Mengenang Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong, Merakyat, Jago Nyanyi dan Pernah Jadi Penata Rambut

Kompas.com - 11/06/2021, 16:45 WIB
Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong Dok. FacebookWakil Bupati Sangihe Helmud Hontong

MANADO, KOMPAS.com - Meninggalnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong menyisakan kenangan dan rasa kehilangan bagi banyak orang, apalagi warga asli Sangihe.

Itu karena Helmud dikenal warga sosok yang rendah hati dan merakyat.

Helmud meninggal dunia saat perjalanan pulang dari Bali menuju Manado via Makassar, Rabu (9/6/2021). Helmud Hontong menumpangi pesawat Lion Air JT-740.

Helmud lahir di Desa Mahengetang, Kecamatan Tatoareng, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Baca juga: Jemput Jenazah Wakil Bupati Sangihe, Warga Berkumpul di Pelabuhan

Pria kelahiran 9 November 1962 itu pernah duduk di kursi DPRD. Ia menjabat sebagai anggota DPRD Kepulauan Sangihe selama dua periode.

Helmud maju dalam pemilihan legislatif lewat Partai Golkar. Ia pun memegang jabatan strategis di Partai Golkar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus Golkar Sangihe, Helmud pernah menjabat sebagai Wakil Ketua dan Sekretaris partai.

Dari situ karir politik Helmud terus menanjak naik. Dia kemudian maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sangihe tahun 2017. Dia berpasangan dengan Jabes Gaghana sebagai Bupati Sangihe.

Keduanya pun menang di Sangihe. Jabes dan Helmud mampu menumbangkan petahana, Hironimus Makagansa yang diusung PDI Perjuangan.

Tak hanya di bidang politik dan pemerintahan, Helmud juga memiliki talenda menyanyi.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Wakil Bupati Sangihe Buat Surat Pembatalan Izin Tambang Emas


Terpantau, Helmud sering menyanyi hampir di setiap acara yang dihadirinya, di antaranya di gereja, pemerintahan dan lainnya.

Sebelum meninggal, Helmud terlihat menyanyi bersama Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen. Itu dilakukan di ruang kerja Andi Silangen di lantai III Kantor DPRD Sulut.

Terlihat baik Andi dan Helmud sangat menikmati lagu yang dinyanyikan berdua.

Andi sendiri merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Nusa Utara (Sangihe, Sitaro, dan Talaud).

Selain jago nyanyi, Helmud juga memiliki keahlian penata rambut.

Bahkan, Helmud yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sangihe, ia tak sungkan menjalankan profesinya yakni penata rambut.

Dari pekerjaan itu, Helmud akhirnya meraih sukses hingga berhasil membangun usaha salonnya.

Meninggalnya Helmud menyisakan kesan mendalam bagi kerabatnya.

Salah satunya Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen.

"Shalom, kesan yang tak terlupakan, pertemuan terakhir Minggu lalu bersama Wakil Bupati Kabupaten Sangihe yang terkasih Bapak Helmud Hontong. Yohanes 14:1-2. Rumah sudah selesai. Selamat beristirahat dari jerih lelahmu. Untuk Keluarga yang ditinggalkan, TUHAN YESUS memberkati," tulis Andi di media sosialnya.

Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut, Raski Mokodompit juga mengenang almarhum Helmud yang dikenalnya sebagai sosok yang ramah dan rendah hati.

"Walaupun tidak aktif lagi di partai, Pak Helmud masih mengirimkan pesan kepada saya lewat WA saat Idul Fitri lalu. Jumat pekan lalu juga masih me-WA saya," ucap Raski mengenang.

Helmud juga dikenal sebagai sosok yang mementingkan kepentingan rakyat banyak.

Politisi Partai Golkar tersebut diketahui sempat mengirim surat permohonan pembatalan izin operasi pertambangan emas di wilayahnya sebelum diberitakan meninggal dunia.

"Iya. Pak Wakil Bupati memang bikin surat (tolak tambang). Almarhum memang menolak izin tambang. Tapi saya belum melihat suratnya," kata Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (10/6/2021) malam.

Di media sosial Twitter, surat permohonan pembatalan izin operasi pertambangan emas di Kepualauan Sangihe yang ditandatangani Helmud beredar luas.

Dalam surat yang beredar tersebut, Helmud diketahui menandatanganinya pada 28 April 2021 lalu. Surat itu ditujukan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Namun surat tersebut dibuat tanpa menyertakan kop surat pemerintah Kabupaten Sangihe.

