Warga Brebes Temukan Jasad Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Saat Panen Cabai

Kompas.com - 11/06/2021, 10:55 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

BREBES, KOMPAS.com - Jasad janin bayi perempuan di dalam kantong plastik ditemukan warga Desa Krasak, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (10/6/2021) sore.

Janin bayi yang diduga berusia lebih dari tujuh bulan pertama kali ditemukan Tasripin (28) di belakang rumahnya di wilayah RT 04, RW 03 Krasak sekitar pukul 16.00 WIB.

Tasripin mengaku awalnya terkejut ketika mengambil karung di belakang rumahnya untuk memanen tanaman cabai ternyata ada kantung plastik hitam yang terjatuh.

Baca juga: Bayi Ditemukan Tergeletak dan Tertutup Daun Jati, Sang Ibu Diduga Melahirkan Tak Jauh dari Lokasi

"Ketika diambil terasa berat. Saya pikir awalnya bangkai ayam. Ternyata janin bayi perempuan. Kondisinya masih hangat," kata Tasripin kepada wartawan, Kamis.

Tasripin selanjutnya melapor ke warga lainnya dan kemudian mendatangi bidan desa setempat. Oleh warga kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Brebes.

Kanit Polsek Brebes Iptu Iwan Sujarwadi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penemuan jasad janin bayi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Benar kami mendapat laporan dari warga ada penemuan sesosok jenasah bayi di dalam kantong plastik dalam kondisi meninggal dunia," kata Iwan.

Baca juga: Perempuan Ini Mengaku Temukan Bayi yang Dikerubuti Semut, Ternyata Anaknya Sendiri

Jasad janin bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan berusia sekitar tujuh bulan. Pasalnya, kulit bayi masih merah.

"Di dalam kantong plastik itu, kondisi bayi sudah tidak ada ari ari. Terdapat sehelai kain warna coklat corak batik," ungkapnya.

Polisi, kata dia, telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Guna kepentingan penyidikan jasad janin bayi tersebut dibawa ke ruang jenazah RSUD Brebes.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

Regional
Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Regional
Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Regional
Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Regional
Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Regional
Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Regional
Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Regional
Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Regional
Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Regional
Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Regional
139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

Regional
PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

Regional
PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X