Kasus Anggota TNI Pukul Karyawan SPBU, Denpom: Kita Monitor sampai Persidangan

Kompas.com - 11/06/2021, 17:10 WIB
Foto : Sreenshot Video Oknum Anggota TNI Tampar Petugas di SPBU di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (25/5/2021). IstimewaFoto : Sreenshot Video Oknum Anggota TNI Tampar Petugas di SPBU di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (25/5/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/1 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan seorang oknum anggota TNI dari Kodim 1603/Sikka sebagai tersangka.

Adapun kasus yang menjeratnya yaitu terkait penamparan kepada seorang karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sikka beberapa waktu lalu.

Komandan Denpom IX/1 Kupang, Letkol Cpm Joao Cesar Dacosta Corte mengatakan, meski antara korban dan tersangka sebelumnya sudah berdamai, namun, proses hukum tetap berlanjut.

Baca juga: Anggota TNI yang Pukul Karyawan SPBU Jadi Tersangka, Ditahan di Denpom Kupang

Penetapan tersangka itu setelah pihaknya bersama dengan Subdenpom IX/1-1 Endi melakukan penyelidikan dan penahanan kepada yang bersangkutan selama 20 hari.

Menurutnya, berkas perkara dan tersangka saat ini sudah dilimpahkan kepada kepada Otmil III-Kupang.

Untuk memastikan proses hukum kepada yang bersangkutan sesuai prosedur yang berlaku, pihaknya berjanji akan melakukan pengawasan hingga sidang digelar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita akan monitor sampai dengan persidangan di Pengadilan Militer Kupang,"ujar Joao, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Anggota TNI yang Pukul Karyawan SPBU Jadi Tersangka, Ditahan di Denpom Kupang


Kronologi kejadian

Seperti diketahui, kasus oknum TNI menampar petugas SPBU tersebut sebelumnya viral di media sosial.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Selasa (26/5/2021) di SPBU Waipare, Maumere, Sikka.

Alasan tersangka melakukan penamparan itu karena tidak terima ditegur korban yang melihatnya menyerobot antrean.

"Di SPBU, ia melihat antrean panjang. Beliau langsung ke depan. Biasanya memang kita sudah ada kerja sama untuk anggota TNI atau Polri, apabila mendesak terkait tugas yang akan dilaksanakan, itu bisa didahulukan. Tetapi, ada kesalahpahaman dengan anggota SPBU, sehingga terjadinya insiden itu," kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 1603 Sikka Letnan Kolonel Inf M Zulnaendra Utama.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Penembakan Anggota TNI dan Istri di Lampung

Setelah rekaman video yang memperlihatkan anggotanya melakukan tindak kekerasan itu viral di media sosial, upaya mediasi dengan korban juga telah dilakukan.

Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Dheri Agriesta



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Regional
Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Regional
4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

Regional
Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Regional
Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Regional
Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

Regional
Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Regional
Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Regional
6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
400 Tahun Hilang dari Peradaban, Rato Salu Maoge Pamona dari Kerajaan Tertua di Sulsel Bangkit Kembali

400 Tahun Hilang dari Peradaban, Rato Salu Maoge Pamona dari Kerajaan Tertua di Sulsel Bangkit Kembali

Regional
Setelah Beberapa Hari Isolasi Mandiri, Wali Kota Pontianak Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah Beberapa Hari Isolasi Mandiri, Wali Kota Pontianak Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Pemuda yang Bakar Habis Rumah Orangtua dan Serang Ayahnya, Polisi Sebut Pelaku Miliki Gangguan Jiwa

Pemuda yang Bakar Habis Rumah Orangtua dan Serang Ayahnya, Polisi Sebut Pelaku Miliki Gangguan Jiwa

Regional
Potensi Thorium Babel Belum Dikelola Optimal, Padahal Lebih Ramah Lingkungan

Potensi Thorium Babel Belum Dikelola Optimal, Padahal Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Disaksikan Istri, Pria di Bali Setubuhi Keponakan yang Masih di Bawah Umur

Disaksikan Istri, Pria di Bali Setubuhi Keponakan yang Masih di Bawah Umur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X