanyi dan menari.

Baca juga: Langgar Prokes, Wisatawan dan Pedagang Pantai Alam Indah Tegal Di-swab

Pasien yang awalnya malu-malu, pada akhirnya mau menyaksikan dengan melihat keluar jendela kamarnya dari lantai atas.

Tampak Kapolres AKBP Rita Wulandari dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kusnendro bernyanyi membawakan lagu yang diminta pasien Covid-19. 

"Alhamdulillah terhibur. Bu, boleh minta request lagu dangdut 'Juragan Empang'"," kata salah satu pasien dari kamar di lantai dua melongok keluar jendela.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya pasien, tenaga kesehatan yang sedang beristirahat menangani pasien juga tampak menikmati hiburan yang tak pernah ada sebelumnya itu.

Baca juga: Kasus Pencabulan 5 Bocah SD di Tegal, Polisi Beri Tips Cegah Anak Jadi Korban Atau Pelaku

Bahkan tampak dari luar, mereka sedang menari-nari kecil di ruang kerjanya.

Kapolres AKBP Rita Wulandari mengatakan, hiburan tersebut sebagai wujud empati polisi untuk membantu terapi kesembuhan pasien Covid-19.

"Ini sebagai bentuk empati kami untuk meningkatkan imunitas warga kita yang sedang isolasi mandiri terpusat di Rusunawa. Harapannya mereka tidak stress dan secepatnya kembali sehat," kata Rita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Regional
Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Regional
Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X