Tersinggung, Dua Siswi SMP Berkelahi di Lapangan, Direkam Temannya dan Videonya Viral

Kompas.com - 12/06/2021, 07:59 WIB
Video dua orang siswi SMP berkelahi di lapangan lembah hijau di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara viral di media sosial, Jumat (11/6/2021). KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEVideo dua orang siswi SMP berkelahi di lapangan lembah hijau di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara viral di media sosial, Jumat (11/6/2021).

BAUBAU, KOMPAS.com – Video dua orang siswi SMP berkelahi di lapangan lembah hijau di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara viral di media sosial, Jumat (11/6/2021).

Perkelahian kedua siswi yang masih menggunakan seragam sekolah ini disebabkan karena tersinggung dengan perkataan dari salah satu siswi sehingga terjadi duel di antara keduanya.  

“Hiyaa,, picahh,, kau beraniii,” terdengar suara seorang wanita dalam video yang beredar tersebut, Jumat (11/6/2021). 

Baca juga: Wanita Hamil Dikubur di Galian Septic Tank, Kakak: Selama Siti Hilang Kami Tak Curigai Suami

Belakangan siswi yang berkelahi tersebut berinisial SS (14) dan VY (14) merupakan pelajar SMP Negeri 17 Kota Baubau . 

VY mengaku tersinggung dengan ucapan SS yang ditujukan pada dirinya, sehingga terjadi duel di lapangan lembah hijau Rabu (9/6/2021). 

Perkelahian tersebut kemudian  direkam dengan kamera ponsel oleh teman-temannya yang ikut menonton dan bukan menahannya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi kemudian menelusuri video viral tersebut dan berhasil mengetahui kedua identitas kedua siswi tersebut.

Kedua siswi dan perekam video kemudian dibawa ke Polsek Wolio bersama orangtuanya dan guru sekolahnya untuk dimediasi. 

Baca juga: Zona Merah di Jateng Jadi 11, Ganjar Ungkap Catatan Penting dari Jokowi

Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, yang berada di Polsek Wolio, memberikan nasehat kedua siswi tersebut agar tidak berkelahi dan saling memaafkan. 

“Kita berinisiatif mempertemukan kedua belah pihak, khususnya kedua  pelajar tersebut yang masih anak-anak di bawah umur dengan diikuti orangtuanya.  Kita mempertemukan, kita berikan pengertian dan pemahaman,” kata Rio. 

Kedua siswi tersebut sepakat berdamai dan kemudian bersalaman. Keduanya kemudian dibuatkan sirat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi. 

“Alhamdulillah ini semata-mata karena emosi dan bisa pertemukan dengan cara baik-baik dan kita berikan pengertian agar bisa lebih baik lagi kedepannya dan semua selesai,” ujar Rio.  

  



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Polisi Bantah Amankan 2 Orang Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa hingga Rugikan Negara Rp 600 Juta, Mantan Kades Bonder Lombok Tengah Ditahan

Regional
Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget Sampai Teriak

Ini Kesaksian Siswi SMK di Palangkaraya yang Kena Peluru Nyasar: Saya Kaget Sampai Teriak

Regional
Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Wabup Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, PKB Jatim: Hanya Miskomunikasi

Regional
Tolak Proyek 'Malioboro' Tegal,  PKL Hingga Sopir Angkot Geruduk DPRD

Tolak Proyek "Malioboro" Tegal, PKL Hingga Sopir Angkot Geruduk DPRD

Regional
Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Regional
Ini Isi 'Chat' WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Ini Isi "Chat" WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Regional
Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Regional
4 Ekor Paus Mati Terdampar dalam 2 Pekan di Pantai Bima, BKSDA Sebut Fenomena Baru

4 Ekor Paus Mati Terdampar dalam 2 Pekan di Pantai Bima, BKSDA Sebut Fenomena Baru

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kades Nyentrik Sulap Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata | Perumahan Angling Dharma yang Dikira Kerajaan

[POPULER NUSANTARA] Kades Nyentrik Sulap Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata | Perumahan Angling Dharma yang Dikira Kerajaan

Regional
Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Regional
'Kalau KKP Tak Bisa Bantu Nelayan, Minimal Jangan Mempersulit'

"Kalau KKP Tak Bisa Bantu Nelayan, Minimal Jangan Mempersulit"

Regional
Sempat Berkilah, Ibu yang Jambak Anaknya Langsung Pucat Saat Polisi Datang dan Perlihatkan Video yang Viral

Sempat Berkilah, Ibu yang Jambak Anaknya Langsung Pucat Saat Polisi Datang dan Perlihatkan Video yang Viral

Regional
Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, Wabup: Isinya Fitnah, Menyerang Pribadi dan Keluarga Saya

Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, Wabup: Isinya Fitnah, Menyerang Pribadi dan Keluarga Saya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.