10 Anggota DPRD Kota Surabaya Positif Covid-19, Pernah Berkunjung ke Luar Daerah

Kompas.com - 10/06/2021, 21:45 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. FreepikIlustrasi virus corona, Covid-19.

SURABAYA, KOMPAS.com - Hasil tes swab kepada sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya ditemukan beberapa anggota legislatif terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Komisi C Surabaya Baktiono membenarkan adanya temuan sejumlah anggota DPRD Kota Surbaya terinfeksi virus corona.

Namun, dia mengaku belum mengetahui berapa jumlah legislator yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

"Benar, di Komisi C. Kalau dari komisi lain saya belum dapat konfirmasi," kata Baktiono dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Kronologi Pria Bunuh Lelaki yang Tiduri Istri, Dengar Suara Tempat Tidur Bergoyang

Setelah mengetahui kabar sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya positif Covid-19, Baktiono bersama kolega di Komisi C, Sukadar, juga melakukan tes swab PCR.

Sebab, Baktiono mengaku sebelumnya sering bepergian bersama-sama dengan anggota Komisi C DPRD Surabaya yang saat ini berstatus positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah Baktiono melakukan tes swab PCR, ternyata hasilnya negatif Covid-19.

"Akhirnya, saya juga langsung swab bersama saudara Sukadar, tapi hasilnya negatif," ujar Baktiono.

Untuk mengantisipasi laju penyebaran Covid-19, seluruh anggota Komisi C DPRD juga telah melakukan tes swab PCR, namun hasilnya belum keluar.

"Sampai malam ini, hasilnya masih belum dikeluarkan oleh Labkesda Dinkes Surabaya," kata Baktiono.

Ia juga meminta kepada Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya untuk memberi informasi tentang berapa jumlah anggota DPRD Surabaya yang dinyatakan positif Covid-19.

Namun, Baktiono mengaku Labkesda enggan memberikan data tersebut.

 

"Saya minta data dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Surabaya, tetapi tidak diberi. Karena katanya itu privasi pasien," kata dia.

"Yang bisa itu wali kota dan wakil wali kota. Karena saya sudah minta, tapi tidak boleh karena privasi dari pasien," imbuh dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan, untuk sementara ini, jumlah anggota DPRD Kota Surabaya yang terpapar Covid-19 berjumlah 10 orang.

"Ada banyak, ada 10 anggota (DPRD Kota Surabaya positif Covid-19)," kata Armuji.

Armuji menyebut, 10 anggota DPRD Kota Surabaya yang terpapar virus corona itu sudah dirawat di salah satu rumah sakit rujukan di Kota Surabaya.

Baca juga: Seharian Terombang-ambing di Laut, Ayah dan Anak Berhasil Dievakuasi, Ini Kisahnya

"Sudah ada di rumah sakit semua," ujar Armuji.

Di samping itu, lanjut Armuji, seluruh anggota DPRD Kota Surabaya beserta keluarga juga dilakukan tracing untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

"Semua anggota DPRD dan keluarga dilakukan tracing," kata Armuji.

Ia menambahkan, sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya yang dinyatakan positif Covid-19 disebut pernah melakukan perjalanan ataupun kunjungan ke luar kota.

"Informasinya sih gitu (pernah melakukan perjalanan ke luar kota) di daerah Blitar," kata Armuji.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

Regional
Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Regional
Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: 'No Comment...'

Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: "No Comment..."

Regional
Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Regional
Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Regional
Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Istri yang Siram Minyak Panas ke Suami Jadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X