Tersinggung Diklakson, Pemotor Rusak Mobil di Bandara YIA

Kompas.com - 10/06/2021, 12:51 WIB
Aksi perusakan mobil dalam area Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi menahan satu terduga pelaku. DOKUMENTASI POLRES KPAksi perusakan mobil dalam area Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi menahan satu terduga pelaku.

KULON PROGO, KOMPAS.com– Polisi menahan seorang mahasiswa yang merusak sebuah mobil di dalam Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaku adalah DF (22) warga Sumatera Selatan.

Aviation Security (Avsec) atau Sekuriti Bandara YIA menangkap pemuda ini lantas menyerahkannya pada Polsek Temon yang tiba segera.

“Kami (Polsek Temon) tengah menangani kasus perusakan pada kaca mobil di Bandara YIA,” kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana via pesan, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Rumah Pompa Air Underpass Bandara YIA Dibobol Maling, Kerugian sampai Rp 200 Juta

Perusakan terjadi pada mobil Xenia hitam AB 1534 QG yang dikemudikan Rahmad Jati Kurniawan (24).

Aksi ini berlangsung tak lama setelah Rahmad menurunkan penumpangnya di Terminal Keberangkatan B YIA, pukul 05.25 WIB.

Aksi perusakan mobil dalam area Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi menahan satu terduga pelaku.DOKUMENTASI POLRES KP Aksi perusakan mobil dalam area Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi menahan satu terduga pelaku.
Belum sempat turun dari mobil, ia mendengar suara sesuatu pecah di mobilnya bagian belakang. Rupanya, kaca mobil belakang sebelah kanan sudah pecah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia melihat pengendara motor Vario 125 hitam AB 6355 TL melempar batu ke mobilnya dari arah belakang.

Baca juga: Warga Bekasi Tewas Tertabrak Kereta Bandara YIA di Kebumen

Rahmad mengejar pelaku hingga ujung flyover barat. Ia mencoba menghentikan pengendara motor Vario dengan cara dipepet pakai mobil. Pengendara terjatuh dan terluka.

Tidak lama, petugas Avsec YIA tiba dan mengamankan pengendara motor Vario serta sejumlah barang bukti.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Italia Menang, Ratusan Warga di Maluku Tenggara Pawai Keliling Kota

Italia Menang, Ratusan Warga di Maluku Tenggara Pawai Keliling Kota

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat di 20 Kecamatan

Regional
Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Kamis Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Regional
Bupati Solok Ngamuk dan Kirim 3 Pimpinan Puskesmas yang Tutup UGD Pukul 5 Sore ke Pelosok

Bupati Solok Ngamuk dan Kirim 3 Pimpinan Puskesmas yang Tutup UGD Pukul 5 Sore ke Pelosok

Regional
Penularan Covid-19 Meluas, Epidemiologi UGM Sebut PPKM Mikro Tak Lagi Efektif

Penularan Covid-19 Meluas, Epidemiologi UGM Sebut PPKM Mikro Tak Lagi Efektif

Regional
7.227 Warga Mengungsi akibat Gempa di Maluku Tengah

7.227 Warga Mengungsi akibat Gempa di Maluku Tengah

Regional
Warga Berlomba-lomba Gali Emas sampai Picu Perkelahian, Tambang Ilegal Ini Ditutup

Warga Berlomba-lomba Gali Emas sampai Picu Perkelahian, Tambang Ilegal Ini Ditutup

Regional
Update Gempa 6,1 Magnitudo di Maluku Tengah, 143 Rumah Warga Rusak

Update Gempa 6,1 Magnitudo di Maluku Tengah, 143 Rumah Warga Rusak

Regional
Muncul 4 Klaster Baru, Kasus Covid-19 di Gunungkidul Tambah 104

Muncul 4 Klaster Baru, Kasus Covid-19 di Gunungkidul Tambah 104

Regional
Pegawai Pemkab Boyolali Terjerat Utang 27 Pinjol Ilegal, Awalnya Tergiur Iklan Tenor Panjang

Pegawai Pemkab Boyolali Terjerat Utang 27 Pinjol Ilegal, Awalnya Tergiur Iklan Tenor Panjang

Regional
Motif Suami Bunuh Istri dan Anaknya di Kaltim karena Utang dan Malu Jadi Pengangguran

Motif Suami Bunuh Istri dan Anaknya di Kaltim karena Utang dan Malu Jadi Pengangguran

Regional
7 Kasus Klaster Hajatan di Pulau Jawa, dari Banyuwangi hingga Wonogiri

7 Kasus Klaster Hajatan di Pulau Jawa, dari Banyuwangi hingga Wonogiri

Regional
Asal-usul Raja Ampat, Legenda Tujuh Telur dan Tuah Keramat Empat Raja

Asal-usul Raja Ampat, Legenda Tujuh Telur dan Tuah Keramat Empat Raja

Regional
Kisah Pegawai Pemkab Boyolali Diteror Pinjol Ilegal, Utang Rp 900.000 Bengkak Jadi Rp 75 Juta

Kisah Pegawai Pemkab Boyolali Diteror Pinjol Ilegal, Utang Rp 900.000 Bengkak Jadi Rp 75 Juta

Regional
Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Asal Aceh Diduga Diperkosa Ayah dan Paman, Dua Pelaku Divonis Bebas

Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Asal Aceh Diduga Diperkosa Ayah dan Paman, Dua Pelaku Divonis Bebas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X