Polisi Minta Pembunuh Sopir Taksi Online di Aceh Serahkan Diri: Kalau Tidak Kami Uber Sampai Ketemu

Kompas.com - 13/06/2021, 15:55 WIB
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy.

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim Kejahatan dan Tindak Kekerasan (Jatanras) Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dan Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe masih memburu duo pelaku pembunuhan terhadap C (40) sopir taksi online asal Medan, Sumatera Utara yang mayatnya ditemukan di kawasan wisata Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.

Keduanya berinisial Y dan L, warga Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Satu pelaku lainnya MYS (28), warga Desa Laksamana, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, kini ditahan di Polres Lhokseumawe.

Baca juga: Kronologi Sopir Taksi Online Wanita Tewas di Gunung Salak Aceh, Berawal Terima Telepon

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh Kombes Pol Winardy menyebutkan, polisi sudah mengantongi ciri-ciri kedua pelaku.

“Kami pastikan, semua pelaku dalam pembunuhan ini kita buru. Kita imbau dia menyerahkan diri baik-baik. Kalau tidak menyerah pun, tetap kita uber sampai ketemu,” kata Winardy saat dihubungi, Minggu (13/6/2021).

Dia menyebutkan, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada sudah memberikan instruksi pada tim Jatanras untuk memburu kedua pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembunuhan dengan modus perampokan mobil itu diungkap polisi empat hari setelah mayat korban ditemukan.

“Kami maksimalkan seluruh kemampuan tim lapangan. Semoga ini bisa ketemu segera dua pelaku lagi yang belum tertangkap,” sebut Winardy.

Baca juga: Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Wanita Ternyata Sindikat Pencurian Mobil yang Selalu Beraksi di Gunung Salak Aceh

Sebelumnya diberitakan, mayat C ditemukan pada 7 Juni 2021 di kawasan wisata Gunung Salak, Aceh Utara, sekitar enam kilometer dari ruas jalan utama.

Temuan mayat itu menghebohkan warga dan dinyakini sebagai pembunuhan karena luka di sekujur tubuh korban.

Belakangan diketahui C adalah pengemudi taksi online yang dibunuh saat mengantar penumpang dari Medan, Sumatera Utara, ke Aceh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X