Dua Siswi SMP yang Videonya Viral Berkelahi di Lapangan Sudah Saling Memaafkan

Kompas.com - 12/06/2021, 10:07 WIB
Video dua orang siswi SMP berkelahi di lapangan lembah hijau di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara viral di media sosial, Jumat (11/6/2021). KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEVideo dua orang siswi SMP berkelahi di lapangan lembah hijau di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara viral di media sosial, Jumat (11/6/2021).

KOMPAS.com - SS (14), dan VY (14), dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang videonya viral berkelahi di Lapangan Lembah Hijau Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, sudah saling memaafkan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Baubau Zainal Rio Candra Tangkari.

Kata Rio, kedua siswi tersebut sepakat berdamai dan kemudian bersalaman. Mereka juga dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi.

“Kita berinisiatif mempertemukan kedua belah pihak, khususnya kedua pelajar tersebut yang masih anak-anak di bawah umur dengan diikuti orangtuanya. Kita mempertemukan, kita berikan pengertian dan pemahaman,” kata Rio.

Baca juga: Usai Aniaya Driver Ojol hingga Tak Sadarkan Diri, Pelaku lalu Bakar Jasad Korban Pakai Daun Kering

Masih kata Rio, perkelahian itu terjadi karena mereka sama-sama emosi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhamdulillah ini semata-mata karena emosi dan bisa pertemukan dengan cara baik-baik dan kita berikan pengertian agar bisa lebih baik lagi kedepannya dan semua selesai,” ujarnya.

Baca juga: Tersinggung, Dua Siswi SMP Berkelahi di Lapangan, Direkam Temannya dan Videonya Viral

Viral di media sosial

Ilustrasi media sosialKOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi media sosial

Aksi perkelahian dua siswi SMP ini sempat viral di media sosial.

Diketahui, kedua SMP itu merupakan pelajar di salah Kota Baubau. Mereka berkelahi di Lapangan Lembah Hijau, pada Rabu (9/6/2021).

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak terlihat keduanya masih menggunakan seragam SMP.

Baca juga: Kronologi Video Viral Petugas Perbaikan ATM Dikeroyok 3 Pria karena Tak Bayar Uang Parkir

Perkelahian itu disebabkan VY yang tersinggung dengan perkataan SS hingga terjadi duel antar mereka.

“Hiyaa,, picahh,, kau beraniii,” terdengar suara seorang wanita dalam video yang beredar tersebut, Jumat (11/6/2021).

Saat keduanya berkelahi, teman-temannya tidak menahannya, mereka malah merekamnya dengan ponsel hingga akhirnya viral di media sosial.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Begal yang Bunuh Driver Ojol: Ingin Punya Motor

 

(Penulis : Kontributor Baubau, Defriatno Neke | Editor : Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Regional
Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Regional
Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Regional
Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Regional
Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Regional
Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Regional
Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Regional
Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.