Jenazah Helmud kini sudah berada di Sangihe. Sejumlah warga terlihat memenuhi Pelabuhan Nusantara Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat (11/6/2021) pagi.

Mereka menunggu kedatangan KM Merit Teratai untuk ikut menyambut jenazah Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong.

Momen penjemputan oleh warga itu pun viral di media sosial.

Baca juga: Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong Meninggal dalam Perjalanan Pulang ke Manado

Saat peti jenazah Helmud yang diselimuti bendera Merah Putih turun dari kapal, tampak sang istri dan anggota keluarga lainnya menyusul di belakangnya.

Terlihat pula ada beberapa anggota TNI, polisi, dan pejabat Pemerintah Kabupaten Sangihe ikut dalam penjemputan jenazah.

"Antusiasme masyarakat terhadap kedatangan jenazah di pelabuhan luar biasa, itu karena pak wakil bupati sangat dekat dengan masyarakat, dikenal orangnya rendah hati, jadi warga warga sangat merasa kehilangan," kata Pelaksana tugas Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten Sangihe Abner Menaung saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Saat ini, jenazah Helmud disemayamkan di Rumah Dinas Wakil Bupati Sangihe.

"Dari pagi sampai saat ini masih dilakukan ibadah-ibadah penghiburan," sebutnya.

Pemakaman Helmud direncanakan berlangsung pada Senin (14/6/2021) sekitar 14.00 Wita.

Jenazah Wakil Bupati Sangihe akan dimakamkan di samping rumah pribadinya, Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 2 Orang Tewas Tertimpa Bangunan Tembok, Berawal Saat Hendak Panen Ikan

Kronologi 2 Orang Tewas Tertimpa Bangunan Tembok, Berawal Saat Hendak Panen Ikan

Regional
WNA di Indonesia Berhak Dapat Vaksin Gratis, Sama dengan WNI di Luar Negeri

WNA di Indonesia Berhak Dapat Vaksin Gratis, Sama dengan WNI di Luar Negeri

Regional
Mulai Besok, 3 Wilayah di NTT Terapkan PPKM Level 4

Mulai Besok, 3 Wilayah di NTT Terapkan PPKM Level 4

Regional
Ibu Rumah Tangga Dibunuh Saat Suami Shalat Jumat, Pelaku Marah Tak Dipinjami Uang

Ibu Rumah Tangga Dibunuh Saat Suami Shalat Jumat, Pelaku Marah Tak Dipinjami Uang

Regional
Cerita Warga Karawang Ikut Vaksinasi, Ingin Menjaga Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan

Cerita Warga Karawang Ikut Vaksinasi, Ingin Menjaga Kesehatan Diri, Keluarga, dan Lingkungan

Regional
Di Hadapan Warga Pasar, Mertua Tusuk Menantu Sendiri, Saksi Lihat Pelaku Santai Bawa Pisau dan Lukai Korban Berkali-kali

Di Hadapan Warga Pasar, Mertua Tusuk Menantu Sendiri, Saksi Lihat Pelaku Santai Bawa Pisau dan Lukai Korban Berkali-kali

Regional
Langgar Prokes Selama PPKM, 4 Pemilik Kafe di Padang Jadi Tersangka

Langgar Prokes Selama PPKM, 4 Pemilik Kafe di Padang Jadi Tersangka

Regional
Kasus Mayat dalam Karung di Aceh Terungkap, Pembunuhnya Ternyata Pegawai Korban

Kasus Mayat dalam Karung di Aceh Terungkap, Pembunuhnya Ternyata Pegawai Korban

Regional
3 Kabupaten di Babel Terapkan PPKM Level 4

3 Kabupaten di Babel Terapkan PPKM Level 4

Regional
Milenial Diajak Pasarkan Produk UMKM di Tengah Pandemi

Milenial Diajak Pasarkan Produk UMKM di Tengah Pandemi

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Bupati Klaten Minta Ada Pelonggaran untuk Pelaku Usaha

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bupati Klaten Minta Ada Pelonggaran untuk Pelaku Usaha

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Juli 2021

Regional
Viral, Video Anggota DPRD Nekat Gelar Hajatan Saat PPKM, Polisi Turun Tangan

Viral, Video Anggota DPRD Nekat Gelar Hajatan Saat PPKM, Polisi Turun Tangan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 25 Juli 2021

Regional
Panen Lele Berujung Maut, 2 Orang Tewas Tertimpa Tembok, lalu Tenggelam di Kolam

Panen Lele Berujung Maut, 2 Orang Tewas Tertimpa Tembok, lalu Tenggelam di Kolam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X