Anak SMA Edit Video Paus Fransiskus Jadi Konten Lelucon, Orangtua Minta Maaf

Kompas.com - 10/06/2021, 10:52 WIB

KOMPAS.com - Pelajar SMA di Waikabubak, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus berurusan dengan polisi karena mengunggah konten tidak pantas di media sosial.

Remaja berinisial AM itu mengedit video tokoh agama Katolik Paus Fransiskus menjadi konten lelucon.

Orangtua AM akhirnya meminta maaf atas video yang dibuat oleh anaknya.

"Saya minta maaf kepada umat Katolik di Waikabubak dan Provinsi NTT pada umumnya atas beredarnya video yang dinilai sangat meresahkan bagi umat beragama (Katolik) yang diunggah oleh anak saya di media sosial," kata ayah AM melalui video yang dibuat pada Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Edit Video Paus Fransiskus Jadi Konten Lelucon, Pelajar SMA di Sumba Dijemput Polisi

Ditangkap polisi

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi

AM sempat dijemput oleh aparat kepolisian di rumahnya dan dibawa ke Mapolres Sumba Barat untuk menjalani pemeriksaan.

Adapun video yang dibuat AM diunggah melalui Instagram pada Selasa (8/6/2021).

"Dalam video berdurasi 21 detik tersebut, AM mengedit tokoh agama (Katolik) Paus Fransiskus dengan gestur yang tidak seharusnya," kata Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto kepada Kompas.com saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (10/6/2021).

Menurut Arianto, video lelucon itu meresahkan masyarakat di Kota Waikabubak, Sumba Barat.

Baca juga: Tak Ada Upaya Damai, Pengunjung dan Pemilik Rumah Makan yang Berkelahi karena Sate Enggan Cabut Laporan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Regional
Jadi Muncikari Prostitusi Online di Kebumen, Pemuda Ini Dapat Bayaran Rp 100 Ribu Per Transaksi

Jadi Muncikari Prostitusi Online di Kebumen, Pemuda Ini Dapat Bayaran Rp 100 Ribu Per Transaksi

Regional
Naik 7,45 Persen, Ini Besaran UMK di Perbatasan RI-Malaysia Tahun 2023

Naik 7,45 Persen, Ini Besaran UMK di Perbatasan RI-Malaysia Tahun 2023

Regional
Dispangtan Salatiga Sebut Masyarakat Mulai Kurangi Konsumsi Nasi

Dispangtan Salatiga Sebut Masyarakat Mulai Kurangi Konsumsi Nasi

Regional
2 Wartawan Gadungan Peras SPBU di Pati Belasan Juta Rupiah

2 Wartawan Gadungan Peras SPBU di Pati Belasan Juta Rupiah

Regional
4 Pelajar SMKN 10 Semarang Dibekuk Polisi, Ikut Serang SMKN 3 dan Bawa Sajam

4 Pelajar SMKN 10 Semarang Dibekuk Polisi, Ikut Serang SMKN 3 dan Bawa Sajam

Regional
Ruminah Bersimpuh di Hadapan Plh Bupati Brebes Minta Anaknya yang Dipenjara Bebas

Ruminah Bersimpuh di Hadapan Plh Bupati Brebes Minta Anaknya yang Dipenjara Bebas

Regional
Buang Bayinya dari Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda di Kalsel Syok dan Menyesal

Buang Bayinya dari Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda di Kalsel Syok dan Menyesal

Regional
Ada 11 Napi Teroris di Banten, 3 Sudah Ikrar Setia ke NKRI

Ada 11 Napi Teroris di Banten, 3 Sudah Ikrar Setia ke NKRI

Regional
Terkatung-katung di Laut Jawa, 3 WNA Dievakuasi ke Jakarta

Terkatung-katung di Laut Jawa, 3 WNA Dievakuasi ke Jakarta

Regional
500 Polisi dan TNI di Ambon Dikerahkan Jelang Laga Belanda Vs Argentina, 17 Titik Jalan Disekat

500 Polisi dan TNI di Ambon Dikerahkan Jelang Laga Belanda Vs Argentina, 17 Titik Jalan Disekat

Regional
Percikan Api di Lubang Penuh Metana Diduga sebab Tambang di Sawahlunto Meledak

Percikan Api di Lubang Penuh Metana Diduga sebab Tambang di Sawahlunto Meledak

Regional
Korban Terakhir Ledakan Tambang di Sawahlunto Ditemukan, Total 10 Orang Tewas

Korban Terakhir Ledakan Tambang di Sawahlunto Ditemukan, Total 10 Orang Tewas

Regional
Indeks Pencegahan Korupsi Raih Skor Tertinggi, Semarang Jadi Kota Terbaik Pencegahan Korupsi

Indeks Pencegahan Korupsi Raih Skor Tertinggi, Semarang Jadi Kota Terbaik Pencegahan Korupsi

Regional
Ungkap Penyebab Kebakaran yang Tewaskan 2 Orang di Ambon, Polda Maluku Akan Datangkan Puslabfor Makassar

Ungkap Penyebab Kebakaran yang Tewaskan 2 Orang di Ambon, Polda Maluku Akan Datangkan Puslabfor Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.