Ini Penyebab Utama Banjir Bandang di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung

Kompas.com - 12/06/2021, 16:46 WIB
Sebanyak 159 rumah di Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung terenda banjir setelah sebuah tanggul sungai jebol pada Jumat (11/6/2021) pukul 18.30 WIB. Dari jumlah tersebut, 34 rumah diantaranya mengalami rusak berat. Dokumentasi BPBD JabarSebanyak 159 rumah di Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung terenda banjir setelah sebuah tanggul sungai jebol pada Jumat (11/6/2021) pukul 18.30 WIB. Dari jumlah tersebut, 34 rumah diantaranya mengalami rusak berat.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Ahmad Johara menjabarkan sebab utama banjir bandang yang terjadi di wilayah Solokan Jeruk, Kabuapaten Bandung pada Jumat (11/6/2021) malam.

Dihubungi lewat telepon seluler, Ahmad mengatakan, banjir itu disebabkan tanggul penahan sementara tak mampu menahan luapan air Sungai Cisunggalah.

Baca juga: Tanggul Sungai Jebol, 159 Rumah di Solokan Jeruk Terendam

Ia menerangkan, pada 1 Juni lalu, banjir serupa terjadi di tempat yang sama.

Saat itu, tanggul yang jebol ditutup karung pasir agar air tak meluap. Namun, pada Jumat malam, curah hujan yang tinggi membuat debit air naik dan membuat tanggul sementara kembali jebol.

"Jadi penyebabnya banjir bandang itu karena tanggul jebol. Pada 1 Juni lalu tanggul pernah jebol, ditutuplah dengan karung pasir. Jumat malam, debit air kembali tinggi sehingga ada remebesan air dan jebol lagi," kata Ahmad.

Saat ini, kata Ahmad, warga terdampak mengungsi di rumah tetangga dan kerabatnya. BPBD sempat menawarkan untuk membuka tenda peleton, namun belum ada lokasi yang representatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi warga sendiri mereka mengungsi di rumah tetangga. Kita sempat tawarkan tenda peleton tapi gak ada lahan memadai," ucapnya.

Baca juga: Viral, Video Kuda Penarik Delman Terkapar dan Kejang-kejang di Jalan, Diduga Kelelahan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

Regional
Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Regional
Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Regional
Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Regional
Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Regional
Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Regional
Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Regional
Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Regional
Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Regional
Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Regional
139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

Regional
PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

Regional
PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X