Ada Instruksi dari Kapolri, Ratusan Terduga Preman di Semarang Ditangkap

Kompas.com - 13/06/2021, 14:38 WIB
Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (12/6/2021). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (12/6/2021).

SEMARANG, KOMPAS.com - Polisi menggalakkan operasi penindakan aksi premanisme di sejumlah titik wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hal ini menyusul instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rangka pemantapan Harkamtibnas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

"Pagi tadi mulai dari pukul 09.00 sampai sekitar pukul 13.00 WIB kami melaksanakan operasi premanisme di wilayah Kota Semarang," jelas Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Kapolda NTT Berantas Premanisme, Razia Preman Pelabuhan hingga Terminal Bus

Ada sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi penindakan aksi premanisme tersebut mulai dari terminal, pasar, tempat wisata dan simpang-simpang jalan.

"Operasi ini tentunya untuk mengamankan berbagai gangguan yang meresahkan warga Kota Semarang," ucapnya.

Setidaknya ada sebanyak 281 orang yang diduga preman hingga juru parkir liar telah diamankan di Mapolrestabes Semarang karena dinilai meresahkan warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Adapun dari hasil operasi, ada sebanyak 281 orang yang diamankan seperti juru parkir liar, Pak Ogah, pengamen, anak jalanan kemudian preman-preman di pasar dan tukang palak, tukang peras berhasil kita amankan," katanya.

Baca juga: 6 Preman Pengeroyok Anggota TNI AL di Terminal Bungurasih Ditangkap

Di halaman Mapolrestabes, ratusan orang tersebut dikumpulkan untuk didata dan diberi pembinaan dengan penerapan protokol kesehatan.

Mereka juga dibagikan masker supaya mencegah terjadinya penularan Covid-19 dan diperingati untuk selalu menjaga jarak.

"Tapi khusus untuk yang ada kaitanya dengan pelanggaran hukum seperti pungutan liar (pungli) dan parkir liar akan tetap kita proses secara hukum," tegasnya.

Recky mengimbau kepada masyarakat Kota Semarang untuk segera melapor apabila mengalami peristiwa kriminal termasuk premanisme.

Warga Kota Semarang bisa memanfaatkan saluran aduan masyarakat melalui aplikasi Libas.

Layanan aduan masyarakat tersebut mudah diakses dan akan cepat ditindaklanjuti petugas piket command center.

Baca juga: Fakta Anggota TNI AL Dikeroyok 10 Preman di Terminal, Diteriaki Maling, 4 Ditangkap, 6 Buron

"Kita juga sudah launching 110, jadi nanti dimanfaatkan. Karena saya pastikan polisi khususnya Polrestabes Semarang akan melakukan quick response," pungkasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam operasi ini yakni, uang tunai sebesar Rp 1.840.000, 48 bendera pengatur lalu lintas, papan stop, peluit dan berbagai alat lainnya yang digunakaan saat beraksi di lapangan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaguar, Merpati Kolong di Pekalongan Laku Rp 1,5 Miliar, Ini Cerita Pemiliknya

Jaguar, Merpati Kolong di Pekalongan Laku Rp 1,5 Miliar, Ini Cerita Pemiliknya

Regional
PPKM di Ambon Sudah Level 2 tetapi PTM Belum Diterapkan, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan

PPKM di Ambon Sudah Level 2 tetapi PTM Belum Diterapkan, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan

Regional
Banjir Terjang Kampar Riau, Sebanyak 100 KK Tercatat Jadi Korban

Banjir Terjang Kampar Riau, Sebanyak 100 KK Tercatat Jadi Korban

Regional
PTM Jalan Terus meski Ada Klaster Covid-19 di Sekolah, Bupati Wonogiri: Tidak Sepakat

PTM Jalan Terus meski Ada Klaster Covid-19 di Sekolah, Bupati Wonogiri: Tidak Sepakat

Regional
Terlibat Bentrokan 2 Ormas di Cianjur,  6 Orang Diamankan Polisi

Terlibat Bentrokan 2 Ormas di Cianjur, 6 Orang Diamankan Polisi

Regional
Senat Soll, Tokoh KKB Pecatan TNI Meninggal, RS Bhayangkara: Saat Tertembak Ada Bakteri Masuk

Senat Soll, Tokoh KKB Pecatan TNI Meninggal, RS Bhayangkara: Saat Tertembak Ada Bakteri Masuk

Regional
Dua Begal Baku Tembak dengan Polisi Saat Hendak Diringkus, Akhirnya Tewas

Dua Begal Baku Tembak dengan Polisi Saat Hendak Diringkus, Akhirnya Tewas

Regional
Pesawat Pengangkut BBM untuk Mesin PLTD Tergelincir di Bandara Krayan Kaltara

Pesawat Pengangkut BBM untuk Mesin PLTD Tergelincir di Bandara Krayan Kaltara

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Praktik Prostitusi Sesama Jenis, Tawarkan Jasa Pijat Plus Plus Lewat Medsos

Polisi Tangkap Pelaku Praktik Prostitusi Sesama Jenis, Tawarkan Jasa Pijat Plus Plus Lewat Medsos

Regional
Pelaku Pembunuhan Sadis Mantri Hewan di OKU Timur Tertangkap, Motifnya Diduga Masalah Asmara

Pelaku Pembunuhan Sadis Mantri Hewan di OKU Timur Tertangkap, Motifnya Diduga Masalah Asmara

Regional
Covid-19 di Kulon Progo Melandai, Tak Ada Lagi Kecamatan Zona Merah dan BOR Tinggal 11 Persen

Covid-19 di Kulon Progo Melandai, Tak Ada Lagi Kecamatan Zona Merah dan BOR Tinggal 11 Persen

Regional
Cerita Perajin Wayang Kulit di Banyuwangi, Kesulitan Mencari Penerus

Cerita Perajin Wayang Kulit di Banyuwangi, Kesulitan Mencari Penerus

Regional
Demonstrasi Peringatan 2 Tahun Tewasnya Randi dan Yusuf di Kendari Berakhir Ricuh

Demonstrasi Peringatan 2 Tahun Tewasnya Randi dan Yusuf di Kendari Berakhir Ricuh

Regional
Peternak Duga karena Jokowi, Harga Telur di Blitar Merangkak Naik ke Rp 16.000 Per Kg

Peternak Duga karena Jokowi, Harga Telur di Blitar Merangkak Naik ke Rp 16.000 Per Kg

Regional
Soal Kegiatan Skala Besar Boleh Digelar, Bupati Karawang: Kami Belum Berani

Soal Kegiatan Skala Besar Boleh Digelar, Bupati Karawang: Kami Belum Berani

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.